Techfin Insight — Listrik untuk sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas usaha, memperkuat rantai pasok pangan, hingga menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir. Untuk memperkuat dukungan tersebut, PT PLN (Persero) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun kolaborasi strategis dalam penyediaan tenaga listrik dan pengelolaan infrastruktur yang terintegrasi dengan ruang laut.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.
Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kantor Pusat KKP, Jakarta, pada 2 Juli 2026.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan dua kebutuhan strategis Indonesia: ketahanan pangan dan ketahanan energi.
Listrik untuk Sektor Kelautan dan Perikanan Dorong Produktivitas
Aktivitas ekonomi di sektor kelautan dan perikanan tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan energi.
Mulai dari proses produksi, penyimpanan hasil tangkapan, pengolahan produk perikanan, hingga berbagai sarana dan prasarana pendukung membutuhkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
Karena itu, kerja sama PLN dan KKP tidak hanya berfokus pada penyediaan tenaga listrik. Kolaborasi juga mencakup dukungan penataan ruang laut untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, pertukaran data dan informasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan sinergi lintas sektor diperlukan untuk memastikan berbagai program prioritas kelautan dan perikanan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat kita kawal bersama hingga tahap implementasi sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Trenggono.
Ketika Ketahanan Pangan Membutuhkan Ketahanan Energi
Kerja sama PLN dan KKP memperlihatkan hubungan yang semakin erat antara ketersediaan pangan dan energi.
Sektor kelautan dan perikanan membutuhkan pasokan listrik untuk menjaga produktivitas sekaligus mendukung berbagai aktivitas ekonomi yang berlangsung setelah hasil laut diperoleh.
Ketersediaan infrastruktur kelistrikan yang memadai dapat mendukung pengembangan sarana produksi, pengolahan hasil perikanan, hingga aktivitas pelaku usaha di berbagai kawasan pesisir Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan perusahaan dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor tersebut melalui pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
“PLN berkomitmen untuk menjadi mitra strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam memastikan seluruh sarana dan prasarana di sektor ini mendapatkan pasokan listrik yang memadai,” tutur Darmawan.
Bukan Sekadar Menyalurkan Listrik
Kolaborasi kedua institusi juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur energi membutuhkan koordinasi lintas sektor.
Indonesia memiliki wilayah laut yang luas dengan aktivitas ekonomi yang tersebar di berbagai kawasan. Pada saat yang sama, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan perlu memperhatikan pengelolaan dan penataan ruang laut.
Melalui kerja sama tersebut, KKP dan PLN akan membangun koordinasi dalam penyediaan tenaga listrik, pembangunan infrastruktur, pertukaran data dan informasi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pendekatan terintegrasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan sektor kelautan dan perikanan sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan selaras dengan pengelolaan ruang laut.
Ekonomi Pesisir Menjadi Bagian dari Kolaborasi
Dampak kerja sama ini pada akhirnya diharapkan tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur.
Ketersediaan listrik yang andal dapat menjadi salah satu fondasi bagi berkembangnya aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dan pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan.
Darmawan meyakini sinergi PLN bersama KKP dapat memberikan manfaat langsung bagi kawasan pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
“Kami meyakini lewat ketersediaan listrik yang andal dan berkelanjutan adalah fondasi penting bagi produktivitas sektor kelautan dan perikanan, dan melalui sinergi bersama KKP, manfaat akan dirasakan langsung di kawasan pesisir serta bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia,” kata Darmawan.
Kolaborasi PLN dan KKP menunjukkan bahwa tantangan ketahanan pangan dan energi tidak dapat diselesaikan secara terpisah. Ketika sektor kelautan membutuhkan energi untuk tumbuh, pembangunan infrastruktur listrik juga membutuhkan pengelolaan ruang yang terintegrasi.
Dari sinilah listrik tidak lagi hanya berbicara tentang energi yang mengalir. Ia menjadi bagian dari rantai panjang yang menghubungkan laut, produktivitas pelaku usaha, pertumbuhan ekonomi daerah, hingga ketersediaan pangan bagi masyarakat Indonesia.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.





