Website Masih Pakai PHP Lama? Ini Kata Founder dezain.in

Liora N. Shasmitha
Liora N. Shasmitha
Liora N. Shasmitha
Digital Innovation Writer
Aku tertarik pada teknologi yang membentuk masa depan. Menulis tentang AI, gadget, dan inovasi yang mengubah cara kita hidup dan berinteraksi setiap hari.
4 Menit

Ubah bahasa:

|

Traktir Penulis

Techfin Insight — Website yang masih bisa diakses belum tentu memiliki sistem yang terpelihara dengan baik. Di balik tampilan yang terlihat normal, terdapat komponen teknis seperti versi PHP, sistem manajemen konten, plugin, dan konfigurasi server yang turut menentukan keamanan serta keberlangsungan operasional situs.

Isu ini kembali menjadi perhatian setelah munculnya PHP2Shell, sebutan untuk dua kerentanan kritis pada PHP yang dapat memungkinkan penyerang menjalankan kode dari jarak jauh dalam kondisi tertentu. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa keamanan website tidak hanya berkaitan dengan aplikasi yang terlihat oleh pengunjung, tetapi juga dengan teknologi yang menjalankannya.

Setiawan Chogah, founder dezain.in yang menyediakan jasa pembuatan website, menilai pemilik situs perlu lebih memperhatikan kondisi teknis website mereka. Menurutnya, perhatian terhadap website sebaiknya tidak berhenti ketika proses pembuatan selesai.

“Sering kali, perhatian kita terhadap website lebih besar saat proses pembuatannya dibandingkan setelah website tersebut selesai dan mulai digunakan. Padahal, teknologi terus berkembang dan kebutuhan pemeliharaan tetap ada,” ujar Setiawan.

Ia menilai pemilik website tidak harus memahami seluruh aspek teknis. Namun, mereka perlu mengetahui kondisi situsnya dan memastikan ada pihak yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan.

PHP Lama Tidak Perlu Disikapi dengan Panik

PHP merupakan teknologi yang digunakan untuk menjalankan berbagai website dan aplikasi web, termasuk WordPress. Setiap versi PHP memiliki siklus dukungan yang berbeda. Ketika suatu versi tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan dari pengembangnya, pemilik website perlu memastikan apakah masih ada perlindungan tambahan yang disediakan oleh penyedia hosting.

Setiawan menekankan bahwa mengetahui website masih menggunakan PHP versi lama seharusnya menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan, bukan langsung mengambil kesimpulan bahwa situs tersebut telah disusupi.

“Menurut saya, pemilik website tidak harus langsung panik ketika mengetahui situsnya masih menggunakan PHP versi lama. Yang lebih penting adalah memahami kondisi website yang dikelola, termasuk apakah versi PHP tersebut masih mendapatkan dukungan keamanan dan apakah penyedia hosting sudah menerapkan pembaruan yang diperlukan,” katanya.

Pendekatan tersebut penting karena nomor versi PHP bukan satu-satunya faktor yang menentukan kondisi keamanan server. Penyedia hosting tertentu dapat menerapkan patch keamanan pada build PHP yang mereka kelola, termasuk untuk versi lama yang masih disediakan dalam layanan mereka.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

Meski demikian, perlindungan terhadap satu kerentanan tidak serta-merta membuat sebuah website terbebas dari seluruh risiko. Pemilik situs tetap perlu mempertimbangkan pembaruan ke versi yang masih didukung, selama aplikasi dan komponen yang digunakan kompatibel.

cPanel Bukan Masalah Utama

Dalam pengelolaan website, sebagian pengguna menggunakan cPanel untuk mengatur layanan hosting. Panel tersebut menyediakan antarmuka untuk mengelola berbagai aspek hosting, termasuk pengaturan PHP pada layanan yang mendukungnya.

Penggunaan cPanel sendiri tidak otomatis membuat website menjadi rentan. Hal yang lebih penting adalah versi PHP yang dijalankan, status pembaruan keamanannya, konfigurasi server, serta kondisi aplikasi yang digunakan.

Website yang dikelola melalui cPanel dapat tetap terpelihara dengan baik apabila menggunakan komponen yang didukung dan memperoleh pembaruan yang diperlukan. Sebaliknya, website pada layanan hosting modern pun tetap dapat menghadapi risiko apabila aplikasi, plugin, atau sistem pengelolaannya tidak diperbarui.

Karena itu, pemilik website sebaiknya tidak menilai keamanan hanya berdasarkan nama penyedia hosting atau panel yang digunakan. Memahami status pembaruan dan pembagian tanggung jawab pengelolaan jauh lebih membantu dalam menentukan langkah berikutnya.

Tanggung Jawab Tidak Berakhir Setelah Website Diluncurkan

Melalui dezain.in, Setiawan menyediakan dua pilihan layanan, yaitu jasa pembuatan website saja dan paket all-in. Kedua pilihan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan klien dengan preferensi pengelolaan yang berbeda.

Pada layanan pembuatan website saja, klien dapat mengatur kebutuhan hosting secara terpisah sesuai kesepakatan. Sementara itu, paket all-in ditujukan bagi klien yang menginginkan kebutuhan website dan layanan pendukungnya ditangani secara lebih terintegrasi.

Menurut Setiawan, pemilik website perlu memahami pembagian tanggung jawab sejak awal, terutama terkait pengelolaan hosting, pembaruan aplikasi, pencadangan data, dan pemeliharaan setelah situs selesai dibuat.

Pemahaman tersebut membantu klien mengetahui siapa yang perlu dihubungi ketika muncul masalah teknis. Mereka juga dapat memastikan bahwa pekerjaan pemeliharaan tidak terabaikan hanya karena website masih dapat diakses seperti biasa.

Website yang berfungsi normal memang merupakan hal penting. Namun, kondisi tersebut tidak selalu menunjukkan bahwa seluruh komponennya telah memperoleh pembaruan keamanan yang diperlukan.

Kapan Website Perlu Diperbarui atau Dimigrasikan?

Keputusan untuk memperbarui PHP atau memindahkan website ke layanan hosting lain sebaiknya didasarkan pada pemeriksaan teknis. Pemilik website perlu mengetahui versi PHP yang digunakan, status dukungannya, ketersediaan patch keamanan, serta kompatibilitas tema, plugin, dan aplikasi yang berjalan.

Jika penyedia hosting masih memberikan dukungan keamanan yang memadai, pembaruan atau penyesuaian konfigurasi mungkin sudah cukup. Namun, apabila lingkungan yang digunakan tidak lagi memperoleh perbaikan keamanan yang diperlukan, atau penyedia tidak dapat memenuhi kebutuhan teknis situs, migrasi dapat menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan.

Proses pembaruan maupun migrasi juga memerlukan persiapan. Pencadangan data, pengujian kompatibilitas, dan pemeriksaan fungsi website sebelum serta sesudah perubahan dapat membantu mengurangi risiko gangguan operasional.

Bagi pemilik website yang tidak memiliki tim teknis internal, bantuan profesional dapat dipertimbangkan untuk memeriksa kondisi situs dan menentukan langkah yang sesuai. Dengan demikian, keputusan diambil berdasarkan kebutuhan aktual, bukan semata-mata karena kekhawatiran terhadap ancaman baru.

Memahami Kondisi Website adalah Langkah Awal

Kerentanan PHP2Shell memperlihatkan bahwa komponen di balik website merupakan bagian penting dalam keamanan digital. Pembaruan yang dilakukan penyedia hosting dapat membantu melindungi server, tetapi tidak menggantikan kebutuhan untuk memelihara aplikasi, mengelola akses, dan memastikan pencadangan berjalan dengan baik.

Bagi pemilik website, langkah awal yang dapat dilakukan adalah memastikan versi PHP yang digunakan, menanyakan status pembaruan keamanan kepada penyedia hosting, serta memeriksa apakah aplikasi dan komponennya masih mendapatkan dukungan.

Setiawan menilai pemilik website tidak perlu menjadi ahli teknis untuk mulai melakukan hal tersebut. Memahami kondisi situs dan mengetahui pihak yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaannya sudah menjadi langkah penting.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah website tidak hanya ditentukan oleh tampilan dan fungsinya saat pertama kali diluncurkan. Keberlanjutan layanan juga bergantung pada bagaimana website dirawat seiring perubahan teknologi dan kebutuhan penggunanya.

Kredit Redaksi:
Penulis: Liora Navindra Shasmitha
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
- Advertisement -
Ad imageAd image
Share tulisan ini, yuk!

Tentang Penulis

Liora N. Shasmitha
Digital Innovation Writer
Follow:
Aku tertarik pada teknologi yang membentuk masa depan. Menulis tentang AI, gadget, dan inovasi yang mengubah cara kita hidup dan berinteraksi setiap hari.

Traktir Penulis

Setiap tulisan di Techfin Insight lahir dari waktu, riset, dan secangkir kopi. Kalau kamu merasa tulisan-tulisan kami bermanfaat, kamu bisa mentraktir penulis sebagai bentuk apresiasi agar kami terus menghadirkan konten yang jernih, independen, dan berkualitas.