Techfin Insight — Dari halaman PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilegon, deru puluhan motor listrik memecah pagi. Tanpa setetes bahan bakar minyak, 30 pengendara memulai perjalanan sepanjang sekitar 1.200 kilometer menuju Singaraja, Bali. Selama empat hari ke depan, mereka akan melintasi dua pulau besar sebagai pembuktian bahwa kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar pilihan mobilitas perkotaan.
Perjalanan bertajuk Riding Nusantara 2026 resmi dimulai pada Minggu (14/6). Sebanyak 30 motor listrik diberangkatkan dari Kota Cilegon menuju Cirebon, Semarang, Salatiga, Solo, Surabaya, hingga berakhir di Singaraja, Bali. Misi utamanya sederhana, tetapi penting: membuktikan kesiapan ekosistem kendaraan listrik Indonesia, mulai dari kendaraan, pengendara, hingga infrastruktur pengisian daya.
Cilegon Jadi Titik Awal Pembuktian Kendaraan Listrik
Keberangkatan peserta dilepas langsung oleh Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Dr. Ir. Sripeni Inten Cahyani, M.M., IPM., ASEAN Eng., bersama Koordinator Pengujian Ketenagalistrikan Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (BBSP KEBTKE), Slamet Kasbi, M.T., Ph.D., serta Manager PLN ULP Cilegon.
Menurut Sripeni, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Transisi energi tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi juga melalui keberanian masyarakat untuk mencoba dan memberi contoh. Riding Nusantara 2026 menjadi salah satu bentuk edukasi yang sangat baik karena menunjukkan secara langsung bahwa kendaraan listrik dapat digunakan untuk mobilitas jarak jauh dengan dukungan ekosistem yang terus berkembang,” ujarnya.
Dipilihnya Cilegon sebagai titik keberangkatan juga memiliki makna simbolis. Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, kota di ujung barat Pulau Jawa tersebut kini ikut menjadi bagian dari transformasi menuju mobilitas berbasis energi bersih.
PLN Siapkan Dukungan Pengisian Daya dari Banten hingga Bali
Kegiatan yang mengusung tema “Pembuktian Motor Listrik Indonesia” digagas oleh komunitas Elektrik Riders Indonesia (ERI) yang dipimpin M. Dipo Kartono atau Divo Gimbal selaku CEO Elektrik Rakyat Indonesia.
Menurut Divo, perjalanan lintas pulau ini bukanlah ajang balapan, melainkan bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa kendaraan listrik telah siap digunakan untuk perjalanan jauh.
“Perjalanan ini bukan tentang siapa yang paling cepat sampai tujuan, tetapi tentang membuktikan bahwa kendaraan listrik sudah siap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, perjalanan jarak jauh menggunakan motor listrik bukan lagi sesuatu yang sulit,” katanya.
Untuk mendukung perjalanan tersebut, PLN menyiapkan layanan pengisian daya gratis melalui SPKLU dan SPBKLU di sepanjang rute, lengkap dengan area istirahat, makanan, dan minuman ringan di setiap titik persinggahan, mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali.
Sebagai unit pertama dalam perjalanan, PLN UID Banten melalui ULP Cilegon dan UP3 Cikokol memastikan proses pengisian daya awal menuju Cirebon berjalan lancar sebelum estafet pelayanan dilanjutkan oleh unit-unit PLN di provinsi berikutnya.
PLN Ingin Bangun Kepercayaan Masyarakat terhadap EV
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa dimulainya perjalanan dari Cilegon menjadi momentum penting bagi pengembangan kendaraan listrik nasional.
“Kami bangga Cilegon menjadi titik awal perjalanan ini. Bagi PLN, Riding Nusantara 2026 bukan sekadar perjalanan dari satu kota ke kota lain, melainkan sebuah pembuktian bahwa ekosistem kendaraan listrik Indonesia terus tumbuh dan semakin siap mendukung mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Menurut Joharifin, pembangunan infrastruktur pengisian daya yang terus diperluas menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman bagi pengguna kendaraan listrik.
“Yang kami bangun bukan hanya jaringan listrik, tetapi juga konektivitas. Ketika pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dari Cilegon hingga Bali dengan dukungan layanan PLN di setiap titik persinggahan, itulah wujud nyata ekosistem kendaraan listrik yang saling terhubung,” tutupnya.
Melalui Riding Nusantara 2026, PLN berharap semakin banyak masyarakat yang percaya bahwa kendaraan listrik kini telah didukung ekosistem yang memadai untuk berbagai kebutuhan mobilitas, baik di dalam kota maupun perjalanan lintas pulau.
Penulis: Ammar Fahri
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




