• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Personal Finance
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • ShopNew
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Menjaga Kemanusiaan di Tengah Kendali Algoritma
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

ArtCraft, sebuah proyek open-source yang mengembangkan aplikasi alternatif untuk sejumlah perangkat lunak kreatif populer.

Tak Mau Bayar Langganan Adobe? Kenalan dengan ArtCraft

14 Okt 2026
Raline Shah mundur dari jabatan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital pada Oktober 2026

Raline Shah Mundur dari Komdigi: Berani Mengakui Batas Diri

14 Okt 2026
Paspor Indonesia dalam rencana perubahan kebijakan paspor nasional 2027

Paspor Indonesia 2027: Nomor Seumur Hidup, Apa yang Berubah?

14 Okt 2026

Jepang Punya Ambulans Robot Humanoid, Lengkap dengan Teknisi dan Robot Pengganti

14 Okt 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Insight

Menjaga Kemanusiaan di Tengah Kendali Algoritma

T.H. Hari Sucahyo
Terbit: 14 Oktober 2026 - 22.18 WIB
Share
5 Menit
Ilustrasi editorial tentang manusia dan pengaruh algoritma media sosial di era digital
Menjaga kemanusiaan di era digital berarti memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan empati, perhatian, dan hubungan antarmanusia.
Navigasi Konten
  • Ketika Dunia Semakin Terhubung
  • Ketika Ponsel Mengambil Alih Perhatian
  • Media Sosial dan Cara Manusia Memandang Diri Sendiri
  • Literasi Digital dan Pentingnya Berpikir Kritis
  • Menjaga Kemanusiaan di Tengah Kemajuan Teknologi

Techfin Insight — Kemunculan ponsel pintar pada periode 2010–2013 menjadi salah satu perubahan besar dalam kehidupan manusia modern. Pada masa itu, ponsel pintar bukan sekadar alat komunikasi, melainkan simbol kemajuan teknologi yang menawarkan banyak kemudahan. Dengan perangkat kecil yang dapat dibawa ke mana saja, manusia bisa mencari informasi, mengambil gambar, menonton video, membaca berita, hingga berkomunikasi dengan orang yang berada jauh darinya.

Berbagai hal yang sebelumnya membutuhkan waktu dan tenaga kini dapat dilakukan hanya dengan beberapa sentuhan jari. Tidak mengherankan jika ponsel pintar dengan cepat menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Pada awal kemunculannya, ponsel pintar terasa seperti sebuah keajaiban. Banyak orang merasa kagum karena benda kecil tersebut mampu melakukan begitu banyak hal.

Ketika seseorang memiliki ponsel pintar terbaru, ada kebanggaan tersendiri yang muncul. Mereka ingin menunjukkannya kepada teman, keluarga, dan orang-orang di sekitarnya. Teman-temannya pun tertarik untuk memiliki perangkat serupa. Perlahan, ponsel pintar berkembang dari sekadar alat komunikasi menjadi bagian dari gaya hidup. Kepemilikannya seolah menunjukkan bahwa seseorang tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

Pada saat itu, hanya sedikit orang yang membayangkan bahwa teknologi yang begitu menjanjikan kemudahan suatu hari dapat menimbulkan persoalan yang cukup serius. Perubahan semakin terasa ketika media sosial berkembang pesat. Facebook, YouTube, WhatsApp, dan Twitter menjadi bagian dari kehidupan jutaan orang di berbagai belahan dunia.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

Ketika Dunia Semakin Terhubung

Melalui platform tersebut, seseorang dapat membagikan pengalaman, menyampaikan pendapat, menemukan teman baru, dan mengikuti perkembangan informasi dalam waktu singkat. Jarak yang dahulu menjadi penghalang komunikasi perlahan kehilangan maknanya. Seseorang yang tinggal di Indonesia dapat berbicara dengan temannya di Eropa, mengikuti kehidupan orang-orang di Amerika, atau mengetahui peristiwa yang terjadi di negara lain tanpa harus meninggalkan rumah.

Dunia terasa semakin dekat, seolah-olah semua orang berada dalam satu ruang yang sama. Pada 2019, besarnya pengaruh media sosial sudah terlihat jelas. Facebook memiliki sekitar 2,4 miliar pengguna, sementara YouTube dan WhatsApp juga telah menjangkau lebih dari satu miliar pengguna masing-masing. Angka tersebut menunjukkan betapa cepatnya manusia menerima teknologi yang memungkinkan mereka terhubung satu sama lain.

Internet bukan lagi sesuatu yang hanya digunakan oleh kelompok tertentu, melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat luas. Ponsel pintar dan media sosial membentuk kebiasaan baru, mulai dari cara orang berkomunikasi hingga cara mereka memperoleh informasi dan memahami dunia. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada pertanyaan penting yang sering kali luput dari perhatian: apakah semakin terhubung berarti manusia semakin dekat?

Jangan Lewatkan:

Joki baca buku dan fenomena membaca sebagai citra diri di media sosial
Joki Baca Buku Rp1,6 Juta: Ketika Membaca Menjadi Citra Diri
14 Okt 2026
Panduan strategis membangun konten dengan audience global tanpa kehilangan identitas sebagai content creator lokal.
Cara Membangun Konten Global bagi Content Creator
3 Feb 2026
Setiawan Chogah memotivasi siswa SMK Nur El Falah Serang menulis komitmen diri dalam sesi pengembangan diri.
Berhenti Jadi Penonton, Anak SMK Diajak Berani Main di Hidupnya Sendiri
3 Feb 2026
Saat efisiensi menjadi kebajikan tertinggi, tantangan terbesar adalah menjaga sisi manusiawi agar tidak sekadar menjadi titik koordinat dalam peta algoritma.
Di Balik Layar Kemudahan: Teknologi, Waktu, dan Seni Menjadi Manusia
3 Sep 2026

Menurut saya, perkembangan teknologi digital pada dasarnya bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Ponsel pintar dan media sosial telah memberikan banyak manfaat yang nyata. Pelajar dapat mengakses bahan pembelajaran dengan lebih mudah, pekerja bisa menyelesaikan tugas dari berbagai tempat, dan pelaku usaha kecil dapat memasarkan produknya tanpa harus memiliki toko besar.

Teknologi juga membantu masyarakat memperoleh informasi ketika terjadi keadaan darurat dan memudahkan keluarga yang terpisah jarak untuk tetap saling berkomunikasi. Dalam banyak hal, teknologi telah membuka kesempatan yang sebelumnya sulit dijangkau. Masalahnya bukan terletak pada keberadaan teknologi itu sendiri, melainkan pada bagaimana manusia menggunakannya dan sejauh mana mereka memahami pengaruhnya terhadap kehidupan.

Ketika Ponsel Mengambil Alih Perhatian

Persoalan mulai muncul ketika penggunaan ponsel pintar tidak lagi sekadar menjadi alat untuk memenuhi kebutuhan, tetapi berubah menjadi kebiasaan yang sulit dikendalikan. Banyak orang kini secara refleks mengambil ponsel ketika bangun tidur, memeriksa notifikasi saat sedang makan, atau membuka media sosial di tengah percakapan dengan orang lain. Bahkan, ada orang yang merasa gelisah ketika tidak memegang ponselnya selama beberapa waktu.

Kebiasaan seperti ini terlihat sederhana, tetapi jika terus berlangsung, dapat mengubah cara seseorang menghabiskan waktu dan memberikan perhatian kepada lingkungan sekitarnya. Tanpa disadari, waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat, belajar, bekerja, atau berbincang dengan keluarga justru habis untuk melihat layar.

Situasi ini menjadi semakin penting untuk diperhatikan ketika membahas Generasi Z, yaitu generasi yang tumbuh ketika internet, ponsel pintar, dan media sosial semakin mudah diakses. Bagi banyak anggota generasi ini, dunia digital bukanlah sesuatu yang baru, melainkan bagian dari kehidupan yang sudah mereka kenal sejak usia muda.

Mereka terbiasa mencari informasi melalui internet, berkomunikasi melalui aplikasi pesan, dan membangun hubungan sosial melalui berbagai platform digital. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi tentu menjadi kelebihan. Namun, kedekatan dengan dunia digital juga dapat menghadirkan tantangan, terutama ketika batas antara kehidupan nyata dan kehidupan di media sosial mulai kabur.

Perusahaan teknologi memahami bahwa perhatian pengguna merupakan sesuatu yang sangat berharga. Karena itu, banyak platform dirancang agar pengguna merasa tertarik untuk terus kembali. Notifikasi, rekomendasi konten, video pendek, dan fitur gulir tanpa akhir membuat seseorang mudah menghabiskan waktu lebih lama daripada yang direncanakan. Ketika satu konten selesai dilihat, konten lain langsung tersedia.

Ketika seseorang merasa bosan, ponsel menawarkan hiburan dalam hitungan detik. Pola ini membuat penggunaan teknologi terasa menyenangkan dan praktis, tetapi sekaligus dapat mendorong kebiasaan yang berlebihan. Pada akhirnya, perhatian manusia menjadi sesuatu yang diperebutkan, sementara waktu dan konsentrasi mereka memiliki batas.

Media Sosial dan Cara Manusia Memandang Diri Sendiri

Dampak media sosial juga terlihat dalam cara seseorang memandang dirinya sendiri. Kehidupan yang ditampilkan di media sosial sering kali merupakan bagian terbaik dari pengalaman seseorang. Foto liburan, pencapaian akademik, barang baru, dan momen bahagia memenuhi layar setiap hari. Ketika terus-menerus melihat unggahan seperti itu, seseorang bisa tanpa sadar membandingkan kehidupannya dengan kehidupan orang lain.

Ia mungkin merasa kurang berhasil, kurang menarik, atau tertinggal, padahal apa yang dilihatnya tidak selalu menggambarkan keseluruhan kenyataan. Tidak semua orang membagikan kesulitan, kegagalan, dan masalah pribadi mereka. Akibatnya, kehidupan orang lain dapat terlihat jauh lebih sempurna daripada kehidupan sendiri.

Menurut saya, inilah salah satu tantangan terbesar dalam penggunaan media sosial: manusia semakin mudah mengetahui kehidupan orang lain, tetapi belum tentu semakin memahami dirinya sendiri. Jumlah pengikut, tanda suka, komentar, dan jumlah penayangan terkadang dianggap sebagai ukuran penerimaan sosial.

Sebagian orang akhirnya terdorong untuk melakukan sesuatu bukan karena benar-benar menginginkannya, melainkan karena berharap mendapatkan perhatian dari orang lain. Dalam keadaan seperti ini, media sosial yang awalnya menjadi sarana berekspresi justru dapat berubah menjadi ruang yang menimbulkan tekanan. Seseorang merasa harus selalu terlihat menarik, bahagia, produktif, dan mengikuti tren agar tidak dianggap tertinggal.

Literasi Digital dan Pentingnya Berpikir Kritis

Selain itu, derasnya arus informasi membuat manusia harus lebih berhati-hati dalam menentukan apa yang layak dipercaya. Informasi yang beredar di media sosial tidak selalu benar, tetapi sering kali dibagikan sebelum diperiksa kebenarannya. Judul yang provokatif, potongan video tanpa konteks, dan kabar yang sengaja dibuat untuk memancing emosi dapat menyebar dengan cepat.

Jangan Lewatkan:

AI di 2025: Teknologi yang Diam-diam Mengubah Kebiasaan Kita
31 Des 2025
Gemini AI besutan Google, yang menawarkan fitur generative AI untuk melakukan pengeditan hanya dengan perintah teks sederhana.
Gemini AI Google: Cara Edit Foto dengan Perintah Teks Mudah & Cepat
29 Sep 2025
Jeritan Sunyi di Balik Seragam, Membaca Luka di Tengah Linimassa
1 Sep 2025
Digital Parenting adalah kunci bagi orangtua di era teknologi. Bukan sekadar membatasi, tetapi mendampingi dan membimbing anak agar bijak menggunakan gadget serta internet. Peran ibu—bersama ayah—sangat penting untuk melindungi sekaligus menumbuhkan generasi sehat, cerdas, dan beretika di ruang digital.
Digital Parenting: Pertarungan Sunyi antara Aturan dan Kasih Sayang Ibu
22 Agu 2025

Dalam situasi seperti ini, kemampuan berpikir kritis menjadi semakin penting. Masyarakat tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus mampu menilai informasi, mengenali sumber yang dapat dipercaya, dan memahami bahwa sesuatu yang viral belum tentu benar. Kemudahan mendapatkan informasi seharusnya diikuti oleh tanggung jawab untuk menggunakannya secara bijaksana.

Meski demikian, menyalahkan Generasi Z atau menganggap media sosial sebagai penyebab semua persoalan bukanlah pendekatan yang tepat. Generasi muda hidup dalam lingkungan yang memang semakin digital, sehingga mereka membutuhkan pendampingan, pendidikan, dan ruang untuk belajar mengelola teknologi.

Orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka, sekolah harus mengajarkan literasi digital, dan perusahaan teknologi perlu mempertimbangkan dampak produknya terhadap kesejahteraan pengguna. Di sisi lain, setiap individu juga perlu membangun kesadaran mengenai kebiasaan digitalnya sendiri.

Membatasi waktu penggunaan ponsel, mematikan notifikasi yang tidak penting, memeriksa kebenaran informasi, dan menyediakan waktu tanpa layar merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan. Kemajuan teknologi seharusnya membantu manusia menjalani kehidupan yang lebih baik, bukan membuat manusia kehilangan kendali atas kehidupannya sendiri.

Menjaga Kemanusiaan di Tengah Kemajuan Teknologi

Ponsel pintar dan media sosial telah mengubah cara kita bekerja, belajar, berkomunikasi, dan membangun hubungan. Perubahan tersebut tidak mungkin sepenuhnya dihindari, tetapi kita masih memiliki pilihan dalam menentukan bagaimana teknologi menjadi bagian dari kehidupan. Kita dapat menggunakannya untuk memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan, dan menjaga hubungan dengan orang-orang yang berarti.

Sebaliknya, kita juga bisa terjebak dalam kebiasaan membandingkan diri, mengejar pengakuan, dan menghabiskan waktu tanpa tujuan. Bagi saya, ukuran kemajuan teknologi bukan hanya seberapa canggih perangkat yang kita miliki atau seberapa banyak orang yang dapat kita hubungi.

Kemajuan yang sesungguhnya terlihat dari kemampuan manusia memanfaatkan teknologi tanpa kehilangan empati, perhatian, dan kebebasan untuk menentukan pilihannya sendiri. Kita tidak harus meninggalkan ponsel pintar atau berhenti menggunakan media sosial untuk menjalani kehidupan yang lebih seimbang. Yang kita perlukan adalah kesadaran bahwa teknologi merupakan alat, bukan pusat dari seluruh kehidupan.

Hubungan manusia yang paling berarti tidak selalu ditentukan oleh seberapa cepat kita membalas pesan atau seberapa sering kita muncul di layar orang lain, melainkan oleh kehadiran, kepedulian, dan perhatian yang mampu kita berikan secara nyata.

Kredit Redaksi:
Penulis: T.H. Hari Sucahyo
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:AlgoritmaGenerasi ZLiterasi DigitalMedia SosialTeknologi Digital

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Penulis:T.H. Hari Sucahyo
Social & Cultural Observer
Follow:
Peminat bidang sosial, budaya, dan humaniora. Penggagas Lingkar Studi Adiluhung dan Kelompok Studi Pusaka AgroPol, serta pegiat di Cross-Disciplinary Discussion Group “Sapientiae”. Saat tidak sedang menulis, lebih sering menyeduh kopi sambil berdialog dengan dirinya sendiri.
Tulisan Sebelumnya 👈 PLN Gandeng Koperasi Merah Putih, Layanan Bayar Listrik Makin Dekat
👉 Tulisan Selanjutnya Joki baca buku dan fenomena membaca sebagai citra diri di media sosial Joki Baca Buku Rp1,6 Juta: Ketika Membaca Menjadi Citra Diri
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

ArtCraft, sebuah proyek open-source yang mengembangkan aplikasi alternatif untuk sejumlah perangkat lunak kreatif populer.
Teknologi

Tak Mau Bayar Langganan Adobe? Kenalan dengan ArtCraft

14 Okt 2026
Raline Shah mundur dari jabatan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital pada Oktober 2026
Persona

Raline Shah Mundur dari Komdigi: Berani Mengakui Batas Diri

14 Okt 2026
Paspor Indonesia dalam rencana perubahan kebijakan paspor nasional 2027
Utilitas

Paspor Indonesia 2027: Nomor Seumur Hidup, Apa yang Berubah?

14 Okt 2026
Sains

Jepang Punya Ambulans Robot Humanoid, Lengkap dengan Teknisi dan Robot Pengganti

14 Okt 2026
Bisnis

PLN Gandeng Koperasi Merah Putih, Layanan Bayar Listrik Makin Dekat

13 Okt 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Bisnis

PLN Edukasi Siswa SMAN 6 Kabupaten Tangerang tentang Keselamatan Listrik

Aira Safeeya
13 Okt 2026
Perwakilan MarkAny dan Labrador Labs memegang dokumen MoU pada IndoSec 2026.
Teknologi

IndoSec 2026 Satukan Pemerintah dan Industri Perkuat Keamanan Siber

Liora N. Shasmitha
13 Okt 2026
Utilitas

Akses Jalan dan Masa Depan Pariwisata Pandeglang

Buana Corp
10 Okt 2026
Bisnis

Website Perusahaan di Era Digital: Mengapa Tidak Lagi Sekadar Company Profile?

Runggu Manalu
10 Okt 2026
Bisnis

Transformasi Bisnis di Era Digital: Strategi Perusahaan Menghadapi Perubahan Perilaku Konsumen

Kinby Of
10 Okt 2026
Ilustrasi seorang laki-laki menikmati waktu santai di dekat jendela dengan secangkir minuman, buku, tanaman, dan kucing di tengah suasana kota.
Insight

Hidup Tidak Harus Terburu-buru: Belajar Menikmati Proses

Tama Mada
10 Okt 2026
Bisnis

PLN UID Banten Targetkan Listrik Perdesaan di 16 Lokasi Menyala Akhir 2026

Aira Safeeya
10 Okt 2026
Bisnis

PLN dan RE100 Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global

Aira Safeeya
7 Okt 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.
ArtCraft, sebuah proyek open-source yang mengembangkan aplikasi alternatif untuk sejumlah perangkat lunak kreatif populer.

Tak Mau Bayar Langganan Adobe? Kenalan dengan ArtCraft

Teknologi
Raline Shah mundur dari jabatan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital pada Oktober 2026

Raline Shah Mundur dari Komdigi: Berani Mengakui Batas Diri

Persona
Paspor Indonesia dalam rencana perubahan kebijakan paspor nasional 2027

Paspor Indonesia 2027: Nomor Seumur Hidup, Apa yang Berubah?

Utilitas

Jepang Punya Ambulans Robot Humanoid, Lengkap dengan Teknisi dan Robot Pengganti

Sains Teknologi
Joki baca buku dan fenomena membaca sebagai citra diri di media sosial

Joki Baca Buku Rp1,6 Juta: Ketika Membaca Menjadi Citra Diri

Kultur
Ilustrasi editorial tentang manusia dan pengaruh algoritma media sosial di era digital

Menjaga Kemanusiaan di Tengah Kendali Algoritma

Insight
Perwakilan MarkAny dan Labrador Labs memegang dokumen MoU pada IndoSec 2026.

IndoSec 2026 Satukan Pemerintah dan Industri Perkuat Keamanan Siber

Teknologi

Akses Jalan dan Masa Depan Pariwisata Pandeglang

Utilitas
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com