Techfin Insight — Di balik ramainya Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2, ada sistem kelistrikan yang harus terus bekerja tanpa boleh ikut sibuk. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menyiagakan pengamanan berlapis untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama expo berlangsung pada 27–30 Agustus 2026.
Pameran yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, tersebut menghadirkan puluhan ribu pengunjung dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang terus berkembang di kawasan PIK 2.
Bagi PLN, kegiatan berskala besar seperti ini membutuhkan kesiapan lebih dari sekadar pasokan listrik. Personel, peralatan cadangan, pemantauan sistem, dan kecepatan respons harus dipersiapkan secara bersamaan.
Danantara Housing Expo 2026 Butuh Listrik yang Andal
General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy mengatakan keandalan listrik menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh aktivitas selama Danantara Housing Expo 2026 berjalan lancar.
“Melalui kesiapan personel, peralatan, dan pemantauan kelistrikan, kami memastikan kebutuhan listrik selama Danantara Housing Expo terpenuhi dengan baik sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa kendala,” ujar Tonny.
PLN UP3 Teluk Naga menjadi unit yang mengawal kebutuhan kelistrikan di lokasi. Pengamanan dilakukan melalui penyiagaan personel, pemantauan kondisi sistem secara berkala, serta kesiapan peralatan untuk menghadapi potensi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari respons PLN terhadap pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan Banten, khususnya PIK 2.
UPS 600 kVA Jadi Lapisan Pengaman
Untuk memperkuat kontinuitas pasokan, PLN UP3 Teluk Naga menyiagakan Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total kapasitas 600 kVA.
Perangkat tersebut terdiri atas:
- satu unit UPS berkapasitas 300 kVA;
- tiga unit UPS masing-masing berkapasitas 100 kVA.
Kesiapan peralatan diperkuat dengan dua Tim Pemeliharaan Khusus, dua Tim Pelayanan Teknik Khusus, dan dua Tim Konstruksi.
Seluruh tim ditempatkan untuk memantau kondisi kelistrikan, menangani gangguan, serta merespons dengan cepat apabila muncul kondisi yang berpotensi mengganggu pasokan listrik.
Manager PLN UP3 Teluk Naga Muhammad Wardi Hadi mengatakan pemantauan berkala dan koordinasi antarpetugas menjadi kunci selama expo berlangsung.
“Kami memastikan personel dan peralatan pendukung berada dalam kondisi siap selama expo berlangsung. Pemantauan kami lakukan secara berkala agar setiap kondisi di lapangan dapat segera direspons,” ujar Wardi.
Listrik Menopang Aktivitas Ekonomi PIK 2
Keandalan listrik dalam sebuah pameran properti mungkin tidak terlihat oleh pengunjung. Namun, hampir seluruh aktivitas di dalamnya bergantung pada energi yang stabil.
Pencahayaan, perangkat digital, sistem transaksi, komunikasi, hingga berbagai fasilitas pendukung membutuhkan pasokan listrik yang berkesinambungan.
Hal tersebut menjadi semakin relevan karena Danantara Housing Expo 2026 bukan sekadar pameran properti biasa.
Expo yang diselenggarakan Danantara Indonesia ini menghadirkan berbagai pilihan hunian dari pengembang BUMN dan swasta. Terdapat zona First Home, Family Home, dan Premium Living, termasuk pilihan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Untuk segmen MBR, tersedia skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun, dukungan pembiayaan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), serta uang muka mulai dari 1 persen.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menyebut expo ini menghadirkan lebih dari 120.000 pilihan properti dari lebih dari 130 pengembang, dengan target transaksi akad jual-beli hunian mencapai Rp6–Rp10 triliun.
Menjaga Energi di Tengah Pertumbuhan Kawasan
Bagi PLN UID Banten, pengamanan Danantara Housing Expo 2026 menunjukkan bahwa kebutuhan energi harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan sebuah kawasan.
Ketika pusat aktivitas ekonomi semakin berkembang, kebutuhan terhadap listrik yang stabil dan responsif ikut meningkat. Karena itu, kesiapan jaringan saja tidak cukup. Dukungan personel dan sistem cadangan juga diperlukan untuk memastikan kegiatan masyarakat dan dunia usaha tetap berjalan ketika terjadi kondisi yang tidak diharapkan.
Selama empat hari penyelenggaraan, PLN UP3 Teluk Naga terus melakukan pemantauan kondisi kelistrikan di lokasi.
Kehadiran petugas dan peralatan cadangan mungkin tidak menjadi bagian yang paling terlihat dari sebuah pameran. Namun justru pekerjaan di balik layar tersebut yang memastikan lampu tetap menyala, aktivitas berjalan, dan pengunjung dapat menikmati expo tanpa harus memikirkan bagaimana listrik sampai ke tempat mereka.
Rekomendasi Yoast SEO
Focus keyphrase:
SEO Title:
Meta Description:
Slug:
Kategori: Bisnis
Tag: Danantara Housing Expo 2026, PLN, PIK 2, Tangerang, listrik, properti, Danantara Indonesia, infrastruktur, Banten
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





