• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Marketing Budget Bukan Pemborosan, tapi Investasi Masa Depan Brand
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

25 Apr 2026

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

21 Apr 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Bisnis

Marketing Budget Bukan Pemborosan, tapi Investasi Masa Depan Brand

Banyak yang bilang marketing itu mahal. Padahal, marketing budget yang tepat justru jadi kunci pertumbuhan bisnis dan brand awareness.

Ruddi Nefid
Oleh: Ruddi Nefid - Marketing Lead at OTCA
Publikasi: Senin, 5 Mei 2025 - 09.09 WIB
Share
Ilustrasi tim marketing sedang menyusun strategi dan alokasi marketing budget di depan papan strategi digital.
Menyusun marketing budget bukan soal pengeluaran semata, tapi soal strategi jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan dan loyalitas pelanggan.
Navigasi Konten
  • Data Bicara: Marketing Mendorong Pertumbuhan Bisnis
  • Marketing = Proses, Bukan Transaksi Instan
  • Marketing Budget Itu Investasi, Bukan Beban
  • Masalah Sebenarnya: Bukan di Budget, tapi di Strategi dan Evaluasi
  • Tips untuk Gen Z yang Masuk Dunia Marketing atau Startup Founder
  • Marketing adalah Napas Panjang Sebuah Brand

Techfin Insight – “Marketing itu mahal, dan hasilnya enggak langsung kelihatan.” Kalimat itu sering kita dengar, bahkan dari orang-orang di level manajemen sekalipun.

Di tengah tekanan bisnis dan kondisi ekonomi yang fluktuatif, marketing budget sering jadi korban pertama pemotongan budget.

Alasannya? Karena dianggap pemborosan, tidak langsung menghasilkan penjualan.

Padahal, jika kita melihat perusahaan-perusahaan besar dan merek yang kita kenal hari ini — dari Gojek, Tokopedia, hingga Apple dan Nike — semua memiliki satu kesamaan: mereka berani spending besar untuk marketing.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Jadi, apakah marketing memang mahal dan tidak efisien, atau justru kita yang salah dalam melihat peran strategisnya?

Data Bicara: Marketing Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Sebuah laporan dari Deloitte (CMO Survey 2023) menunjukkan bahwa:

  • Rata-rata perusahaan mengalokasikan 9,1% dari total pendapatan untuk marketing.
  • Perusahaan dengan pertumbuhan tinggi justru mengalokasikan lebih dari 11% dari revenue mereka untuk marketing.

Di Indonesia, riset oleh DSInnovate (2023) menemukan bahwa brand lokal yang mengalokasikan lebih dari 10% budget ke marketing mengalami pertumbuhan awareness dan customer acquisition yang lebih cepat 1,6x dibanding brand dengan budget terbatas.

Jangan Lewatkan:

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi
6 Mei 2026
PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi
6 Mei 2026
Clean Energy Day PLN Banten: Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan
23 Apr 2026
Penyerahan penghargaan Green Leadership PROPER oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (tengah) kepada Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan), disaksikan oleh Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya (kiri) pada ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025 di Jakarta, Selasa (7/4).
Bos PLN Borong Penghargaan Hijau, Transisi Energi Makin Ngebut
10 Apr 2026

Fakta lainnya, menurut laporan dari Nielsen menyebutkan bahwa 63% konsumen membeli produk karena mereka mengenal brand-nya, bukan karena harga atau fitur.

Artinya, brand awareness dan brand trust menjadi alasan utama konsumen memilih. Dan satu-satunya cara membangun awareness adalah lewat aktivitas marketing yang konsisten.

Marketing = Proses, Bukan Transaksi Instan

Salah satu miskonsepsi terbesar yang sering terjadi di perusahaan — baik startup maupun korporasi — adalah mengharapkan hasil instan dari campaign marketing.

Tapi Gen Z, sebagai generasi digital native, justru paling paham bahwa membangun perhatian publik itu butuh konsistensi dan relevansi, bukan hanya satu kali viral.

marketing budget
Banyak yang bilang marketing itu mahal. Padahal, marketing budget yang tepat justru jadi kunci pertumbuhan bisnis dan brand awareness.

 

Menurut HubSpot (2024), rata-rata calon customer membutuhkan 8–10 kali kontak atau exposure sebelum mereka mengambil keputusan untuk membeli.

Bayangkan jika brand kamu hanya muncul satu kali dalam sebulan — tentu akan kalah dari brand yang muncul setiap hari lewat konten, ads, atau kolaborasi.

Marketing Budget Itu Investasi, Bukan Beban

Mari ubah cara pandang kita! Alih-alih melihat budget marketing sebagai pengeluaran (cost center), kita harus melihatnya sebagai investasi yang mendorong pertumbuhan bisnis.

Contohnya:

  • Instagram Ads yang dioptimalkan bisa menghasilkan ROAS (Return on Ad Spend) hingga 5x lipat jika ditargetkan dengan benar.
  • Influencer marketing saat ini punya ROI 11x lebih tinggi dibanding metode pemasaran tradisional, menurut Influencer Marketing Hub Report 2024.

Bahkan, kampanye Tokopedia x BTS mungkin terlihat sangat mahal di awal, tapi hasilnya?

  • Peningkatan unduhan aplikasi hingga 2x lipat (Statista, 2022).
  • Kenaikan pencarian kata “Tokopedia” di Google sampai 160% selama periode kampanye.

Masalah Sebenarnya: Bukan di Budget, tapi di Strategi dan Evaluasi

Banyak anggapan marketing itu “mubazir” muncul karena kurangnya data dan sistem evaluasi.

Padahal sekarang, dengan tools seperti Google Analytics, Meta Ads Manager, hingga sistem CRM, kita bisa melacak performa marketing secara real-time.

Artinya:

Jangan Lewatkan:

Gedung PT Anyar Mitra Resort Sejati sebagai destinasi unggulan pariwisata di Banten Selatan, kini didukung peningkatan keandalan pasokan listrik oleh PT PLN (Persero) UID Banten melalui penambahan daya dari 1.110 kVA menjadi 2.180 kVA, guna mengoptimalkan operasional serta meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Resort di Banten Selatan Naik Kelas, Listrik Ditambah 2x Lipat
5 Apr 2026
Kehadiran energi listrik yang andal dan terjangkau berdampak positif bagi daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, salah satunya terhadap usaha pembibitan ayam di Muara Enim, Sumatera Selatan.
Tarif Listrik Tetap, Masyarakat Bisa Bernapas Lega
5 Apr 2026
Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman
25 Mar 2026
Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi
25 Mar 2026
  • Kita bisa tahu iklan mana yang menghasilkan penjualan.
  • Kita bisa ukur konten mana yang meningkatkan engagement.
  • Kita bisa retarget orang yang sudah pernah berinteraksi.

Bahkan dengan budget kecil, jika strateginya tepat dan dikawal dengan data, hasilnya bisa lebih efisien dari kampanye besar yang tanpa arah.

Dengan budget kecil, jika strateginya tepat dan dikawal dengan data, hasilnya bisa lebih efisien dari kampanye besar yang tanpa arah.

Tips untuk Gen Z yang Masuk Dunia Marketing atau Startup Founder

  1. Mulailah dari Customer, Bukan Produk.
    Jangan asumsikan semua orang butuh produkmu. Temukan masalah mereka dulu, baru bangun strategi marketing.
  2. Optimalkan, Bukan Asal Viralin.
    Campaign viral tanpa arah tidak berkelanjutan. Fokus pada conversion dan retention.
  3. Gunakan Data untuk Keputusan.
    Jangan hanya andalkan “feeling”. Gunakan tools digital yang gratis (Google Trends, Meta Ads Library, Ubersuggest, dll).
  4. Build Brand Personality.
    Konsumen Gen Z suka brand yang punya suara, bukan sekadar jualan. Bangun koneksi emosional lewat storytelling dan konsistensi komunikasi.

Marketing adalah Napas Panjang Sebuah Brand

Sebuah perusahaan tanpa marketing ibarat produk bagus yang disimpan di gudang gelap. Tidak akan ada yang tahu, tidak ada yang beli.

Marketing bukan cuma tentang iklan, tapi tentang membangun reputasi, eksistensi, dan diferensiasi.

Ini semua adalah elemen penting jika Anda ingin brand Anda bertahan, bukan hanya muncul lalu menghilang.

Di era digital, saat perhatian konsumen terbagi ke ratusan arah, marketing bukan lagi pilihan — tapi kebutuhan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Ruddi Nefid
Marketing Lead at OTCA
Follow:
Saya berpengalaman lebih dari 13 tahun di bidang media production dan creative marketing terutama yang berhubungan dengan branding, konten, performance dan event. Saat ini diamanahi membangun sebuah media informasi studi dan karir dengan Brand OTCA yang berpusat di Jakarta.
Tulisan Sebelumnya 👈 doom spending Doom Spending Bikin Gen Z dan Milenial Miskin? Ini Cara Keluar dari Jeratnya
👉 Tulisan Selanjutnya pemulihan listrik Bali. Pemulihan Listrik Bali Tuntas Kurang dari 12 Jam: PLN Pastikan Sistem Kembali Normal
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026
Kultur

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026
Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

25 Apr 2026
Persona

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

21 Apr 2026
Utilitas

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

21 Apr 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Aira Safeeya
17 Apr 2026
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.
Insight

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Keira Zareen
16 Apr 2026
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.
Teknologi

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Liora N. Shasmitha
16 Apr 2026
Teknologi

Samsung Akhirnya Bisa Kirim File ke iPhone, Tanpa Aplikasi Tambahan

Liora N. Shasmitha
16 Apr 2026
Ilustrasi masyarakat tetap produktif ketika menjalani Work From Home berkat keandalan dan layanan listrik yang mudah diakses melalui PLN Mobile.
Utilitas

WFH Makin Berat? PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50%

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Utilitas

Bayar Listrik Lebih Awal, PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan PLN Mobile

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Insight

PLN Wajibkan Jumat Tanpa BBM, Emisi Turun Puluhan Ton dalam Sehari

Keira Zareen
16 Apr 2026
Setiawan Chogah, Editor-in-Chief Techfin.id, memaparkan konsep literasi keuangan 'Merawat Kebun Rezeki' kepada peserta pelatihan Cleaning Service di Kampus Institut Kemandirian (IK) Karawaci, Tangerang, Banten, pada Jumat 10 April 2026.
Gaya Hidup

Merawat Kebun Rezeki: Menanam Kesadaran Finansial di Institut Kemandirian Karawaci

Keira Zareen
13 Apr 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

Insight

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

Kultur

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Persona

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Utilitas
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Insight
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Teknologi
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com