• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Personal Finance
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • ShopNew
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: PLN Kejar 7,9 GW Panas Bumi pada 2033, Indonesia Bidik Posisi Teratas Dunia
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Srikandi Goes to School & Campus Jangkau 1.422 Pelajar

7 Sep 2026

HPN 2026, Manajemen PLN UID Banten Turun Langsung Layani Pelanggan

4 Sep 2026

Refleksi Digital: Navigasi Atensi, Self-View, dan Resiliensi Kognitif di Kelas Virtual

3 Sep 2026

AI Sebagai Asisten Dosen: Bukan Mengganti Guru

3 Sep 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Utilitas

PLN Kejar 7,9 GW Panas Bumi pada 2033, Indonesia Bidik Posisi Teratas Dunia

Penulis: Aira Safeeya - Business & Finance Enthusiast
Publikasi: Jumat, 21 Agustus 2026 - 19.09 WIB
Share
3 Menit
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong berkapasitas 80 MW di Tomohon, Sulawesi Utara.
Navigasi Konten
  • Mengapa panas bumi begitu penting?
  • Dari 2,8 GW menuju 7,9 GW
  • PLN buka pintu kolaborasi lewat GEECA dan SECA
  • Bukan hanya target di atas kertas
  • Panas bumi dan jalan menuju kemandirian energi

Techfin Insight — Indonesia memiliki salah satu kekayaan energi panas bumi terbesar di dunia. Kini, PT PLN (Persero) ingin membawa potensi tersebut ke tahap yang lebih serius dengan menargetkan peningkatan kapasitas terpasang panas bumi dari 2,8 gigawatt (GW) menjadi 7,9 GW pada 2033.

Target tersebut sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 dan agenda pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sekaligus memperkuat kedaulatan energi nasional.

Dorongan untuk mempercepat pengembangan panas bumi mengemuka dalam Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pengembangan energi terbarukan menjadi semakin penting di tengah dinamika geopolitik dan kebutuhan Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil impor.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

“Tidak ada cara lain selain melakukan percepatan implementasi geotermal supaya bisa menjadi listrik ataupun menjadi yang lain. Harus ada kolaborasi antara pengusaha dan regulator,” ujar Bahlil.

Mengapa panas bumi begitu penting?

Salah satu keunggulan panas bumi adalah kemampuannya menjadi sumber listrik baseload.

Berbeda dengan sumber energi terbarukan yang produksinya sangat bergantung pada kondisi alam, panas bumi dapat dimanfaatkan secara lebih stabil untuk memasok kebutuhan listrik.

Jangan Lewatkan:

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Indonesia Bidik Swasembada Energi dan Investasi Rp1.140 Triliun
26 Agu 2026
PLN dan Polda Banten Perkuat Keamanan Infrastruktur Kelistrikan
26 Agu 2026
Listrik Flores Pulih Total Pascagempa M7,7, 1.144 Personel Dikerahkan
19 Agu 2026
PLN Siaga HUT ke-81 RI, 45 Ribu Personel Kawal Kelistrikan Nasional
19 Agu 2026

Ketua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia (API), Julfi Hadi, menyebut Indonesia memiliki sumber daya panas bumi yang tersebar luas dari Sabang hingga Merauke.

“Energi panas bumi mempunyai karakteristik spesial bisa menjadi base load yang andal. Satu-satunya base load renewable yang ada pada saat ini juga terbarukan, bersih dan terbentang luas dari Sabang sampai Merauke,” kata Julfi.

Karakteristik inilah yang membuat panas bumi berpotensi memainkan peran penting dalam sistem kelistrikan Indonesia, terutama ketika negara secara bertahap meningkatkan porsi energi terbarukan.

Dari 2,8 GW menuju 7,9 GW

Saat ini kapasitas panas bumi yang disebutkan dalam rencana PLN berada di angka 2,8 GW.

Melalui RUPTL 2025–2034, PLN menargetkan tambahan kapasitas sekitar 5,1 GW, sehingga total kapasitas panas bumi dapat mencapai 7,9 GW pada 2033.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut target tersebut sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi salah satu pemain terbesar, bahkan yang terbesar, dalam pengembangan panas bumi dunia.

“Indonesia memiliki peluang emas untuk membawa kekayaan panas bumi menjadi pemimpin energi dunia,” tegas Darmawan.

Rencana pengembangan tersebut mencakup 110 proyek. Dari jumlah tersebut, 25 proyek dengan kapasitas 0,6 GW akan dikembangkan PLN, sedangkan 85 proyek dengan kapasitas 4,5 GW akan dikembangkan oleh Independent Power Producer (IPP).

Artinya, pencapaian target tersebut tidak hanya bergantung pada investasi PLN. Keterlibatan pelaku usaha dan mitra swasta menjadi bagian penting dari strategi pengembangannya.

PLN buka pintu kolaborasi lewat GEECA dan SECA

Untuk mempercepat eksplorasi dan pengembangan panas bumi, PLN juga menawarkan dua skema kolaborasi, yakni Geothermal Exploration & Energy Conversion Agreement (GEECA) untuk Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) PLN dan Steam Sales & Energy Conversion Agreement (SECA) untuk WKP non-PLN.

Dari rencana tersebut terdapat 79 proyek, terdiri atas:

  • 45 proyek GEECA
  • 34 proyek SECA

Total tambahan kapasitas yang diproyeksikan dari skema tersebut mencapai 3,1 GW.

Menurut Darmawan, pembukaan skema tersebut menjadi upaya PLN untuk menciptakan ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan panas bumi.

Jangan Lewatkan:

Ilustrasi petugas PLN saat melakukan pemasangan charger di rumah pelanggan untuk memudahkan pengisian kendaraan listrik di rumah melalui layanan Home Charging Services.
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92 Ribu, Adopsi Mobil Listrik Kian Melaju
8 Agu 2026
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) saat berada di booth PLN di GIIAS 2026. Darmawan mengatakan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik perlu diiringi dengan pengembangan ekosistem yang semakin andal agar masyarakat semakin mudah beralih ke mobilitas rendah emisi.
PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50% di GIIAS 2026 untuk Pengguna Kendaraan Listrik
8 Agu 2026
GIIAS 2026 Dibuka, PLN Jaga Pasokan Listrik Tetap Andal Sejak Hari Pertama
8 Agu 2026
PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik untuk SPPG dan Koperasi Merah Putih
3 Agu 2026

“PLN membuka kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra melalui skema GEECA dan SECA. Lewat kolaborasi yang fairness ini, diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan panas bumi, sebagai salah satu energi baru terbarukan domestik,” ucapnya.

Bukan hanya target di atas kertas

Pengembangan panas bumi juga mulai diterjemahkan melalui sejumlah kerja sama konkret.

Dalam IIGCE 2026, Kementerian ESDM menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Izin Panas Bumi (SK IPB) untuk WKP Gunung Ungaran kepada PLN.

Di sisi lain, PLN menandatangani Deklarasi Kemitraan Strategis Pengembangan Panas Bumi bersama sejumlah mitra untuk proyek PLTP dengan total kapasitas hingga 453 MW.

PLN Group melalui PLN Indonesia Power juga menandatangani Letter of Intent (LoI) bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk terkait pembelian tenaga listrik dari pengembangan:

  • Lahendong Binary (Bottoming) Unit 15 MW di Sulawesi Utara.
  • Ulubelu Binary (Bottoming) Unit 30 MW di Lampung.

Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa pengembangan panas bumi mulai diarahkan bukan hanya melalui pembangunan pembangkit baru, tetapi juga optimalisasi potensi pembangkit yang sudah ada.

Panas bumi dan jalan menuju kemandirian energi

Bagi Indonesia, pengembangan panas bumi memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar menambah kapasitas pembangkit.

Sumber energi ini merupakan sumber daya domestik yang dapat membantu memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Karena itu, target 7,9 GW pada 2033 menjadi bagian dari perjalanan yang lebih panjang: membangun sistem energi yang semakin bersih, sekaligus tetap mampu menyediakan listrik secara stabil.

“Ke depan, panas bumi tidak hanya memperkuat pasokan listrik baseload yang andal, tetapi juga sekaligus mendukung swasembada energi, ketahanan energi, dan percepatan transisi energi nasional,” pungkas Darmawan.

Jika target tersebut berhasil direalisasikan, panas bumi akan menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan Indonesia menuju sistem energi yang lebih mandiri dan rendah emisi. Dan dengan potensi yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia, tantangannya kini bukan lagi sekadar apakah Indonesia punya sumber panas bumi, tetapi seberapa cepat potensi tersebut bisa dikembangkan menjadi energi nyata.

Kredit Redaksi:
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
- Advertisement -
Ad imageAd image

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Elira V. Kirana
Penulis:Aira Safeeya
Business & Finance Enthusiast
Follow:
Aku membahas bisnis dan keuangan dari sudut yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mengatur uang dan membangun masa depan finansial itu penting, sesuai nilai yang kamu percaya.
Tulisan Sebelumnya 👈 Gudang PLN Banten Selatan Direvitalisasi, Apa Dampaknya?
👉 Tulisan Selanjutnya Tanaman kopi di kawasan Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya Pandeglang Desa Berdaya SiNyonya, Saat Energi Bersih Menghidupkan Ekonomi Desa Pandeglang
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Gaya Hidup

Srikandi Goes to School & Campus Jangkau 1.422 Pelajar

7 Sep 2026
Bisnis

HPN 2026, Manajemen PLN UID Banten Turun Langsung Layani Pelanggan

4 Sep 2026
Insight

Refleksi Digital: Navigasi Atensi, Self-View, dan Resiliensi Kognitif di Kelas Virtual

3 Sep 2026
Teknologi

AI Sebagai Asisten Dosen: Bukan Mengganti Guru

3 Sep 2026
Bisnis

Apa Itu Kode Referral? Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya

3 Sep 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Tim perusahaan menghadapi kompleksitas pekerjaan dan data saat bisnis berkembang
Bisnis

Ketika Bisnis Tumbuh, Mengapa Pekerjaan Justru Makin Rumit?

Runggu Manalu
3 Sep 2026
Bisnis

Danantara Housing Expo 2026 Digelar, PLN Siagakan Listrik Berlapis di PIK 2

Aira Safeeya
29 Agu 2026
Bisnis

PSEL Kota Bekasi Dibangun, Sampah Diubah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah Tangga

Aira Safeeya
29 Agu 2026
Gaya Hidup

Pinjol di Era Digital: Solusi Keuangan atau Jebakan Utang?

Aris Subadi
26 Agu 2026
Teknologi

ABANGADEKGANTENG: Eksperimen Membangun Berbagai Proyek Web dengan Teknologi Modern

Tiara
26 Agu 2026
Seseorang berjalan menyusuri jalan setapak di tengah kebun menuju cahaya sore dan sebuah gerbang di kejauhan.
Insight

Arrival Fallacy: Mengapa Kita Selalu Menunggu Bahagia di Tujuan Berikutnya

Setiawan Chogah
26 Agu 2026
Tanaman kopi di kawasan Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya Pandeglang
Kultur

Desa Berdaya SiNyonya, Saat Energi Bersih Menghidupkan Ekonomi Desa Pandeglang

Arden Gustav
22 Agu 2026
Bisnis

Gudang PLN Banten Selatan Direvitalisasi, Apa Dampaknya?

Aira Safeeya
20 Agu 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Srikandi Goes to School & Campus Jangkau 1.422 Pelajar

Gaya Hidup

Refleksi Digital: Navigasi Atensi, Self-View, dan Resiliensi Kognitif di Kelas Virtual

Insight Teknologi

AI Sebagai Asisten Dosen: Bukan Mengganti Guru

Teknologi

Pinjol di Era Digital: Solusi Keuangan atau Jebakan Utang?

Gaya Hidup Keuangan Teknologi

ABANGADEKGANTENG: Eksperimen Membangun Berbagai Proyek Web dengan Teknologi Modern

Teknologi
Seseorang berjalan menyusuri jalan setapak di tengah kebun menuju cahaya sore dan sebuah gerbang di kejauhan.

Arrival Fallacy: Mengapa Kita Selalu Menunggu Bahagia di Tujuan Berikutnya

Insight Keuangan Sains

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Indonesia Bidik Swasembada Energi dan Investasi Rp1.140 Triliun

Utilitas
Tanaman kopi di kawasan Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya Pandeglang

Desa Berdaya SiNyonya, Saat Energi Bersih Menghidupkan Ekonomi Desa Pandeglang

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com