Techfin Insight — Program Desa Berdaya PLN UID Banten kembali mendapat pengakuan nasional. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026 melalui program Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya dan K-TRACK Gunung Karang.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan PLN dalam mengembangkan potensi lokal yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan melalui pendekatan yang berkelanjutan.
Dua Program Desa Berdaya Raih Predikat Platinum
Pada ajang La Tofi 2026, kedua program memperoleh predikat Platinum Alignment, kategori tertinggi dalam penilaian berbasis ESG.
Program Eco-Wisata SiNyonya memperoleh skor 94,10, sedangkan K-TRACK Gunung Karang meraih skor 91,28. Keduanya masuk ke dalam Leader Quadrant (Risk High–Action High) yang menunjukkan tingginya keselarasan antara risiko yang dihadapi dengan aksi mitigasi yang dilakukan.
Penilaian menggunakan metodologi La Tofi ESG Rating berbasis Risk-Action Alignment yang diperkuat dengan Corporate Economic Protection Index (CEPI). Metode ini menilai efektivitas program berdasarkan kesesuaian intervensi terhadap risiko, bukti dampak yang dihasilkan, serta kontribusinya terhadap keberlanjutan ekonomi.
Eco-Wisata SiNyonya Bangun Desa Wisata Berbasis Kendaraan Listrik
Program Eco-Wisata SiNyonya mengembangkan konsep desa wisata yang memadukan kendaraan listrik, pendidikan vokasi, penguatan UMKM, dan ekonomi sirkular dalam satu ekosistem.
Program ini melibatkan sekitar 75–90 siswa SMK dari tiga jurusan yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek kendaraan listrik.
Dalam pengembangan kawasan wisata, PLN UID Banten juga bekerja sama dengan PLN Indonesia Power UBP Labuan memanfaatkan Fly Ash Bottom Ash (FABA) sebagai bahan substitusi parsial untuk memproduksi 35.960 paving block yang digunakan pada area seluas 719,25 meter persegi.
Selain memperkuat infrastruktur desa wisata, pemanfaatan FABA juga menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.
Dari sisi dampak, program ini mampu:
- meningkatkan serapan tenaga kerja sekitar 80 persen,
- menghindari emisi sekitar 6,05 ton CO₂e pada tahun pertama pelaksanaan.
Atas capaian tersebut, Eco-Wisata SiNyonya meraih penghargaan Platinum pada Indonesia Green Awards 2026 kategori Rekayasa Teknologi Hemat Energi dan Energi Terbarukan.
K-TRACK Gunung Karang Dorong Agroeduwisata Berbasis Konservasi
Program kedua, K-TRACK (Kopi Tourism & Rural Agro Creative Gunung Karang), berfokus pada pengembangan Hutan Kopi Citaman Lawangtaji di Kelurahan Juhut menjadi kawasan agroeduwisata berbasis konservasi.
Melalui program ini, PLN bersama masyarakat mengembangkan:
- jalur Kopi Trip sepanjang 5 kilometer,
- penguatan Kopi Leupeh Lalay sebagai produk kopi premium,
- enam pemandu wisata lokal bersertifikasi BNSP.
Program ini juga menjaga lebih dari 120 hektare hutan kopi agroforestri, melestarikan sembilan varietas kopi lokal, sekaligus mempertahankan habitat lalay, kelelawar pemakan buah yang berperan sebagai penyerbuk alami tanaman kopi.
Atas kontribusinya terhadap pemberdayaan masyarakat, K-TRACK memperoleh penghargaan Platinum pada Nusantara CSR Awards 2026 kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat dan Rantai Nilai.
Kolaborasi Menjadi Kunci Keberhasilan
General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas, serta masyarakat.
“Dua Platinum ini bukan sekadar pencapaian PLN UID Banten, tetapi hasil kerja bersama masyarakat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas, dan seluruh mitra program. Kolaborasi ini mengubah potensi lokal menjadi peluang, memperkuat kemandirian, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Tonny.
Menurutnya, keberhasilan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tidak hanya diukur dari jumlah fasilitas yang dibangun, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk mengelola serta mengembangkan manfaat program secara mandiri.
“Penghargaan ini menjadi energi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola, pengukuran dampak, dan keberlanjutan program. Setiap intervensi harus berkembang menjadi ekosistem produktif yang menciptakan nilai bersama bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan,” tambahnya.
Ke depan, PLN UID Banten akan memperkuat kapasitas pengelola, meningkatkan pemantauan berbasis data, memperluas akses pasar produk lokal, serta mereplikasi program serupa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Ringkasan
- PLN UID Banten meraih dua Platinum Alignment pada La Tofi 2026.
- Eco-Wisata SiNyonya memperoleh skor 94,10, sedangkan K-TRACK Gunung Karang meraih 91,28.
- Eco-Wisata SiNyonya meningkatkan serapan tenaga kerja sekitar 80 persen dan mengurangi emisi sekitar 6,05 ton CO₂e.
- K-TRACK menjaga lebih dari 120 hektare hutan kopi agroforestri serta melestarikan sembilan varietas kopi lokal.
- Kedua program dinilai berhasil menggabungkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pelestarian lingkungan.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





