Techfin Insight — Home Charging Services PLN semakin menjadi pilihan pengguna kendaraan listrik di Indonesia. Seiring meningkatnya adopsi electric vehicle (EV), jumlah pelanggan layanan pengisian daya di rumah milik PT PLN (Persero) terus bertambah. Hingga Semester I 2026, pelanggan Home Charging Services (HCS) telah menembus lebih dari 92 ribu, menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional.
Pertumbuhan ini juga diikuti peningkatan konsumsi listrik untuk pengisian daya kendaraan, menandakan penggunaan mobil listrik di Indonesia semakin aktif dalam kehidupan sehari-hari.
Pelanggan Home Charging PLN Terus Bertambah
PLN mencatat penambahan 21.865 pelanggan baru Home Charging Services sepanjang Semester I 2026.
Angka tersebut meningkat 9,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 20.053 pelanggan.
Dengan pertumbuhan tersebut, total pelanggan HCS kini telah melampaui 92 ribu pengguna di seluruh Indonesia.
Home Charging Services merupakan layanan pemasangan perangkat pengisian daya kendaraan listrik di rumah sehingga pemilik EV dapat mengisi baterai kendaraan dengan lebih praktis tanpa harus datang ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Kendaraan Listrik Semakin Menjadi Gaya Hidup
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan HCS menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin diterima masyarakat sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut juga menjadi indikator bahwa kesiapan infrastruktur pengisian daya semakin mampu memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik.
Meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia perlu didukung dengan layanan pengisian daya yang mudah, praktis, dan andal. PLN berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas. Salah satunya melalui layanan HCS yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengisi daya kendaraan listrik di rumah,” ujar Darmawan.
Konsumsi Listrik untuk EV Naik Hampir Dua Kali Lipat
Tidak hanya jumlah pelanggan yang meningkat, konsumsi energi listrik melalui Home Charging Services juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, mengatakan konsumsi listrik untuk pengisian daya kendaraan listrik pada Semester I 2026 mencapai 110,55 gigawatt hour (GWh).
Angka tersebut meningkat 93,59 persen dibandingkan Semester I 2025 yang tercatat 57,12 GWh.
Menurutnya, tren tersebut menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin sering digunakan sebagai moda transportasi harian.
“PLN melihat tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran kelistrikan dalam mendukung transformasi transportasi nasional. Kami akan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur, memperluas akses layanan pengisian daya, dan menghadirkan inovasi agar ekosistem kendaraan listrik dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Fahrur Rozy.
PLN Tawarkan Program HCS Ultima
Untuk mendorong adopsi kendaraan listrik, PLN juga menghadirkan program HCS Ultima yang memberikan berbagai keuntungan bagi pelanggan.
Melalui program ini, pelanggan memperoleh:
- Harga pemasangan Home Charging Services mulai Rp11,7 juta.
- Bonus voucher listrik hingga Rp1,3 juta.
- Diskon tarif listrik 30 persen untuk pengisian daya kendaraan listrik pada pukul 22.00–05.00 WIB.
Program tersebut berlaku hingga 31 Desember 2026, sementara pengajuan layanan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile selama penyelenggaraan GIIAS 2026.
Berbagai program yang kami hadirkan merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Ke depan, PLN akan terus menghadirkan layanan pengisian daya yang andal dan inovatif guna mendukung percepatan transisi energi di Indonesia,” tutup Fahrur Rozy.
Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan EV
Meningkatnya jumlah pelanggan Home Charging Services memperlihatkan bahwa perkembangan kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada pilihan kendaraan, tetapi juga pada kemudahan akses pengisian daya.
Dengan terus memperluas layanan HCS dan menghadirkan berbagai program insentif, PLN berupaya membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin nyaman bagi masyarakat sekaligus mendukung target transisi energi nasional.
Ringkasan
- Pelanggan Home Charging Services PLN telah melampaui 92 ribu hingga Semester I 2026.
- Penambahan pelanggan baru mencapai 21.865, naik 9,04 persen dibanding tahun sebelumnya.
- Konsumsi listrik untuk pengisian kendaraan listrik mencapai 110,55 GWh, meningkat 93,59 persen.
- PLN menawarkan program HCS Ultima dengan harga pemasangan mulai Rp11,7 juta, bonus voucher listrik, dan diskon tarif listrik malam hari.
- Pengembangan HCS menjadi bagian dari strategi PLN mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Penulis: Liora Navindra Shasmitha
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





