Techfin Insight — Jawara Banten Run 5K 2026 menarik antusiasme ribuan peserta yang memadati halaman Kantor Bupati Serang dan DPRD Kabupaten Serang, Minggu (1/11/2026). Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, ajang lari ini mencatat jumlah peserta terbanyak dibandingkan dua edisi sebelumnya, sekaligus memperkuat posisinya sebagai ruang olahraga bersama bagi masyarakat Banten.
Para peserta mulai berdatangan sejak pukul 04.30 WIB. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas lari, hingga masyarakat umum. Sebelum berlari, peserta memanfaatkan waktu untuk melakukan pemanasan dan mengabadikan momen di sekitar area start dan finish.
Race dimulai pukul 06.00 WIB dan dibuka oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, didampingi Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia serta perwakilan Pemerintah Provinsi Banten.
Jawara Banten Run 5K 2026 Catat Peserta Terbanyak
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Sejumlah peserta bahkan rela berangkat dari luar Kabupaten Serang demi mengikuti kegiatan lari sejauh lima kilometer tersebut.
Nabil (23), pekerja di Kota Cilegon, mengaku bersemangat mengikuti Jawara Banten Run 5K 2026. Ia bersama rombongannya berangkat dari Cilegon sekitar pukul 04.00 WIB dan tiba di lokasi sebelum pukul 05.00 WIB.
“Kita excited banget, kita sampe sini tadi jam 04.50, kita dari Cilegon berangkat jam 04.00 WIB,” ujarnya.
Nabil berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan jumlah peserta yang semakin meningkat.
“Semoga tahun depan bisa diadain lagi, dan lebih ramai,” kata Nabil.
Ketua Panitia Jawara Banten Run 5K 2026 sekaligus Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata (Ekbispar) Banten, Susi Kurniawati, mengatakan penyelenggaraan tahun ini berlangsung lancar. Ia juga menyebut jumlah peserta meningkat dibandingkan dua pelaksanaan sebelumnya.
Pada tahap awal persiapan, panitia memperkirakan jumlah peserta berkisar 1.500 orang. Namun, respons masyarakat selama periode pendaftaran, termasuk masa early bird, melampaui perkiraan tersebut hingga jumlah peserta pada penutupan pendaftaran melebihi target awal.
Peningkatan partisipasi ini menjadi catatan penting bagi panitia dalam mengembangkan kegiatan olahraga lari di Banten. Selain menjadi ajang berolahraga, kegiatan tersebut juga mempertemukan pelari pemula, komunitas, dan masyarakat yang ingin menikmati aktivitas fisik bersama.
Bupati Serang Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menilai Jawara Banten Run 5K 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan olahraga.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi aktivitas lari, tetapi juga sarana mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat.
“Hari ini tentu bukan kegiatan atau aktivitas lari seperti biasa, tetapi bagaimana kita juga dapat membangun kesadaran bahwa kesehatan dan olahraga merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua,” ujar Zakiyah.
Ia berharap Jawara Banten Run dapat berkembang bukan hanya sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari wisata olahraga yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.
“Oleh karena itu, semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua, agar kita semakin sehat, semakin bugar, dan tentu dalam rangka membangun daerah, kita membutuhkan masyarakat yang sehat. Terima kasih,” ucap Zakiyah.
Pesan tersebut sejalan dengan konsep fun run yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menikmati lintasan sesuai kemampuan masing-masing. Pelari berpengalaman dapat menjadikannya sebagai kesempatan menguji kebugaran, sedangkan peserta pemula bisa memanfaatkannya untuk mulai membangun kebiasaan berolahraga.
Peserta Didominasi Pelari dari Berbagai Daerah di Banten
Susi menjelaskan bahwa peserta Jawara Banten Run 5K 2026 didominasi pelari dari berbagai wilayah di Provinsi Banten, antara lain Kota Serang, Kabupaten Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Lebak. Peserta dari luar daerah juga turut berpartisipasi, meskipun jumlahnya tidak sebanyak peserta lokal.
Keberagaman asal peserta memperlihatkan potensi kegiatan lari sebagai ruang pertemuan masyarakat lintas wilayah. Mereka datang dengan motivasi berbeda, mulai dari menjaga kebugaran, mencoba pengalaman berlari dalam sebuah acara, hingga menikmati suasana bersama komunitas.
Dengan format fun run, Jawara Banten Run memberikan ruang bagi peserta untuk mengikuti kegiatan tanpa harus berfokus pada pencapaian waktu tercepat. Pengalaman berolahraga bersama menjadi bagian penting dari daya tarik acara tersebut.
Bagi penyelenggara, meningkatnya jumlah peserta juga menjadi dorongan untuk terus mengembangkan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang.
Susi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Jawara Banten Run 5K 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat kembali mempertemukan masyarakat dan komunitas lari pada edisi berikutnya.
“Alhamdulillah event ini berjalan sukses, sampai jumpa lagi di momen Jawara Banten Run 5K Tahun 2027,” tutup Susi.
Dengan jumlah peserta yang melampaui perkiraan awal, Jawara Banten Run 5K 2026 menjadi salah satu momentum penguatan budaya olahraga bersama di Banten. Harapan agar acara ini kembali digelar pada 2027 menunjukkan besarnya antusiasme peserta terhadap kegiatan yang memadukan kebugaran, komunitas, dan pengalaman berolahraga dalam suasana santai.
Penulis: Ammar Fahri
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




