Techfin Insight — Pemulihan listrik Flores pascagempa M7,7 akhirnya tuntas. PT PLN (Persero) memastikan seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik pada Selasa (18/8) pukul 17.40 WITA.
Pemulihan tersebut dilakukan setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang Laut Flores pada Sabtu (15/8). PLN mengerahkan personel, material, dan peralatan ke berbagai titik terdampak untuk mengamankan jaringan sekaligus mengembalikan pasokan secara bertahap.
Pemulihan Listrik Flores Tuntas
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mengatakan PLN langsung melakukan asesmen terhadap jaringan setelah gempa terjadi.
Sebanyak 1.144 personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan sistem kelistrikan di wilayah terdampak.
“Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap,” kata Eko.
Proses pemulihan tidak berlangsung tanpa tantangan. Sejumlah lokasi terdampak mengalami kendala akses akibat kondisi pascagempa. Petugas harus memeriksa jaringan titik demi titik sebelum pasokan dapat kembali dinormalkan.
Mobilisasi personel, material, dan peralatan pun terus dilakukan untuk mempercepat penanganan dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Gubernur NTT Apresiasi Respons PLN
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan apresiasi atas respons PLN dalam menangani gangguan kelistrikan pascagempa.
Menurutnya, pemulihan dilakukan sejak hari pertama hingga seluruh sistem kembali dapat digunakan masyarakat.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN, baik Direksi di pusat maupun juga General Manager di NTT dan khususnya wilayah Flores, beserta semua tim lapangan yang telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini untuk memulihkan listrik di Flores maupun juga di pulau-pulau sekitarnya agar bisa digunakan dengan baik lagi oleh masyarakat,” tutur Melki.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pemulihan ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk tetap hadir di tengah masyarakat dalam situasi pascabencana.
“Alhamdulillah, kita bisa menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di Flores. Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak,” ujar Darmawan.
Pemulihan Listrik Ikut Menopang Labuan Bajo
Pulihnya sistem kelistrikan Flores juga memberikan dukungan terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian, termasuk sektor pariwisata di Labuan Bajo.
Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Labuan Bajo membutuhkan dukungan infrastruktur dasar yang andal untuk menjaga aktivitas ekonomi dan pariwisata tetap berjalan.
Darmawan mengatakan pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap kawasan tersebut sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur.
“Kami ingin memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur,” lanjut Darmawan.
Gotong Royong Percepat Pemulihan
PLN menyebut proses pemulihan juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, hingga masyarakat.
Dukungan tersebut mencakup pembukaan akses menuju lokasi terdampak, pemberian informasi mengenai kondisi wilayah, hingga bantuan kepada petugas yang bekerja di lapangan.
Menurut Darmawan, kolaborasi lintas pihak menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi situasi pascabencana.
“Kami tidak bekerja sendiri. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas dukungan dan koordinasinya dalam proses pemulihan ini,” kata Darmawan.
PLN Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Selain melakukan pemulihan jaringan, PLN turut menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Penyaluran dilakukan dengan berkoordinasi bersama BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, dan aparat keamanan agar bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi.
Bantuan yang disalurkan mencakup fasilitas penerangan darurat, paket pangan dan logistik, paket kesehatan dan medis, paket khusus balita dan anak, serta paket kebersihan dan sanitasi.
Meski sistem kelistrikan Flores telah kembali pulih 100 persen, PLN tetap menyiagakan personel untuk memantau kondisi jaringan dan mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan.
Bagi masyarakat Flores, pulihnya listrik bukan sekadar kembalinya penerangan. Infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu bagian penting untuk membantu aktivitas sehari-hari, layanan publik, serta proses pemulihan ekonomi setelah bencana.
Penulis: Arden Gustav
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





