• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Ketika Keterampilan dan Literasi Finansial Bertemu
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Instruktur Setiawan Chogah memberikan materi literasi finansial Merawat Kebun Rezeki kepada peserta pelatihan Barber, Menjahit, dan Bright Migrant Worker di ruang kelas Institut Kemandirian, Karawaci, Tangerang, dengan presentasi ilustrasi kebun rezeki ditampilkan di layar.

Ketika Keterampilan dan Literasi Finansial Bertemu

10 Jun 2026

Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan

9 Jun 2026

Indonesia Ternyata Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia

9 Jun 2026
Run for Vision 2026

Jangan Tunggu Kuota Habis, Run for Vision 2026 Masih Buka

8 Jun 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Keuangan

Ketika Keterampilan dan Literasi Finansial Bertemu

Elira V. Kirana
Oleh: Aira Safeeya - Business & Finance Enthusiast
Publikasi: Rabu, 10 Juni 2026 - 22.53 WIB
Share
Instruktur Setiawan Chogah memberikan materi literasi finansial Merawat Kebun Rezeki kepada peserta pelatihan Barber, Menjahit, dan Bright Migrant Worker di ruang kelas Institut Kemandirian, Karawaci, Tangerang, dengan presentasi ilustrasi kebun rezeki ditampilkan di layar.
Setiawan Chogah menyampaikan kelas literasi finansial “Merawat Kebun Rezeki” kepada peserta pelatihan Barber, Menjahit, dan Bright Migrant Worker di Institut Kemandirian, Karawaci, Tangerang, Rabu (10/6/2026). Melalui pendekatan yang membumi, peserta diajak memahami pengelolaan uang, pentingnya pencatatan keuangan, serta konsep Lega Finansial sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih tenang dan terencana.
Navigasi Konten
  • Merawat Rezeki Sebelum Mengejarnya Lebih Jauh
  • Dari Financial Freedom Menuju Lega Finansial
  • Pelajaran yang Membekas bagi Peserta
  • Bekal untuk Kehidupan yang Lebih Mandiri

Techfin Insight — Selama ini, banyak program pelatihan berfokus pada satu tujuan: membantu peserta memperoleh keterampilan agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan atau membangun usaha. Namun di balik kemampuan menghasilkan uang, ada satu keterampilan lain yang sering luput dari perhatian, yaitu kemampuan mengelola uang itu sendiri.

Kesadaran itulah yang melatarbelakangi penyelenggaraan kelas literasi finansial Merawat Kebun Rezeki bagi 27 peserta pelatihan Barber, Menjahit, dan Bright Migrant Worker di Institut Kemandirian, Karawaci, Tangerang, pada Rabu (10/6).

Kelas yang dibawakan oleh Setiawan Chogah, Personal Growth & Finance Storyteller, penulis, sekaligus Editor-in-Chief Techfin Insight tersebut menjadi bagian dari pembekalan soft skill yang diberikan kepada peserta selama menjalani pelatihan keterampilan.

Jika keterampilan barber mengajarkan cara menghasilkan pendapatan dari jasa pangkas rambut, pelatihan menjahit mengajarkan cara menciptakan nilai dari keterampilan tangan, dan program Bright Migrant Worker mempersiapkan peserta memasuki dunia kerja global, maka kelas literasi finansial hadir untuk menjawab satu pertanyaan penting:

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

Bagaimana cara menjaga agar hasil kerja keras tersebut tidak habis tanpa arah?

Merawat Rezeki Sebelum Mengejarnya Lebih Jauh

Di dalam kelas, peserta tidak langsung diajak membahas investasi, saham, atau berbagai instrumen keuangan yang sering menjadi topik utama dalam diskusi finansial.

Sebaliknya, mereka diajak melihat uang melalui pendekatan yang jauh lebih sederhana.

Jangan Lewatkan:

Seorang pria berdiri di bawah langit mendung sambil menyiram tunas kecil yang tumbuh dari tanah, sementara hujan turun lembut dari awan di atasnya.
Bukan Salah Langit: Mengurai Batas Antara Takdir Tuhan dan Pilihan Manusia
19 Mei 2026
Setiawan Chogah, Editor-in-Chief Techfin.id, memaparkan konsep literasi keuangan 'Merawat Kebun Rezeki' kepada peserta pelatihan Cleaning Service di Kampus Institut Kemandirian (IK) Karawaci, Tangerang, Banten, pada Jumat 10 April 2026.
Merawat Kebun Rezeki: Menanam Kesadaran Finansial di Institut Kemandirian Karawaci
13 Apr 2026
Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’
16 Mar 2026
Ilustrasi aliran uang sebagai “air” yang menyuburkan kebun impian—menekankan pentingnya mengarahkan dan mengelola keuangan secara sadar agar pertumbuhan berlangsung berkelanjutan.
Ketika Uang Datang Tapi Hidup Tetap Terasa Kurang
22 Jan 2026

Dalam konsep Merawat Kebun Rezeki yang dibawakan Setiawan, uang digambarkan sebagai air yang menghidupi sebuah kebun. Air yang cukup tidak otomatis membuat kebun tumbuh subur. Jika ada kebocoran di berbagai tempat, sebanyak apa pun air yang masuk akan habis sebelum memberikan manfaat yang optimal.

Melalui ilustrasi tersebut, peserta diajak memahami bahwa persoalan keuangan sering kali bukan hanya soal besar kecilnya penghasilan, melainkan bagaimana penghasilan tersebut dikelola.

“Banyak orang fokus mencari tambahan air, tetapi lupa melihat apakah selangnya bocor atau tidak. Padahal kebocoran kecil yang dibiarkan terus-menerus bisa menghabiskan banyak hal,” ujar Setiawan saat menyampaikan materi.

Peserta kemudian diperkenalkan pada berbagai konsep dasar pengelolaan keuangan, mulai dari mengenali aliran uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami pentingnya dana cadangan, hingga membangun kebiasaan mencatat pemasukan dan pengeluaran.

Dari Financial Freedom Menuju Lega Finansial

Salah satu bagian yang paling banyak memancing diskusi adalah ketika pembahasan beralih pada konsep Financial Freedom.

Dalam berbagai konten keuangan, Financial Freedom sering digambarkan sebagai kondisi ketika seseorang tidak lagi perlu bekerja karena kebutuhan hidupnya sudah ditopang oleh aset dan investasi. Meski menjadi tujuan yang baik, konsep tersebut sering kali terasa jauh bagi sebagian masyarakat yang sedang berjuang membangun kehidupan dan karier.

Karena itulah kelas Merawat Kebun Rezeki memperkenalkan konsep Lega Finansial.

Lega Finansial bukan tentang berhenti bekerja atau menjadi kaya raya dalam waktu singkat. Lega Finansial adalah kondisi ketika seseorang mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, memiliki pengeluaran yang lebih terkendali, memiliki dana cadangan untuk menghadapi situasi tak terduga, serta tidak hidup dalam kecemasan terus-menerus mengenai uang.

Peserta pelatihan Barber, Menjahit, dan Bright Migrant Worker berdiskusi dalam kelompok sambil menggunakan uang simulasi dan lembar kerja pada sesi praktik kelas literasi finansial Merawat Kebun Rezeki di Institut Kemandirian, Karawaci, Tangerang.
Peserta pelatihan Barber, Menjahit, dan Bright Migrant Worker mengikuti simulasi pengelolaan keuangan dalam kelas literasi finansial Merawat Kebun Rezeki di Institut Kemandirian, Karawaci, Tangerang. Melalui permainan kelompok menggunakan uang simulasi, peserta belajar mengenali aliran uang, menentukan prioritas pengeluaran, serta memahami pentingnya menabung, mencatat keuangan, dan membangun Lega Finansial sejak dini.

“Tidak semua orang harus menjadi kaya raya. Namun semua orang berhak hidup lebih lega,” kata Setiawan.

Konsep tersebut mendapat perhatian peserta karena terasa lebih dekat dengan realitas yang mereka hadapi saat ini.

Pelajaran yang Membekas bagi Peserta

Di akhir sesi, peserta diminta menuliskan hal paling berkesan yang mereka dapatkan dari kelas tersebut serta perubahan yang ingin mereka lakukan setelah pelatihan berakhir.

Menariknya, sebagian besar peserta tidak menuliskan target-target besar. Mereka justru memilih langkah-langkah sederhana yang bisa segera diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Erna Wati, peserta pelatihan Menjahit, mengaku materi yang disampaikan membuatnya menyadari pentingnya perencanaan dan pencatatan dalam keuangan keluarga.

Jangan Lewatkan:

Black Friday
Black Friday 2025: Sejarah, Makna, dan Strategi Belanja Cerdas
25 Nov 2025
5 Langkah Efisiensi Finansial Biar Gaji Nggak Cuma Numpang Lewat
10 Nov 2025
Novel Laki-laki yang Membawa Pohon di Dalam Dada karya Setiawan Chogah
Laki-laki yang Membawa Pohon di Dalam Dada: Babak Baru dari Semesta Raif
8 Nov 2025
Benarkah Doa Bisa Mengubah Realitas di Dunia Nyata?
24 Okt 2025

“Selama ini kita sering berpikir yang penting ada pemasukan. Padahal kita juga perlu tahu ke mana uang itu pergi. Materi ini mengingatkan saya tentang pentingnya perencanaan, kendali, dan pencatatan dalam keuangan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Saipul Bahari dari program Bright Migrant Worker mengaku mendapatkan kesadaran baru mengenai kebiasaan finansial yang selama ini dijalani.

“Materi ini sangat menyadarkan saya. Saya jadi merasa perlu mulai mencatat pengeluaran dan lebih memperhatikan penggunaan uang sehari-hari,” katanya.

Respons menarik juga datang dari Ahmad Rijal Al Infitar, peserta pelatihan Barber. Ketika diminta merangkum pelajaran yang paling membekas, ia menjawab singkat:

“Menambal kebocoran dan menambah selang.”

Meski sederhana, kalimat tersebut menggambarkan dua pelajaran utama yang disampaikan dalam kelas, yaitu mengelola pengeluaran dengan lebih baik sekaligus terus meningkatkan kemampuan menghasilkan pendapatan.

Bagi Abdurohman, peserta pelatihan Barber lainnya, kelas tersebut menjadi pengingat untuk mulai membangun kebiasaan finansial yang selama ini sering ditunda.

“Saya ingin mulai mencatat uang masuk dan uang keluar, kemudian lebih disiplin menabung untuk masa depan. Selama ini saya merasa perlu melakukan itu, tetapi belum benar-benar memulainya,” ujarnya.

Bekal untuk Kehidupan yang Lebih Mandiri

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, kemampuan menghasilkan uang dan kemampuan mengelola uang menjadi dua keterampilan yang tidak dapat dipisahkan.

Seseorang mungkin memiliki keahlian yang baik dan penghasilan yang terus meningkat. Namun tanpa kemampuan mengelola keuangan, hasil kerja keras tersebut bisa saja menguap tanpa memberikan dampak jangka panjang.

Karena itulah pertemuan antara keterampilan kerja dan literasi finansial menjadi semakin penting.

Bagi 27 peserta yang mengikuti kelas Merawat Kebun Rezeki hari itu, pelajaran yang mereka bawa pulang mungkin bukan rumus investasi atau target kekayaan yang fantastis. Mereka pulang dengan sesuatu yang lebih sederhana: kesadaran untuk mulai memperhatikan, mencatat, dan merawat rezeki yang mereka miliki.

Dan seperti kebun yang tumbuh karena dirawat secara konsisten, perubahan besar dalam kehidupan finansial sering kali berawal dari keputusan-keputusan kecil yang dilakukan setiap hari.

Kredit Redaksi:
Penulis: Aira Safeeya
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:Institut KemandirianLega Finansialliterasi finansialMerawat Kebun RezekiSetiawan Chogah

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Elira V. Kirana
Author:Aira Safeeya
Business & Finance Enthusiast
Follow:
Aku membahas bisnis dan keuangan dari sudut yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mengatur uang dan membangun masa depan finansial itu penting, sesuai nilai yang kamu percaya.
Tulisan Sebelumnya 👈 Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan

9 Jun 2026
Kultur

Indonesia Ternyata Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia

9 Jun 2026
Run for Vision 2026
Gaya Hidup

Jangan Tunggu Kuota Habis, Run for Vision 2026 Masih Buka

8 Jun 2026
Ilustrasi pelanggan saat memasukkan kode token listrik ke kWh meter.
Utilitas

Isi Token, Dapat Bonus: Promo PLN Mobile Kembali Hadir

5 Jun 2026
nutrisi untuk diet
Gaya Hidup

Nutrisi Apa yang Dibutuhkan saat Diet? Berikut Daftar Lengkapnya

5 Jun 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Gubernur Banten bersama jajaran pemerintah daerah meninjau pelayanan penerimaan siswa dan berdialog dengan masyarakat di area pelayanan pendidikan.
Insight

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

Keira Zareen
4 Jun 2026
Guru MAN berdialog dengan peserta didik di ruang kelas, mencerminkan pendekatan pendidikan yang menekankan empati, komunikasi, dan kesehatan mental anak dalam proses belajar.
Insight

Di Balik Jarak Emosional Anak di Sekolah

Nafilah Nurdin
3 Jun 2026
Peserta antusias mengikuti pelatihan membatik inklusif yang digelar PLN UID Banten bersama Banten Inclusifa Preneur (BIP)
Kultur

Batik, Harapan, dan Ruang yang Terbuka untuk Semua

Arden Gustav
3 Jun 2026
Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Mathla'ul Anwar dalam Program Kemitraan bersama PLN Peduli di Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini merupakan wujud nyata program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Banten.
Kultur

Di Balik Plafon Jebol, Mimpi Siswa Tetap Menyala

Arden Gustav
3 Jun 2026
Bisnis

Saat Dunia Tidak Pasti, Dua Saham Ini Justru Diburu Investor

Aira Safeeya
29 Mei 2026
Sains

Saat Bulan Tak Lagi Terlihat Sama dari Luar Angkasa

Elira V. Kirana
29 Mei 2026
Teknologi

Generative AI Masuk Kurikulum Computer Science

Liora N. Shasmitha
29 Mei 2026
Manager PLN UP3 Serpong, Bapak Beny Indra Praja, melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan peralatan kerja dalam kegiatan Gelar Peralatan Jasa Konstruksi Paket 1 dan 2 di lingkungan PLN UP3 Serpong.
Utilitas

Listrik Andal Dimulai dari Keselamatan Petugas PLN

Keira Zareen
29 Mei 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.
Instruktur Setiawan Chogah memberikan materi literasi finansial Merawat Kebun Rezeki kepada peserta pelatihan Barber, Menjahit, dan Bright Migrant Worker di ruang kelas Institut Kemandirian, Karawaci, Tangerang, dengan presentasi ilustrasi kebun rezeki ditampilkan di layar.

Ketika Keterampilan dan Literasi Finansial Bertemu

Keuangan

Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan

Insight

Indonesia Ternyata Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia

Kultur
Run for Vision 2026

Jangan Tunggu Kuota Habis, Run for Vision 2026 Masih Buka

Gaya Hidup
Ilustrasi pelanggan saat memasukkan kode token listrik ke kWh meter.

Isi Token, Dapat Bonus: Promo PLN Mobile Kembali Hadir

Utilitas
nutrisi untuk diet

Nutrisi Apa yang Dibutuhkan saat Diet? Berikut Daftar Lengkapnya

Gaya Hidup Insight Sains
Gubernur Banten bersama jajaran pemerintah daerah meninjau pelayanan penerimaan siswa dan berdialog dengan masyarakat di area pelayanan pendidikan.

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

Insight
Guru MAN berdialog dengan peserta didik di ruang kelas, mencerminkan pendekatan pendidikan yang menekankan empati, komunikasi, dan kesehatan mental anak dalam proses belajar.

Di Balik Jarak Emosional Anak di Sekolah

Insight
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com