• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Personal Finance
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • ShopNew
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Batik: Sejarah dan Perjalanan Menuju Warisan Dunia
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Uang Tumbuh di Tanah yang Tenang, Bukan di Rekening yang Penuh

8 Agu 2026
Lega Finansial

Apa Itu Lega Finansial? Mengapa Tujuan Mengelola Uang Bukan Sekadar Menjadi Kaya

8 Agu 2026
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan pemasangan charger di rumah pelanggan untuk memudahkan pengisian kendaraan listrik di rumah melalui layanan Home Charging Services.

Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92 Ribu, Adopsi Mobil Listrik Kian Melaju

7 Agu 2026
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) saat berada di booth PLN di GIIAS 2026. Darmawan mengatakan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik perlu diiringi dengan pengembangan ekosistem yang semakin andal agar masyarakat semakin mudah beralih ke mobilitas rendah emisi.

PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50% di GIIAS 2026 untuk Pengguna Kendaraan Listrik

6 Agu 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Kultur

Batik: Sejarah dan Perjalanan Menuju Warisan Dunia

Penulis: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Rabu, 2 Oktober 2024 - 18.47 WIB
Share
3 Menit
Proses pembuatan batik Indonesia dengan motif bunga.
Proses pembuatan batik Indonesia dengan motif bunga. (Foto: Shutterstock)
Navigasi Konten
  • Asal Usul Batik
  • Batik di Zaman Kolonial
  • Kebangkitan Batik di Era Modern
  • Penetapan Batik sebagai Warisan Budaya
  • Dampak Pengakuan Warisan Budaya
  • Batik dalam Konteks Global
  • Kesimpulan

Batik, seni tradisional yang menjadi simbol identitas Indonesia, tidak hanya sekadar kain bercorak. Ia adalah kisah panjang yang terjalin dalam setiap goresan dan warna. Mari kita telusuri jejak batik, dari asal-usulnya hingga pengakuan dunia yang mengukuhkannya sebagai warisan budaya.

Asal Usul Batik

Batik berasal dari kata “tik” yang berarti titik, menggambarkan teknik pewarnaan kain yang dihasilkan dari titik-titik lilin. Sejarah batik dapat ditelusuri hingga ke zaman kerajaan, dengan catatan bahwa batik pertama kali diproduksi di pulau Jawa. Dalam tradisi Jawa, batik bukan hanya sekadar kain, melainkan juga simbol status sosial dan budaya.

Menurut Dr. Bambang Sulistyo, seorang ahli budaya, “Batik adalah cerminan filosofi dan kebudayaan yang telah ada sejak lama. Setiap motif memiliki makna yang dalam dan sering kali berhubungan dengan kehidupan masyarakat.”

Batik di Zaman Kolonial

Masuknya penjajah Belanda pada abad ke-17 membawa perubahan besar bagi industri batik. Para pembatik lokal terpaksa beradaptasi dengan permintaan pasar yang lebih luas. Batik tidak hanya diproduksi untuk kalangan istana, tetapi juga mulai menyasar masyarakat umum. Inovasi pun muncul, dengan teknik pewarnaan dan corak yang lebih variatif.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten
Pembuatan batik di Jawa pada tahun 1915.
Pembuatan batik di Jawa pada tahun 1915. (Alamy)

Kain batik kemudian menjadi salah satu komoditas yang bernilai tinggi. Sejarawan, Dr. Siti Aisyah, menjelaskan, “Batik pada masa kolonial adalah simbol perlawanan. Masyarakat menggunakan batik untuk menunjukkan identitas mereka di tengah dominasi penjajah.”

Kebangkitan Batik di Era Modern

Seiring dengan perkembangan zaman, batik mengalami kebangkitan pada akhir abad ke-20. Banyak seniman dan desainer muda yang mulai mengembangkan motif-motif baru, menggabungkan tradisi dengan inovasi. Di tangan mereka, batik tidak hanya menjadi pakaian, tetapi juga karya seni yang dipamerkan di galeri.

Generasi Z, yang lahir dalam era digital, mulai melihat batik dengan cara yang berbeda. Mereka menggabungkan estetika batik dengan fashion modern, menciptakan gaya yang segar dan menarik. Menurut Rania, seorang mahasiswi berusia 21 tahun yang menggemari batik, “Batik tidak hanya terlihat bagus, tapi juga memiliki cerita di baliknya. Saya suka menggunakannya dalam berbagai kesempatan, karena itu membuat saya merasa terhubung dengan budaya saya,” ujarnya kepada Techfin Insight, Rabu (2/10/2024).

Jangan Lewatkan:

Peserta antusias mengikuti pelatihan membatik inklusif yang digelar PLN UID Banten bersama Banten Inclusifa Preneur (BIP)
Batik, Harapan, dan Ruang yang Terbuka untuk Semua
3 Jun 2026
Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan
25 Apr 2026
Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik
23 Apr 2026
Kiamat Influencer Dimulai, Tanda Era Selebram Resmi Berakhir?
9 Des 2025

Munculnya media sosial juga berkontribusi dalam memperkenalkan batik kepada generasi muda. Banyak influencer dan konten kreator yang mulai menampilkan batik dalam konten mereka, memadukannya dengan tren fashion terkini. Dalam sebuah wawancara dengan Techfin Insight, Rania menambahkan, “Saya melihat banyak teman saya mulai menggunakan batik, dan itu membuat saya bangga. Batik bisa di-mix and match dengan berbagai gaya, membuatnya relevan di era sekarang,” cerita Rania.

Batik kini menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda yang peduli akan warisan budaya. Dengan kombinasi antara kreativitas dan teknologi, mereka tidak hanya menghidupkan kembali batik, tetapi juga membawanya ke panggung dunia.

Penetapan Batik sebagai Warisan Budaya

Perjuangan batik untuk diakui di tingkat internasional mencapai puncaknya pada 2 Oktober 2009. UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Budaya Takbenda untuk Kemanusiaan. Dalam prosesnya, pemerintah Indonesia mengajukan proposal yang didukung oleh berbagai elemen masyarakat.

Prof. Dr. Widiarto, seorang akademisi dan penggiat batik, menekankan, “Pengakuan UNESCO adalah pengakuan terhadap keanekaragaman budaya Indonesia. Batik harus terus dilestarikan dan dikembangkan untuk generasi mendatang.”

Dampak Pengakuan Warisan Budaya

Penetapan batik sebagai warisan budaya telah memberikan dampak signifikan bagi industri kreatif di Indonesia. Kini, batik tidak hanya dipandang sebagai barang kerajinan, tetapi juga sebagai produk seni yang memiliki nilai ekonomi. Banyak pengrajin batik yang mulai mendapatkan perhatian lebih.

Dari sisi masyarakat, Lani, seorang pengrajin batik, berbagi, “Setelah pengakuan dari UNESCO, kami merasa bangga. Kini lebih banyak orang yang menghargai dan mencari batik asli Indonesia.”

Batik dalam Konteks Global

Di era globalisasi saat ini, batik semakin diterima dan diapresiasi di berbagai belahan dunia. Festival batik internasional, pameran, dan kolaborasi dengan desainer asing menjadi sarana untuk memperkenalkan batik ke masyarakat luas.

Namun, tantangan tetap ada. Perlu upaya untuk menjaga keaslian teknik serta motif tradisional. “Kita harus berhati-hati dalam membawa batik ke kancah global. Identitas dan nilai budaya batik harus tetap dijaga,” tegas Dr. Aisyah.

Kesimpulan

Batik adalah lebih dari sekadar kain; ia adalah representasi dari perjalanan sejarah, budaya, dan identitas bangsa. Dari zaman kerajaan hingga pengakuan sebagai warisan dunia, batik telah menempuh perjalanan panjang yang patut dirayakan. Mari kita lestarikan dan kembangkan batik, agar generasi mendatang dapat menikmati keindahan dan makna di balik setiap goresan lilin dan warna.

Dengan kebanggaan akan batik, mari kita rayakan keberagaman budaya Indonesia dan terus kenalkan kepada dunia bahwa batik adalah “Soul of Indonesia”.

- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:BatikBudayaKultur
SOURCES:Batik: The Art of Wax Resist Dyeing in Indonesia

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Penulis:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Petugas PLN sedang memperbaiki listrik yang rusak. Pemerintah Pertahankan Tarif Listrik Triwulan IV 2024 Demi Daya Beli Masyarakat
👉 Tulisan Selanjutnya PLN dan Cemindo Gemilang Ciptakan Energi Bersih untuk Masa Depan PLN dan Cemindo Gemilang Ciptakan Energi Bersih untuk Masa Depan

Traktir Penulis ☕

🏆 Top Supporters

  • Setiawan Ribbon
    Rp 60.000,00
  • Subana Ribbon
    Rp 30.000,00
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Uang Tumbuh di Tanah yang Tenang, Bukan di Rekening yang Penuh

8 Agu 2026
Lega Finansial
Keuangan

Apa Itu Lega Finansial? Mengapa Tujuan Mengelola Uang Bukan Sekadar Menjadi Kaya

8 Agu 2026
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan pemasangan charger di rumah pelanggan untuk memudahkan pengisian kendaraan listrik di rumah melalui layanan Home Charging Services.
Teknologi

Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92 Ribu, Adopsi Mobil Listrik Kian Melaju

7 Agu 2026
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) saat berada di booth PLN di GIIAS 2026. Darmawan mengatakan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik perlu diiringi dengan pengembangan ekosistem yang semakin andal agar masyarakat semakin mudah beralih ke mobilitas rendah emisi.
Bisnis

PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50% di GIIAS 2026 untuk Pengguna Kendaraan Listrik

6 Agu 2026
PLN memberikan bantuan unit PLTS sebagai sarana pembelajaran siswa.
Sains

PLN dan IT PLN Latih Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan Sejak Dini

5 Agu 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Gaya Hidup

Komunitas Motor Listrik Tempuh Tangerang-Lampung, SPKLU PLN Jadi Andalan

Ammar Fahri
31 Jul 2026
Bisnis

GIIAS 2026 Dibuka, PLN Jaga Pasokan Listrik Tetap Andal Sejak Hari Pertama

Aira Safeeya
31 Jul 2026
Bisnis

PLN Banten Raih Dua Platinum La Tofi 2026 Berkat Program Desa Berdaya

Aira Safeeya
30 Jul 2026
Bisnis

Banten Punya Surplus Listrik 3.725 MW, Siap Tarik Investasi Baru

Aira Safeeya
30 Jul 2026
Utilitas

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik untuk SPPG dan Koperasi Merah Putih

Aira Safeeya
29 Jul 2026
Gaya Hidup

Special Ticket Habis, Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka 28 Juli

Ammar Fahri
28 Jul 2026
Ilustrasi seseorang menabung sebagai cara membangun ketenangan dan dana darurat di masa depan.
Keuangan

Menabung: Sebuah Seni Menunda Kepanikan

Setiawan Chogah
27 Jul 2026
Teknologi

iPhone 16e vs iPhone 17e, Mana yang Lebih Layak Dibeli pada 2026?

Liora N. Shasmitha
27 Jul 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Uang Tumbuh di Tanah yang Tenang, Bukan di Rekening yang Penuh

Insight Keuangan
Lega Finansial

Apa Itu Lega Finansial? Mengapa Tujuan Mengelola Uang Bukan Sekadar Menjadi Kaya

Keuangan
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan pemasangan charger di rumah pelanggan untuk memudahkan pengisian kendaraan listrik di rumah melalui layanan Home Charging Services.

Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92 Ribu, Adopsi Mobil Listrik Kian Melaju

Teknologi Utilitas
PLN memberikan bantuan unit PLTS sebagai sarana pembelajaran siswa.

PLN dan IT PLN Latih Siswa SMA Kuasai Energi Terbarukan Sejak Dini

Sains

Komunitas Motor Listrik Tempuh Tangerang-Lampung, SPKLU PLN Jadi Andalan

Gaya Hidup

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik untuk SPPG dan Koperasi Merah Putih

Utilitas

Special Ticket Habis, Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka 28 Juli

Gaya Hidup
Ilustrasi seseorang menabung sebagai cara membangun ketenangan dan dana darurat di masa depan.

Menabung: Sebuah Seni Menunda Kepanikan

Keuangan
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com