• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Suku Bunga BI dan The Fed Turun: Apa Artinya bagi Ekonomi Indonesia dan Dunia?
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Bisnis

Suku Bunga BI dan The Fed Turun: Apa Artinya bagi Ekonomi Indonesia dan Dunia?

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Senin, 30 September 2024 - 12.51 WIB
Share
Suku Bunga BI
Suku Bunga BI turun (ilustrasi).
Navigasi Konten
  • Alasan Penurunan Suku Bunga oleh Bank Indonesia
    • Mengantisipasi Kebijakan The Fed
    • Menjaga Pertumbuhan Ekonomi
    • Inflasi yang Terkendali
  • Dampak Penurunan Suku Bunga terhadap Ekonomi Indonesia
    • Peningkatan Investasi
    • Penguatan Nilai Tukar Rupiah
    • Dampak pada Sektor Perbankan
  • Dampak Penurunan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Global
    • Stabilitas Ekonomi Global
    • Pengaruh terhadap Pasar Keuangan
    • Dampak pada Nilai Tukar
  • Kesimpulan

Pada 18 September 2024, Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen. Langkah ini diambil sehari sebelum Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat juga menurunkan suku bunga sebesar 50 bps pada 19 September 2024. Keputusan ini tentu memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi Indonesia dan global. Mari kita bahas lebih lanjut alasan di balik keputusan ini dan dampaknya.

Alasan Penurunan Suku Bunga oleh Bank Indonesia

Mengantisipasi Kebijakan The Fed

Salah satu alasan utama BI menurunkan suku bunga adalah untuk mengantisipasi langkah yang akan diambil oleh The Fed. Dengan menurunkan suku bunga lebih dulu, BI berusaha menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mencegah aliran modal keluar dari Indonesia. Langkah ini penting karena pergerakan suku bunga di Amerika Serikat sering kali mempengaruhi arus modal global.

Jika The Fed menurunkan suku bunga, investor mungkin akan mencari imbal hasil yang lebih tinggi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Dengan menurunkan suku bunga lebih dulu, BI berharap dapat menarik dan mempertahankan investasi asing di dalam negeri.

Menjaga Pertumbuhan Ekonomi

BI juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Dengan suku bunga yang lebih rendah, biaya pinjaman menjadi lebih murah, sehingga dapat mendorong investasi dan konsumsi domestik. Ketika suku bunga rendah, perusahaan lebih cenderung untuk meminjam uang untuk ekspansi dan investasi baru.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain itu, konsumen juga lebih mungkin untuk mengambil kredit, baik untuk pembelian rumah, kendaraan, atau kebutuhan lainnya. Semua ini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan PDB.

Inflasi yang Terkendali

BI menilai bahwa inflasi di Indonesia masih dalam batas yang terkendali, sehingga ada ruang untuk menurunkan suku bunga tanpa khawatir akan lonjakan inflasi. Inflasi yang terkendali memberikan BI fleksibilitas untuk menyesuaikan kebijakan moneternya guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dengan inflasi yang stabil, BI dapat fokus pada upaya untuk mendorong investasi dan konsumsi tanpa harus khawatir tentang tekanan harga yang berlebihan. Ini juga menunjukkan bahwa BI memiliki kepercayaan diri dalam kemampuan mereka untuk mengelola inflasi di masa depan.

Jangan Lewatkan:

Basic English untuk Bisnis UMKM: Cara Menguasai Bahasa Inggris agar Bisa Menjangkau Klien Global
21 Des 2025
Telegram bernilai sekitar USD 30 miliar dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif, tapi fakta paling bikin melongo justru ini: aplikasi global ini dijalankan oleh sekitar 30 orang saja.
Telegram Bernilai Rp480 Triliun, Timnya Cuma 30 Orang, Kok Bisa?
16 Des 2025
Berhenti Jalan Sendiri! Kolaborasi Adalah Growth Strategy yang Lebih Relevan Hari Ini
16 Des 2025
Branding Nggak Cuma Soal Logo Keren: Kenapa Konsistensi Visual Bisa Bikin Brand Kamu Auto Naik Kelas?
12 Des 2025

Dampak Penurunan Suku Bunga terhadap Ekonomi Indonesia

Peningkatan Investasi

Dengan suku bunga yang lebih rendah, biaya pinjaman untuk investasi menjadi lebih murah. Hal ini dapat mendorong perusahaan untuk melakukan ekspansi dan investasi baru, yang pada gilirannya dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Ketika perusahaan merasa lebih mudah untuk mendapatkan pembiayaan dengan biaya yang lebih rendah, mereka lebih mungkin untuk berinvestasi dalam proyek-proyek baru, teknologi, dan infrastruktur. Ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi tetapi juga menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat.

Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Langkah BI ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Dengan menurunkan suku bunga lebih dulu, BI berharap dapat mencegah aliran modal keluar yang bisa melemahkan Rupiah. Stabilitas nilai tukar sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor dan mencegah volatilitas yang berlebihan di pasar valuta asing.

Ketika nilai tukar Rupiah stabil, biaya impor dan ekspor menjadi lebih dapat diprediksi, yang membantu perusahaan dalam merencanakan kegiatan bisnis mereka dengan lebih baik

Dampak pada Sektor Perbankan

Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi margin keuntungan perbankan, namun di sisi lain dapat meningkatkan volume pinjaman. Bank-bank mungkin akan lebih agresif dalam menawarkan kredit untuk menarik lebih banyak nasabah. Meskipun margin keuntungan per pinjaman mungkin menurun, peningkatan volume pinjaman dapat mengkompensasi penurunan tersebut.

Selain itu, bank juga dapat melihat peningkatan dalam permintaan untuk produk keuangan lainnya, seperti kartu kredit dan pinjaman konsumen, yang dapat membantu meningkatkan pendapatan mereka secara keseluruhan.

Dampak Penurunan Suku Bunga The Fed terhadap Ekonomi Global

Stabilitas Ekonomi Global

Penurunan suku bunga oleh The Fed bertujuan untuk mencegah perlambatan ekonomi di Amerika Serikat. Dengan suku bunga yang lebih rendah, biaya pinjaman menjadi lebih murah, yang dapat mendorong konsumsi dan investasi. Ketika ekonomi terbesar di dunia seperti Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda perlambatan, dampaknya dapat dirasakan di seluruh dunia.

Dengan menurunkan suku bunga, The Fed berharap dapat merangsang aktivitas ekonomi domestik, yang pada gilirannya dapat memberikan efek positif pada ekonomi global melalui peningkatan permintaan untuk barang dan jasa dari negara lain.

Pengaruh terhadap Pasar Keuangan

Keputusan The Fed ini juga berdampak pada pasar keuangan global. Suku bunga yang lebih rendah di AS dapat mendorong aliran modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi. Investor global selalu mencari peluang untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi, dan ketika suku bunga di AS turun, mereka mungkin akan mencari investasi di negara-negara dengan suku bunga yang lebih tinggi. Ini dapat meningkatkan aliran modal masuk ke pasar negara berkembang, yang dapat membantu mendukung pertumbuhan ekonomi di negara-negara tersebut.

Dampak pada Nilai Tukar

Penurunan suku bunga The Fed dapat melemahkan nilai tukar Dolar AS. Hal ini bisa memberikan keuntungan bagi negara-negara dengan utang dalam mata uang Dolar, karena biaya pembayaran utang menjadi lebih murah. Ketika Dolar AS melemah, negara-negara yang memiliki utang dalam Dolar dapat melihat penurunan dalam beban utang mereka, yang dapat membantu memperbaiki posisi fiskal mereka.

Selain itu, pelemahan Dolar juga dapat membuat ekspor dari negara-negara lain menjadi lebih kompetitif di pasar global, yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka.

Kesimpulan

Keputusan Bank Indonesia dan Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga memiliki dampak yang luas terhadap ekonomi Indonesia dan global. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan di tengah tantangan ekonomi global yang terus berubah. Bagi Indonesia, penurunan suku bunga diharapkan dapat meningkatkan investasi, menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Sementara itu, keputusan The Fed diharapkan dapat mencegah perlambatan ekonomi di Amerika Serikat dan memberikan dampak positif bagi pasar keuangan global.

Dengan memahami alasan dan dampak dari kebijakan ini, kita dapat lebih siap menghadapi perubahan ekonomi yang mungkin terjadi di masa depan.

Jangan Lewatkan:

Pasar Modal untuk Rakyat: CMSE 2025 Gaungkan Semangat Inklusivitas Investasi
17 Okt 2025
Pesan dari Yudisium Teknik Industri Untirta: Uang, Pikiran, dan Cara Bertumbuh
20 Okt 2025
Flip bersama Bank Aladin Syariah meluncurkan Super Flip, sebuah fitur tabungan syariah yang terintegrasi langsung dalam aplikasi Flip.
Super Flip: Tabungan Syariah Digital Baru Kolaborasi Flip & Bank Aladin
1 Sep 2025
Suku Bunga BI
Suku Bunga BI Turun 5%, Nasabah Asuransi Jiwa Raup Untung
23 Agu 2025
- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:Bank IndonesiaBIBisnisKeuanganSuku BungaThe Fed

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Huawei MatePad Pro 13.2-inch Huawei MatePad, Tablet Terbaik untuk Konten Kreator Pemula dan Freelancer
👉 Tulisan Selanjutnya Ai Jangan Panik, 4 Pekerjaan Ini Tetap Aman dari Serbuan AI di Masa Depan
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026
Bisnis

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026
Bisnis

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026
Kultur

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026
Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

25 Apr 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Persona

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Ammar Fahri
21 Apr 2026
Utilitas

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Aira Safeeya
21 Apr 2026
Bisnis

Clean Energy Day PLN Banten: Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Aira Safeeya
19 Apr 2026
Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Aira Safeeya
17 Apr 2026
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.
Insight

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Keira Zareen
16 Apr 2026
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.
Teknologi

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Liora N. Shasmitha
16 Apr 2026
Teknologi

Samsung Akhirnya Bisa Kirim File ke iPhone, Tanpa Aplikasi Tambahan

Liora N. Shasmitha
16 Apr 2026
Ilustrasi masyarakat tetap produktif ketika menjalani Work From Home berkat keandalan dan layanan listrik yang mudah diakses melalui PLN Mobile.
Utilitas

WFH Makin Berat? PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50%

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

Insight

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

Kultur

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Persona

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Utilitas
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Insight
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Teknologi
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com