Serang, Techfin Insight — Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh mengakibatkan ribuan warga mengungsi serta terputusnya akses energi di beberapa wilayah. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mengirimkan empat unit genset untuk membantu pemulihan listrik dan menjaga operasional fasilitas vital di daerah terdampak.
Genset yang dikirim terdiri atas 1 unit 45 kVA, 1 unit 40 kVA, dan 2 unit 20 kVA, diberangkatkan segera menuju lokasi terdampak guna mendukung pasokan listrik sementara di fasilitas publik, rumah sakit, dan posko penanganan bencana.
Gerak Cepat untuk Energi Kemanusiaan
Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara PLN UID Banten, PLN UPT Cawang, dan PLN Electricity Services, yang bersama-sama mengerahkan peralatan strategis untuk mempercepat langkah pemulihan.
General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin menegaskan bahwa bencana di Aceh adalah perhatian seluruh insan PLN di Indonesia.
“Saudara-saudara kita di Aceh sedang menghadapi masa yang berat. Kami di PLN UID Banten ingin hadir dan memberikan kontribusi nyata agar fasilitas penting tetap beroperasi dan masyarakat mendapatkan akses energi di situasi darurat,” ujarnya.
Joharifin menambahkan bahwa koordinasi lintas unit PLN merupakan bentuk komitmen terhadap keandalan listrik nasional, bahkan di tengah kondisi ekstrem.
“Kami memastikan setiap dukungan yang diberikan dapat membantu percepatan pemulihan di lapangan. Energi adalah penopang layanan vital, dan PLN akan selalu sigap hadir memberikan bantuan,” tegasnya.
Apresiasi Pemerintah atas Respons Cepat PLN
Gerak cepat PLN UID Banten mendapat apresiasi dari Gubernur Banten, Andra Soni. Ia menyampaikan bahwa dukungan pasokan energi merupakan faktor krusial agar layanan publik di wilayah bencana tetap berjalan.
“Terima kasih kepada PLN UID Banten. Ini langkah positif yang harus diapresiasi karena mempercepat pemulihan bencana di Aceh. Semoga niat baik ini menjadi ladang amal dan keberkahan bagi seluruh insan PLN,” ujarnya.
Solidaritas yang Menyala
Pengiriman empat genset ini diharapkan mampu memperkuat upaya pemulihan kelistrikan di Aceh serta membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
PLN UID Banten menegaskan bahwa tanggung jawab energi tidak berhenti pada penyediaan listrik, tetapi juga pada kehadiran dalam momen krisis kemanusiaan.
“Energi bukan hanya kekuatan industri, tapi juga kekuatan empati. PLN akan terus berkomitmen menghadirkan energi yang andal, sigap, dan penuh kepedulian bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Joharifin.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




