• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: 20 Tahun Google Earth: Teknologi yang Mengubah Cara Kita Melihat Bumi
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Insight

20 Tahun Google Earth: Teknologi yang Mengubah Cara Kita Melihat Bumi

Elira V. Kirana
Oleh:
Elira V. Kirana
Elira V. Kirana
Author:Elira V. Kirana
Science Explorer
Aku senang membuat sains terasa dekat dan menyenangkan. Lewat tulisan, aku ingin mengajakmu melihat bahwa ilmu pengetahuan itu seru dan relevan.
Follow:
- Science Explorer
Publikasi: Sabtu, 28 Juni 2025 - 23.49 WIB
Share
Google Earth
Google Earth telah digunakan lebih dari 2 miliar kali hanya dalam satu tahun terakhir.
Navigasi Konten
  • Dari Badai Katrina hingga Terumbu Karang
  • Bumi dari Layang-Layang dan Momen yang Membumi
  • Saroo dan Peta yang Mengantar Pulang
  • Timelapse, Tur Virtual, dan Wallpaper dari Angkasa
  • Dari Hiburan ke Industri Profesional
  • 2025: Ketika Google Earth Jadi Mesin Waktu
  • Refleksi: Teknologi yang Membumi

Techfin Insight – Pada tahun 2005, dunia melihat untuk pertama kalinya kekuatan baru dalam memahami planet ini—Google Earth.

Bukan sekadar peta digital, melainkan jendela virtual ke dunia nyata, menyatukan citra satelit, fotografi udara, Street View, dan visualisasi 3D dalam satu platform yang bisa diakses siapa saja.

Hari ini, dua dekade kemudian, Google Earth telah digunakan lebih dari 2 miliar kali hanya dalam satu tahun terakhir.

Bukan hanya untuk melihat rumah sendiri dari atas, tapi juga untuk merancang kota yang lebih tangguh, meneliti perubahan iklim, hingga menyatukan kembali keluarga yang terpisah selama puluhan tahun.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dari Badai Katrina hingga Terumbu Karang

Cerita monumental Google Earth dimulai hanya dua bulan setelah peluncurannya. Saat Badai Katrina melanda Amerika Serikat, tim Google bekerja sama dengan NOAA untuk menyediakan citra satelit terkini bagi petugas lapangan.

Teknologi ini langsung jadi alat bantu nyata dalam situasi darurat.

Antarmuka Google Earth tahun 2005.

Tiga tahun kemudian, ilmuwan Chris Simpson menemukan formasi unik di lepas pantai Australia yang kemudian diidentifikasi sebagai terumbu karang tepi—ekosistem langka yang kini jadi objek riset global.

Jangan Lewatkan:

CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.
Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik
16 Apr 2026
Gemini Disorot, Google Tambah Fitur Darurat Kesehatan Mental
13 Apr 2026
malware-ai-game-android-gratis
Waspada! Malware AI Menyusup Lewat Game Android Gratis
27 Jan 2026
Apple menggandeng Google untuk menghadirkan Siri generasi baru berbasis AI Gemini, menandai perubahan strategi besar Apple di era kecerdasan buatan.
Apple Gandeng Google: Era Baru Siri Berbasis Gemini
13 Jan 2026

Tanpa Google Earth, penemuan ini mungkin tidak pernah terjadi.

Bumi dari Layang-Layang dan Momen yang Membumi

Pada 2012, Google Earth mengambil langkah unik: mereka bekerja sama dengan komunitas lokal untuk mengambil gambar udara menggunakan balon helium dan kamera digital murah.

Citra kota Oakland yang dihasilkan menjadi simbol bahwa siapa pun kini bisa ikut membangun peta dunia.

Teknologi tidak lagi eksklusif. Ia jadi kolektif.

Citra dari tahun 2012 yang diambil dari layang-layang dan balon udara.

Saroo dan Peta yang Mengantar Pulang

Salah satu kisah paling menyentuh datang dari film “Lion” (2016), yang mengisahkan Saroo Brierley, pria yang terpisah dari keluarganya di India sejak usia lima tahun.

Ia akhirnya berhasil menemukan kampung halamannya berkat Google Earth, setelah menelusuri jejak memori visual di peta.

Cerita ini memperlihatkan bahwa teknologi bukan hanya alat, tapi juga jembatan emosional antar manusia.

Timelapse, Tur Virtual, dan Wallpaper dari Angkasa

Seiring waktu, Google Earth tak hanya jadi alat bantu ilmiah dan kemanusiaan, tapi juga media eksplorasi visual.

Tahun 2014, mereka meluncurkan Earth View, kumpulan gambar Bumi dari luar angkasa yang bisa dijadikan wallpaper atau screensaver—sebuah cara baru untuk membawa keindahan alam ke layar digital.

Lalu pada 2017, mereka meluncurkan Google Earth Timelapse, menyajikan 24 juta citra yang membentuk narasi perubahan Bumi selama 35 tahun.

Kita bisa melihat gurun meluas, gletser mencair, hutan menyusut—semua dalam pengalaman 4D yang interaktif.

Dari Hiburan ke Industri Profesional

Google Earth bukan lagi hanya alat eksplorasi pribadi. Pada 2019, Google menambahkan tools visualisasi baru yang memungkinkan pengguna membuat tur virtual 3D, menambahkan bentuk, teks, hingga video.

Ini mengubah cara arsitek, peneliti sejarah, dan pengembang kota berinteraksi dengan data geospasial.

Jangan Lewatkan:

Pembaruan ChatGPT Android menghadirkan mode Berpikir baru dengan pilihan waktu pemrosesan AI, khusus pengguna ChatGPT Plus.
ChatGPT Kini Bisa Terhubung ke Aplikasi, Begini Cara Kerjanya
4 Jan 2026
Prediksi Aplikasi Mobile 2026: Dari Digunakan Menjadi Bekerja untuk Kita
4 Jan 2026
Pembaruan ChatGPT Android menghadirkan mode Berpikir baru dengan pilihan waktu pemrosesan AI, khusus pengguna ChatGPT Plus.
ChatGPT Android Kini Punya Mode Berpikir Lebih Fleksibel
31 Des 2025
AI di 2025: Teknologi yang Diam-diam Mengubah Kebiasaan Kita
31 Des 2025

Puncaknya, pada 2023, platform ini dirombak besar-besaran dengan fitur untuk evaluasi desain bangunan dan potensi pemasangan panel surya.

Sekarang, hanya dengan menjelajah lokasi secara virtual, profesional bisa menilai kelayakan proyek tanpa harus datang ke lokasi fisik.

2025: Ketika Google Earth Jadi Mesin Waktu

Tahun ini, Google Earth memperkenalkan fitur citra historis Street View. Kini pengguna bisa menelusuri satu titik lokasi, lalu melihat bagaimana kondisinya dari waktu ke waktu—misalnya perkembangan sebuah kota kecil menjadi metropolitan, atau jalanan sepi yang kini padat pertokoan.

Tren ini viral di media sosial lewat tagar #somewhereonGoogleMaps, di mana pengguna berbagi tangkapan layar lokasi-lokasi penuh kenangan dari masa lalu.

Bagi para profesional, ini juga berarti akses ke dataset baru seperti suhu daratan, kanopi pohon kota, dan lainnya. Sebuah langkah besar menuju perencanaan kota dan riset lingkungan yang lebih presisi.

Refleksi: Teknologi yang Membumi

20 tahun Google Earth bukan sekadar kisah inovasi. Ini adalah cermin bahwa teknologi bisa membumi, menyentuh kehidupan nyata, menjadi alat bantu ilmiah, sosial, bahkan spiritual.

Mulai dari gua tempat ditemukannya fosil manusia purba, hingga ke balik layar layar laptop kita hari ini—Google Earth telah jadi teman perjalanan, baik bagi petualang maupun perencana masa depan.

Dan mungkin, yang lebih penting lagi, ia mengingatkan kita bahwa Bumi ini luas, kompleks, dan terus berubah—dan kita punya tanggung jawab untuk mengenalnya lebih dekat, menjaganya lebih bijak.

- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:AIData GeospasialDigital ExplorationGoogle EarthRemote SensingTeknologi Lingkungan

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Elira V. Kirana
Author:Elira V. Kirana
Science Explorer
Follow:
Aku senang membuat sains terasa dekat dan menyenangkan. Lewat tulisan, aku ingin mengajakmu melihat bahwa ilmu pengetahuan itu seru dan relevan.
Tulisan Sebelumnya 👈 IPK bisa jadi tiket masuk, tapi soft skill adalah yang membuatmu bertahan dan berkembang dalam karier. Bukan Hanya IPK: Kenapa Soft Skill Menentukan Kariermu?
👉 Tulisan Selanjutnya Profesi Masa Depan yang Hadir Karena Perubahan Zaman
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026
Bisnis

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026
Bisnis

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026
Kultur

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026
Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

25 Apr 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Persona

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Ammar Fahri
21 Apr 2026
Utilitas

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Aira Safeeya
21 Apr 2026
Bisnis

Clean Energy Day PLN Banten: Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Aira Safeeya
19 Apr 2026
Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Aira Safeeya
17 Apr 2026
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.
Insight

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Keira Zareen
16 Apr 2026
Teknologi

Samsung Akhirnya Bisa Kirim File ke iPhone, Tanpa Aplikasi Tambahan

Liora N. Shasmitha
16 Apr 2026
Ilustrasi masyarakat tetap produktif ketika menjalani Work From Home berkat keandalan dan layanan listrik yang mudah diakses melalui PLN Mobile.
Utilitas

WFH Makin Berat? PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50%

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Utilitas

Bayar Listrik Lebih Awal, PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan PLN Mobile

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

Insight

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

Kultur

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Persona

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Utilitas
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Insight
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Teknologi
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com