Techfin Insight — PLN sukses mengawal keandalan listrik selama pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung serentak di berbagai daerah pada Senin (17/8). Persiapan sistem, pengamanan berlapis, peralatan pendukung, dan ribuan personel dikerahkan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama momentum peringatan kemerdekaan.
Di Jakarta, kawasan Istana Merdeka menjadi salah satu fokus utama karena menjadi lokasi Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI. PLN menerapkan pengamanan kelistrikan lima lapis yang diperkuat berbagai sistem cadangan serta ratusan personel siaga.
Pengamanan Listrik HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Sistem pengamanan di kawasan Istana Merdeka terdiri atas dua subsistem dan empat gardu induk. Keandalan pasokan kemudian diperkuat dengan:
- empat penyulang;
- empat unit genset;
- delapan unit Uninterruptible Power Supply (UPS); dan
- ratusan personel siaga yang ditempatkan langsung di lokasi.
Deputi Administrasi Sekretariat Presiden, Rika Kiswardani, mengapresiasi kesiapan PLN dalam mengawal kelistrikan selama pelaksanaan upacara.
“Ini suatu hal yang cukup membanggakan karena kesiapsiagaannya luar biasa, dijaga betul, jangan sampai setitikpun kekeliruan di lapangan sudah diantisipasi, sehingga kita yakin betul dalam pelaksanaannya,” ujar Rika.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pengamanan tersebut dilakukan secara all out karena peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan momentum penting bagi bangsa Indonesia.
”HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan momentum sakral bagi seluruh bangsa. Karena itu, PLN tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menyalurkan semangat kebangsaan. Kami berdiri tegak bersama rakyat, memastikan setiap detik upacara berjalan tanpa gangguan,” kata Darmawan.
Persiapan Dilakukan Sejak Awal Agustus
Keandalan listrik selama upacara merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan PLN sejak awal Agustus.
Persiapan tersebut mencakup asesmen kondisi sistem kelistrikan, simulasi beban, pengujian peralatan, penguatan koordinasi, hingga kesiapan personel. Pola pengamanan juga disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing lokasi upacara.
PLN menyiapkan sistem utama sekaligus sistem cadangan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan.
“Kami menyiapkan pengamanan berlapis serta personel dan peralatan pendukung untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan. Alhamdulillah, seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Darmawan.
Darmawan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), atas dukungan dalam memastikan kesiapan sistem kelistrikan selama rangkaian peringatan kemerdekaan.
Ribuan Personel Disiagakan di Berbagai Daerah
Pengamanan kelistrikan tidak hanya dilakukan di Jakarta. PLN juga menyiagakan personel dan peralatan di berbagai wilayah Indonesia.
Di Sumatera Utara, sebanyak 3.069 personel ditempatkan di 311 titik strategis selama masa siaga.
Sementara di Jawa Timur, PLN menyiagakan 5.524 personel dan 1.309 unit peralatan pendukung, yang terdiri dari genset, UPS, gardu bergerak, armada crane, skylift, dan kendaraan operasional.
Di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, sebanyak 2.430 personel disiagakan bersama 287 peralatan distribusi di 79 posko siaga dan 61 lokasi prioritas. PLN juga menyiapkan 471 kendaraan operasional.
Adapun di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebanyak 1.406 personel diterjunkan. Kesiapan tersebut diperkuat dengan 133 unit peralatan, 321 kendaraan operasional, serta material cadang gangguan di sejumlah lokasi prioritas.
Sistem Utama dan Cadangan Dipantau Bersamaan
Darmawan mengatakan pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di titik-titik strategis sekaligus memantau kondisi kelistrikan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
”Sistem utama di setiap daerah kami siapkan, sistem cadangan kami siagakan, dan personel kami tempatkan di titik-titik strategis se-Indonesia. Seluruhnya dipantau selama rangkaian kegiatan berlangsung agar setiap kondisi dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ucap Darmawan.
Bagi PLN, pengamanan kelistrikan selama peringatan kemerdekaan bukan sekadar menjaga pasokan listrik. Keandalan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat dapat mengikuti rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan nyaman dan khidmat.
“Bagi PLN, mengawal peringatan HUT Kemerdekaan bukan sekadar menjalankan tugas kelistrikan. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk hadir di setiap momentum penting bangsa,” pungkas Darmawan.
Penulis: Elira Vyanata Kirana
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





