Techfin Insight — AntreEV di PLN Mobile membantu pengguna kendaraan listrik mengecek antrean SPKLU, mengambil nomor antrean, hingga memantau estimasi waktu tunggu sebelum melakukan pengisian daya.
Pengembangan fitur ini menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui layanan digital. Dengan semakin banyaknya pengguna kendaraan listrik, kebutuhan terhadap pengalaman pengisian daya yang mudah dan terprediksi ikut meningkat.
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, pengembangan AntreEV diarahkan untuk menyesuaikan layanan SPKLU dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik.
“PLN tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga menghadirkan layanan digital yang membantu pelanggan mendapatkan kepastian saat akan mengisi daya.”
AntreEV Membantu Cek Antrean SPKLU
Melalui AntreEV, pelanggan dapat mengetahui kondisi antrean SPKLU sebelum menentukan lokasi pengisian daya.
Setelah memilih SPKLU, pelanggan dapat menuju lokasi dan mengambil antrean dengan memindai QR Code yang tersedia pada mesin SPKLU. Nomor antrean kemudian dapat dipantau melalui PLN Mobile, termasuk estimasi waktu tunggu hingga tiba giliran.
Dengan alur tersebut, pengguna tidak perlu sekadar datang dan menunggu tanpa mengetahui posisi antreannya.
Fitur ini juga memberikan informasi yang lebih jelas mengenai proses yang sedang berlangsung sebelum kendaraan mendapatkan giliran untuk mengisi daya.
Cara Menggunakan AntreEV di PLN Mobile
PLN menyediakan alur penggunaan AntreEV yang cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi PLN Mobile, kemudian pilih menu Electric Vehicle.
- Cari SPKLU yang tersedia dan periksa kondisi antreannya.
- Pilih SPKLU yang ingin dituju.
- Setelah tiba di lokasi, scan QR Code pada mesin SPKLU.
- Periksa nomor antrean yang diperoleh melalui fitur AntreEV.
- Pantau posisi antrean dan estimasi waktu tunggu melalui aplikasi.
- Saat tiba giliran, pelanggan akan menerima notifikasi dan wajib melakukan konfirmasi maksimal 2 menit. Jika tidak dikonfirmasi, antrean akan dibatalkan.
- Setelah konfirmasi, pelanggan dapat melakukan pengisian daya kendaraan listrik.
- Setelah pengisian selesai, segera pindahkan kendaraan dari area charging.
Bagi pengguna kendaraan listrik, informasi posisi antrean menjadi penting terutama ketika beberapa kendaraan menggunakan fasilitas SPKLU pada waktu yang berdekatan.
Ketertiban di SPKLU Jadi Tanggung Jawab Bersama
Kemudahan teknologi tetap perlu diikuti dengan kedisiplinan pengguna. PLN mengimbau pengguna kendaraan listrik mengikuti antrean sesuai urutan dalam sistem dan memarkirkan kendaraan secara rapi di area yang telah disediakan.
Pengguna juga diminta menggunakan fasilitas SPKLU secara bijak dan segera memindahkan kendaraan setelah proses pengisian daya selesai.
Menurut Gregorius, kebiasaan tersebut diperlukan agar fasilitas yang tersedia dapat digunakan secara optimal oleh lebih banyak pengguna.
“Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman pengisian daya yang nyaman.”
Ekosistem Kendaraan Listrik Tak Cuma Soal SPKLU
Kehadiran AntreEV menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan penambahan jumlah infrastruktur pengisian daya.
Pengalaman pengguna juga menjadi bagian penting. Ketika jumlah kendaraan listrik bertambah, layanan digital yang membantu pengguna mengetahui ketersediaan dan antrean dapat menjadi pelengkap bagi infrastruktur fisik SPKLU.
Dalam konteks tersebut, PLN Mobile berperan sebagai penghubung antara pengguna dan layanan kendaraan listrik—mulai dari menemukan lokasi SPKLU hingga mengatur pengalaman pengisian daya di lokasi.
Dengan kombinasi infrastruktur dan layanan digital, penggunaan kendaraan listrik diharapkan semakin praktis bagi masyarakat.
Penulis: Liora Navindra Shasmitha
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





