Techfin Insight — SPKLU Center XDN Cipondoh hadir sebagai fasilitas pengisian daya yang mendekatkan layanan kendaraan listrik dengan aktivitas sehari-hari masyarakat Kota Tangerang. Berada di kawasan Cipondoh, fasilitas ini menawarkan 12 slot pengisian dengan teknologi Ultra Fast Charging hingga 180 kilowatt (kW).
Fasilitas tersebut dioperasikan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol bersama XDN. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperluas akses charging seiring bertambahnya penggunaan kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy mengatakan, pengembangan infrastruktur kendaraan listrik bukan sekadar soal menambah jumlah SPKLU, tetapi juga memastikan lokasinya dapat mengikuti kebutuhan mobilitas masyarakat.
“PLN hadir sebagai enabler dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Artinya, kami memastikan infrastruktur kelistrikan dan layanan pengisian daya tumbuh mengikuti kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung arah pemerintah dalam mengembangkan transportasi berbasis energi yang lebih bersih,” ungkap Tonny.
SPKLU Center XDN Cipondoh Dekat dengan Aktivitas Masyarakat
Lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam pengalaman menggunakan kendaraan listrik. Pengguna tidak hanya membutuhkan ketersediaan charger, tetapi juga akses yang mudah ketika harus mengisi daya di tengah perjalanan atau aktivitas sehari-hari.
SPKLU Center XDN Cipondoh menjadi SPKLU Center perdana di Kota Tangerang dengan 12 slot pengisian daya. Teknologi Ultra Fast Charging hingga 180 kW memungkinkan fasilitas tersebut melayani kebutuhan charging dalam satu lokasi dengan kapasitas pengisian yang lebih tinggi.
Manager PLN UP3 Cikokol Eka Rahma Daniati mengatakan, penempatan SPKLU di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan dengan pola mobilitas pengguna.
“Kami melihat kebutuhan charging itu sangat berkaitan dengan aktivitas pengguna. Karena itu, kami berupaya menghadirkan SPKLU di lokasi yang mudah dijangkau dan dekat dengan pergerakan masyarakat,” kata Eka.
Menurutnya, SPKLU Center XDN Cipondoh menambah pilihan bagi pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya di kawasan Cipondoh dan sekitarnya.
Jaringan SPKLU PLN di Banten Terus Meluas
Kehadiran fasilitas di Cipondoh turut memperluas jaringan infrastruktur kendaraan listrik PLN di Banten. Hingga September 2026, PLN mencatat telah menyediakan 299 unit SPKLU yang tersebar di 158 lokasi di wilayah Banten.
Bagi pengguna kendaraan listrik, pertumbuhan jaringan tersebut memberikan lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan lokasi charging dengan kebutuhan perjalanan. Dengan demikian, pengisian daya tidak harus menjadi aktivitas yang berdiri sendiri, tetapi dapat dilakukan di tengah rutinitas dan mobilitas pengguna.
Pengalaman tersebut dirasakan Putri, salah satu pengguna kendaraan listrik yang memanfaatkan SPKLU Center XDN Cipondoh. Ia menilai kendaraan listrik memberikan keuntungan dari sisi biaya penggunaan, sementara fasilitas charging di Cipondoh dinilai mendukung kenyamanan perjalanan.
“Selama menggunakan mobil listrik tentunya lebih irit. Charging di sini juga nyaman, lokasinya strategis dan mudah dijangkau,” ungkap Putri.
Charging Menjadi Bagian dari Mobilitas Sehari-hari
Pengembangan SPKLU pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur kelistrikan, tetapi juga bagaimana kendaraan listrik dapat semakin mudah digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi pengguna, lokasi charging yang dekat dengan pusat aktivitas dapat membuat proses pengisian daya lebih mudah dimasukkan ke dalam rutinitas. Sementara bagi ekosistem kendaraan listrik, bertambahnya titik pengisian memberikan dukungan terhadap kebutuhan mobilitas yang terus berkembang.
Melalui perluasan akses tersebut, PLN UID Banten terus menambah pilihan charging di berbagai wilayah agar penggunaan kendaraan listrik dapat semakin terintegrasi dengan mobilitas masyarakat di Kota Tangerang dan Banten.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





