Techfin Insight — Ramadan selalu menjadi momentum untuk memperluas makna berbagi. Bukan sekadar ritual tahunan, tetapi ruang untuk menyalakan kepedulian sosial secara nyata. Tahun ini, semangat tersebut diwujudkan melalui langkah konkret insan PLN yang menyalurkan puluhan ribu bingkisan kepada masyarakat di berbagai daerah.
Bertepatan dengan Ramadan 1447 H, Yayasan Baitul Maal PLN menyalurkan paket bingkisan kepada lebih dari 45.000 penerima manfaat. Pada tahap awal, lebih dari 23.000 paket telah didistribusikan secara serentak di 13 lokasi di berbagai wilayah Indonesia pada Rabu (25/2).
Program ini mengusung tema “Cahaya Berkah Ramadan 1447 H” sebagai simbol harapan dan solidaritas sosial yang terus dijaga oleh insan PLN.
Ribuan Bingkisan, Satu Semangat Kepedulian
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.
“Kami berharap bingkisan yang disalurkan dapat membawa kebahagiaan, memperkuat semangat, serta membantu masyarakat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan penuh harapan,” ujar Darmawan saat menghadiri penyaluran bantuan di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta.
Khusus di wilayah Jabodetabek, lebih dari 2.500 paket bingkisan disalurkan ke sejumlah titik, antara lain:
- Kampung Deret Petogongan, Jakarta Selatan
- Masjid Institut PLN, Jakarta Barat
- Yayasan Abdul Wahid Hasyim Masjid Al-Munawaroh, Jakarta Selatan
- Masjid Al-Akhbar, Jakarta Timur
- Taman Baca Amalia, Tangerang Selatan
- Masjid Jami As-Sofia, Kota Bogor
- Masjid Al-Muhajirin, Kabupaten Bogor
- Masjid Al-Anwar, Depok
- Masjid Al-Hidayah, Bogor
Distribusi ini menjadi bukti bahwa zakat yang dihimpun tidak berhenti pada simbol, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Zakat Pegawai, Dampak Berkelanjutan
Program ini bersumber dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN. Pengelolaan tersebut tidak hanya difokuskan pada bantuan sosial jangka pendek, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan.
Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai solidaritas dan kemandirian masyarakat.
“Ramadan menjadi momentum bagi kita semua untuk menghadirkan kepedulian nyata melalui aksi berbagi yang memberi harapan, mempererat solidaritas sosial, serta mendorong kemandirian masyarakat,” ujarnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa zakat bukan hanya instrumen spiritual, melainkan juga instrumen sosial dan ekonomi yang mampu menciptakan dampak luas ketika dikelola secara sistematis.
Kolaborasi Kampus dan Nilai Empati
Kegiatan penyaluran bingkisan juga melibatkan lingkungan akademik sebagai bagian dari edukasi nilai kepedulian kepada generasi muda. Institut Teknologi PLN memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut.
Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, menilai kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sarana menumbuhkan empati dan semangat berbagi.
“Ramadan mengajarkan bahwa keberkahan tidak hanya diukur dari apa yang kita miliki, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada sesama,” ujarnya.
Melalui program ini, YBM PLN tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menegaskan bahwa kepedulian sosial adalah bagian dari ekosistem keberlanjutan yang terus dijaga. Ramadan pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperluas cahaya manfaat bagi masyarakat luas.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




