Techfin Insight — Investasi di Banten mendapat dorongan baru dari sisi infrastruktur energi. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten memperkuat sinergi untuk mendukung pertumbuhan investasi, hilirisasi industri, serta pelaksanaan agenda prioritas nasional Asta Cita melalui penyediaan pasokan listrik yang andal.
Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi antara General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, bersama jajaran dengan Gubernur Banten, Andra Soni, di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, pada 29 Juli 2026.
Salah satu modal utama yang disoroti adalah besarnya cadangan daya listrik yang dimiliki Provinsi Banten.
Surplus Listrik Jadi Modal Menarik Investasi di Banten
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan ketersediaan listrik menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah di mata investor.
Saat ini, Provinsi Banten memiliki surplus daya listrik sebesar 3.725 megawatt (MW) atau sekitar 29,28 persen dari kapasitas sistem kelistrikan.
Menurutnya, kondisi tersebut memberikan kepastian bagi investor yang ingin mengembangkan usaha maupun membangun kawasan industri baru di Banten.
“Saat ini cadangan daya listrik di Banten sangat melimpah, yakni mencapai surplus 3.725 megawatt (MW) atau sekitar 29,28 persen dari kapasitas sistem. Dengan jaminan pasokan yang aman dan andal ini, Pemerintah Provinsi Banten siap menyambut investasi baru dengan tangan terbuka,” ujar Andra Soni.
Ia menambahkan, kebutuhan listrik untuk kawasan industri, pusat pertumbuhan ekonomi, fasilitas pelayanan publik, hingga permukiman perlu direncanakan secara terintegrasi agar sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Industri Menjadi Penyumbang Pendapatan Terbesar PLN UID Banten
General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Banten didukung oleh daya mampu pembangkit sebesar 12.720 MW.
Sementara itu, beban puncak pelanggan di wilayah Banten tercatat mencapai 4.239 MW, sehingga masih tersedia ruang yang besar untuk memenuhi kebutuhan listrik dari investasi baru.
Menariknya, meskipun sekitar 91 persen pelanggan PLN UID Banten berasal dari segmen rumah tangga, sektor industri justru memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan perusahaan.
Hingga Juni 2026, segmen industri menyumbang sekitar 54 persen dari total pendapatan PLN UID Banten.
“Industri memiliki peran strategis dalam perekonomian dan pertumbuhan kebutuhan listrik di Banten. Besarnya potensi daya yang tersedia menjadi modal bagi PLN untuk memberikan layanan kelistrikan yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan setiap investor maupun pelaku industri,” kata Tonny.
Listrik Mendukung Program Asta Cita
Selain memperkuat sektor industri, PLN UID Banten juga terus mendukung berbagai program prioritas nasional dalam kerangka Asta Cita.
Hingga Juli 2026, PLN telah menyediakan dukungan kelistrikan untuk:
- 44 titik pompanisasi pertanian.
- 315 lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis.
- 374 pelanggan Koperasi Desa Merah Putih.
Menurut Tonny, dukungan tersebut menunjukkan bahwa peran listrik tidak hanya mendorong pertumbuhan industri, tetapi juga mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Dukungan PLN tidak hanya diarahkan untuk sektor industri, tetapi juga menyentuh program-program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, penyediaan makanan bergizi, hingga penguatan ekonomi desa, seluruhnya membutuhkan dukungan listrik yang andal,” ujarnya.
Rasio Elektrifikasi Hampir Mencapai 100 Persen
PLN UID Banten juga terus memperluas akses listrik di berbagai wilayah.
Saat ini, rasio elektrifikasi Provinsi Banten telah mencapai 99,99 persen, mendekati target layanan listrik yang menjangkau seluruh masyarakat.
Melalui sinergi yang terus diperkuat dengan Pemerintah Provinsi Banten, PLN berharap pasokan listrik yang andal, merata, dan berkelanjutan dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan investasi, pengembangan industri, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di masa mendatang.
Ringkasan
- Banten memiliki surplus listrik 3.725 MW atau sekitar 29,28 persen dari kapasitas sistem.
- PLN UID Banten dan Pemerintah Provinsi Banten memperkuat sinergi untuk mendukung investasi dan hilirisasi industri.
- Daya mampu pembangkit di Banten mencapai 12.720 MW, dengan beban puncak 4.239 MW.
- Sektor industri menyumbang 54 persen pendapatan PLN UID Banten hingga Juni 2026.
- PLN juga mendukung program Asta Cita melalui pompanisasi pertanian, Dapur Makan Bergizi Gratis, dan Koperasi Desa Merah Putih.
- Rasio elektrifikasi Provinsi Banten telah mencapai 99,99 persen.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





