• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Personal Finance
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • ShopNew
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Di Balik Jarak Emosional Anak di Sekolah
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Kemasan kopi Leupeh Lalay, sebagai produk unggulan K-Track yang merupakan produk lokal binaan PLN UID Banten

Dari Hutan Kopi, K-TRACK Membawa Mimpi Petani Gunung Karang

13 Jul 2026
Ilustrasi seorang kru kapal ketika menggunakan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) PLN untuk keperluan kapal selama bersandar di Dermaga Water Front, Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung.

Listrik Andal Perkuat Ketahanan Pangan dari Laut Indonesia

9 Jul 2026
Perempuan berhijab merefleksikan perjalanan hidup dan proses bertumbuh di usia tiga puluhan

Semua Akan Baik-baik Saja saat Kamu Berusia Tiga Puluhan

6 Jul 2026

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

3 Jul 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Insight

Di Balik Jarak Emosional Anak di Sekolah

Penulis: Nafilah Nurdin - Guru Madrasah
Publikasi: Rabu, 3 Juni 2026 - 23.46 WIB
Share
9 Menit
Guru MAN berdialog dengan peserta didik di ruang kelas, mencerminkan pendekatan pendidikan yang menekankan empati, komunikasi, dan kesehatan mental anak dalam proses belajar.
Seorang guru mendengarkan peserta didik dalam suasana diskusi yang hangat. Hubungan yang sehat antara guru dan siswa menjadi bagian penting dalam membangun motivasi belajar dan kesehatan emosional anak.

Dari luar, semuanya tampak berjalan sebagaimana mestinya. Namun di balik rutinitas yang tampak biasa itu, ada jarak emosional yang semakin terasa kuat. Tidak semua anak yang datang ke sekolah benar-benar mampu menjalani proses belajar dengan utuh. Ada yang berulang kali melanggar aturan sekolah, ada yang enggan mengerjakan tugas, ada pula yang tampak tidak lagi memiliki minat, bahkan untuk sekadar mencoba.

Lama-kelamaan, label mulai melekat.

Anak malas.

Anak bermasalah.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

Anak yang memang seperti itu perilakunya.

Perlahan, semua itu dianggap biasa.

Jika dilihat dari jarak dekat, yang sedang saya hadapi bukan sekadar persoalan disiplin atau motivasi belajar. Ada sesuatu yang telah menjadi pola kebiasaan yang perlahan dianggap biasa dan diwajarkan, yang bahkan tidak disadari oleh peserta didik yang bersangkutan.

Jangan Lewatkan:

Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan
9 Jun 2026
Gubernur Banten bersama jajaran pemerintah daerah meninjau pelayanan penerimaan siswa dan berdialog dengan masyarakat di area pelayanan pendidikan.
Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta
4 Jun 2026
Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Mathla'ul Anwar dalam Program Kemitraan bersama PLN Peduli di Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini merupakan wujud nyata program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Banten.
Di Balik Plafon Jebol, Mimpi Siswa Tetap Menyala
10 Jun 2026
Pemerintah Luncurkan Sekolah Garuda untuk Perkuat Pendidikan Unggul Nasional
10 Okt 2025

Tentu sekolah tidak tinggal diam. Berbagai pendekatan disiplin dan pembinaan terus dilakukan dengan melibatkan guru, wali kelas, guru BK, kepala sekolah, hingga orang tua. Namun hasilnya belum menyentuh akar persoalan.

Apa yang sebenarnya sedang terjadi?“

Pertanyaan tersebut terus berulang di kepala saya.

Baca Juga:  Semua Akan Baik-baik Saja saat Kamu Berusia Tiga Puluhan

Pada setiap kegiatan belajar mengajar, saya menyisihkan sekitar sepuluh hingga lima belas menit di akhir kelas untuk sesi tanya jawab. Saya tidak membatasi topiknya harus berkaitan dengan materi pelajaran. Anak-anak bebas bertanya atau bercerita tentang apa saja. Bagi saya, ruang kecil itu bukan sekadar penutup pembelajaran. Di sanalah saya mencoba membangun koneksi, mengenal mereka lebih dekat, mendengar apa yang sering kali tidak sempat terucap di tengah pelajaran.

Dari ruang obrolan itu, saya memahami bahwa ada sesuatu yang jauh lebih dalam daripada sekadar masalah belajar yang dihadapi peserta didik. Percayalah, pada momen-momen itu saya benar-benar bisa merasakan ketulusan dan kejujuran mengalir deras dari wajah-wajah belia itu. Saya tidak melihat mereka sebagai anak-anak yang saya ajar. Di mata saya, anak-anak ini adalah suara-suara yang layak dan berhak didengarkan. Bahwa pada ruang bicara itu, kami setara, sebagai manusia.

Suatu hari, saya tergelitik mengajukan pertanyaan sederhana kepada mereka.

Apa yang kalian harapkan dari orang tua kalian?”

Jawaban mereka membuat saya terdiam cukup lama.

Ada anak yang ingin dengar tanpa dihakimi. Ada anak yang berharap tidak terus menerus dibanding-bandingkan dengan saudara atau anak lain. Ada anak yang hanya ingin diajak berbicara tanpa dimarahi terlebih dahulu.

Persoalannya memang tidak sesederhana anak pemalas atau anak yang suka melanggar aturan sekolah.

Baca Juga:  Semua Akan Baik-baik Saja saat Kamu Berusia Tiga Puluhan

Dari obrolan-obrolan tersebut semakin menguatkan pemikiran bahwa banyak perilaku anak di sekolah sebenarnya menyimpan sesuatu yang tidak terlihat.

Saya teringat pada satu gagasan dari Philippa Perry dalam The Book You Wish Your Parents Had Read: “all behaviour is communication“, bahwa setiap perilaku, terutama yang terasa sulit dipahami sering kali merupakan bentuk komunikasi.

Saya lalu mencoba menggunakan sudut pandang dan pendekatan yang berbeda. Dan semuanya menjadi masuk akal. Anak yang terus melanggar aturan mungkin sedang mencoba menyampaikan sesuatu yang tidak mampu ia ucapkan. Anak yang enggan mengerjakan tugas barangkali bukan sedang menolak belajar, tetapi sedang memperlihatkan bahwa ada sesuatu dalam dirinya yang sedang tidak baik-baik saja.

Jika semua perilaku adalah komunikasi, mungkin pertanyaan yang perlu kita ajukan bukan lagi “Mengapa anak ini seperti ini?”, melainkan “Apa yang sedang berusaha ia sampaikan?”

Kredit Redaksi:
Penulis: Nafilah Nurdin
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
Kembali1234Lanjut
- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:kesehatan mental anakmotivasi belajarpendidikanperan gurupola asuh

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Penulis:Nafilah Nurdin
Guru Madrasah
Follow:
Ia hidup dengan keyakinan bahwa setiap kata memiliki bunyi dan suara. Karena itu, ia percaya bahwa segala yang tumbuh di kepalanya adalah kumpulan kata-kata yang layak untuk diceritakan.
Tulisan Sebelumnya 👈 Peserta antusias mengikuti pelatihan membatik inklusif yang digelar PLN UID Banten bersama Banten Inclusifa Preneur (BIP) Batik, Harapan, dan Ruang yang Terbuka untuk Semua
👉 Tulisan Selanjutnya Gubernur Banten bersama jajaran pemerintah daerah meninjau pelayanan penerimaan siswa dan berdialog dengan masyarakat di area pelayanan pendidikan. Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

Traktir Penulis ☕

🏆 Top Supporters

  • Setiawan Ribbon
    Rp 60.000,00
  • Subana Ribbon
    Rp 30.000,00
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Kemasan kopi Leupeh Lalay, sebagai produk unggulan K-Track yang merupakan produk lokal binaan PLN UID Banten
Gaya Hidup

Dari Hutan Kopi, K-TRACK Membawa Mimpi Petani Gunung Karang

13 Jul 2026
Ilustrasi seorang kru kapal ketika menggunakan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) PLN untuk keperluan kapal selama bersandar di Dermaga Water Front, Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung.
Utilitas

Listrik Andal Perkuat Ketahanan Pangan dari Laut Indonesia

9 Jul 2026
Perempuan berhijab merefleksikan perjalanan hidup dan proses bertumbuh di usia tiga puluhan
Insight

Semua Akan Baik-baik Saja saat Kamu Berusia Tiga Puluhan

6 Jul 2026
Utilitas

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

3 Jul 2026
Teknologi

Mengapa Pixelmator Pro Layak Masuk Workflow Desainer Modern

3 Jul 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com