Techfin Insight — PLN Group meraih dua Penghargaan Energi Subroto 2026 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan tersebut diberikan kepada PLN Indonesia Power (PLN IP) atas kinerja keselamatan ketenagalistrikan dan PLN Nusantara Power (PLN NP) atas keberhasilan transformasi digital. Capaian ini menjadi pengakuan terhadap upaya PLN Group dalam memperkuat operasional pembangkit yang andal dan berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan dalam ajang Energi Subroto 2026 di Jakarta pada Jumat (23/10/2026). Dalam kategori Keunggulan Operasional, PLN IP meraih penghargaan subkategori Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan Terbaik melalui pengelolaan PLTP Kamojang-Darajat. Sementara itu, PLN NP memperoleh penghargaan kategori Inovasi dan Nilai Tambah untuk subkategori Transformasi Digital Terbaik.
Dua Penghargaan Energi Subroto 2026 untuk PLN Group
Wakil Menteri ESDM Yuliot menyampaikan bahwa Penghargaan Energi Subroto bukan sekadar agenda apresiasi tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap dedikasi Prof. Subroto dalam meletakkan dasar pembangunan sektor energi dan pertambangan nasional.
Ia menekankan bahwa pengelolaan sumber daya energi perlu memperhatikan tanggung jawab terhadap kedaulatan negara dan kesejahteraan masyarakat, bukan hanya mengejar nilai ekonomi dan capaian produksi.
“Sebuah penghargaan mungkin hanya diterima dalam beberapa menit di atas panggung, tetapi kerja keras di baliknya berlangsung bertahun-tahun. Itulah yang sesungguhnya kita rayakan malam ini,” kata Yuliot.
Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan upaya PLN Group dalam menjawab tantangan sektor ketenagalistrikan yang semakin kompleks. Menurutnya, penguatan keselamatan dan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas layanan listrik bagi masyarakat.
“Bagi PLN Group, keberhasilan transformasi tidak hanya diukur dari peningkatan kinerja operasional, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Kami terus berupaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan merata, menjawab tantangan sektor ketenagalistrikan melalui penguatan keselamatan dan inovasi teknologi, serta mendukung Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi dan pemerataan pembangunan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi PLN bagi Indonesia,” ujar Suroso.
PLN Indonesia Power Perkuat Keselamatan Pembangkit
Pada aspek keselamatan ketenagalistrikan, PLN Indonesia Power memperoleh penghargaan melalui pengelolaan PLTP Kamojang-Darajat. Pengakuan ini menegaskan pentingnya penerapan standar keselamatan dalam menjaga keamanan pekerja dan aset pembangkit, sekaligus mendukung keberlangsungan operasional pembangkit listrik tenaga panas bumi.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyebut penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan di setiap lini operasional. Kami memastikan penerapan standar keselamatan, kepatuhan terhadap prosedur, dan pengelolaan risiko dilakukan secara konsisten agar kegiatan pembangkitan berlangsung aman dan andal. Komitmen ini tidak hanya untuk menjaga keandalan aset pembangkit, tetapi juga melindungi pekerja, mitra kerja, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujar Bernadus.
Penerapan standar keselamatan dan pengelolaan risiko menjadi bagian dari upaya menjaga operasional pembangkit tetap berjalan sesuai prosedur. Aspek tersebut juga mencakup perlindungan bagi pekerja, mitra kerja, serta masyarakat di sekitar fasilitas pembangkit.
PLN Nusantara Power Raih Penghargaan Transformasi Digital
Penghargaan kedua diraih PLN Nusantara Power dalam kategori Transformasi Digital Terbaik. Capaian ini mencerminkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas proses bisnis dan kinerja pembangkit.
Salah satu implementasi digital yang dikembangkan PLN NP adalah Intelligent Centre of Optimization for Reliability & Efficiency (iCORE). Sistem ini memanfaatkan Internet of Things (IoT), integrasi data, dan analitik untuk mendukung peningkatan keandalan serta efisiensi pembangkit.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menjelaskan bahwa teknologi digital membantu perusahaan mengoptimalkan pemantauan operasional dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat.
“Transformasi digital harus menghasilkan manfaat nyata bagi operasional perusahaan dan keberlanjutan pasokan listrik. Melalui integrasi data dan pemanfaatan analitik, kami terus mendorong proses pemantauan yang lebih optimal, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat keandalan pembangkit. Ke depan, kami akan terus mengembangkan inovasi digital agar PLN NP semakin adaptif dalam menjawab kebutuhan sistem ketenagalistrikan,” ujar Ruly.
Pemanfaatan teknologi seperti iCORE menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan informasi operasional untuk membantu perusahaan memantau kondisi pembangkit. Dengan dukungan data dan analitik, proses pengawasan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih terukur.
Keselamatan dan Digitalisasi Dukung Keandalan Listrik
Dua penghargaan yang diraih PLN Group memperlihatkan dua aspek penting dalam pengelolaan pembangkit listrik, yakni keselamatan operasional dan pemanfaatan teknologi digital.
Keselamatan menjadi fondasi untuk melindungi pekerja, mitra, masyarakat, serta aset pembangkit. Sementara itu, digitalisasi membantu meningkatkan efektivitas pemantauan dan efisiensi operasional.
Keduanya saling melengkapi dalam mendukung keberlangsungan pembangkitan dan menjaga keandalan pasokan listrik nasional. Melalui penguatan budaya keselamatan dan pengembangan inovasi digital, PLN Group terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan pembangkit sekaligus mendukung agenda pemerintah di sektor energi.
Penghargaan Energi Subroto 2026 pun menjadi dorongan bagi PLN Group untuk melanjutkan penguatan operasional, inovasi teknologi, dan penerapan standar keselamatan dalam menyediakan layanan kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




