• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Dipaksa Pemerintah AS Jual Chrome, Ini Jawaban dari Google
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Teknologi

Dipaksa Pemerintah AS Jual Chrome, Ini Jawaban dari Google

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Minggu, 22 Desember 2024 - 18.53 WIB
Share
Google Chrome.
Navigasi Konten
  • Respon Google terhadap DOJ
  • Fokus pada Kebebasan Peramban
  • Alternatif dari Google
  • Kasus Persaingan yang Berlanjut
  • Kritik terhadap Upaya DOJ

Google menilai langkah Departemen Kehakiman (DOJ) AS untuk memaksanya menjual Chrome sebagai tindakan “ekstrem” yang bertentangan dengan hukum. Perusahaan juga mengingatkan agar pengadilan berhati-hati dalam membuat keputusan yang dapat menghambat inovasi dan investasi di masa depan.

Respon Google terhadap DOJ

Dalam berkas pengadilan yang diajukan Jumat (20/12/2024) malam, Google memberikan tanggapan atas permintaan DOJ. Perusahaan ini juga mengajukan upaya hukum alternatif untuk mengatasi isu persaingan di pasar pencarian daring.

Bulan lalu, DOJ bersama sejumlah negara bagian meminta Hakim Amit Mehta memerintahkan Google menjual peramban web Chrome dan membuat sejumlah perubahan pada bisnisnya. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan persaingan di pasar pencarian.

Fokus pada Kebebasan Peramban

Google menyatakan bahwa upaya hukum seharusnya memberikan kebebasan bagi peramban lain seperti Safari milik Apple untuk bekerja sama dengan mesin pencari pilihan mereka. “Setiap peramban harus memiliki kebebasan melakukan transaksi dengan mesin pencari apa pun yang mereka anggap terbaik bagi pengguna,” tulis Lee-Anne Mulholland, Wakil Presiden Urusan Regulasi Google, dalam sebuah blog resmi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Alternatif dari Google

Sebagai respons, Google mengusulkan agar pembuat perangkat diberi kebebasan untuk memuat beberapa mesin pencari secara bawaan. Google juga tidak akan mewajibkan penyertaan Chrome atau Google Search jika produsen ingin menggunakan aplikasi lain dari Google.

Proposal ini juga tetap memungkinkan Google untuk berbagi pendapatan dengan peramban pesaing, dengan beberapa pengaturan default yang berbeda pada platform tertentu.

Kasus Persaingan yang Berlanjut

Hakim Amit Mehta sebelumnya memutuskan bahwa Google melanggar hukum dengan membayar Apple dan pihak lainnya untuk menjadi penyedia pencarian default. Berkas pengadilan terbaru dari Google ini adalah tanggapan resmi pertama sejak temuan tersebut.

Jangan Lewatkan:

CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.
Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik
16 Apr 2026
Samsung Akhirnya Bisa Kirim File ke iPhone, Tanpa Aplikasi Tambahan
16 Apr 2026
Apple menghadirkan fitur baru bernama Charge Limit melalui pembaruan macOS terbaru. Fitur ini memungkinkan pengguna membatasi persentase pengisian daya agar tidak selalu mencapai 100 persen.
MacBook Sering Dicharge Terus? Fitur Baru Ini Bisa Jaga Baterai Tetap Awet
13 Apr 2026
Gemini Disorot, Google Tambah Fitur Darurat Kesehatan Mental
13 Apr 2026

Perusahaan berencana untuk mengajukan banding, tetapi langkah tersebut baru bisa dilakukan setelah kasus ini selesai. Hakim Mehta telah menjadwalkan persidangan pada April 2025 dan berjanji memberikan keputusan akhir pada Agustus 2025.

Kritik terhadap Upaya DOJ

“Jika DOJ merasa investasi kami di Chrome, pengembangan AI, atau inovasi lainnya adalah antipersaingan, mereka bisa mengajukan kasus terkait. Namun, hal itu tidak dilakukan,” tegas Mulholland dalam pernyataannya.

Google menilai bahwa langkah menjual Chrome tidak sesuai dengan pelanggaran yang ditemukan hakim, yaitu kontrak eksklusif dengan peramban, produsen ponsel pintar, dan operator telekomunikasi. “Upaya hukum yang ekstrem tidak seharusnya disarankan,” tambah perusahaan dalam dokumen resminya.

Juru bicara DOJ menolak memberikan komentar lebih lanjut dan hanya merujuk pada pengajuan kasus yang telah disampaikan sebelumnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 7 Skill Hidup yang Tak Diajarkan di Sekolah, tapi Menentukan Kesuksesan
👉 Tulisan Selanjutnya Menteri ESDM Pastikan Listrik Aman untuk Natal dan Tahun Baru
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026
Bisnis

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026
Bisnis

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026
Kultur

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

25 Apr 2026
Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

25 Apr 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Persona

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Ammar Fahri
21 Apr 2026
Utilitas

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Aira Safeeya
21 Apr 2026
Bisnis

Clean Energy Day PLN Banten: Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Aira Safeeya
19 Apr 2026
Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Aira Safeeya
17 Apr 2026
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.
Insight

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Keira Zareen
16 Apr 2026
Ilustrasi masyarakat tetap produktif ketika menjalani Work From Home berkat keandalan dan layanan listrik yang mudah diakses melalui PLN Mobile.
Utilitas

WFH Makin Berat? PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50%

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Utilitas

Bayar Listrik Lebih Awal, PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan PLN Mobile

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Insight

PLN Wajibkan Jumat Tanpa BBM, Emisi Turun Puluhan Ton dalam Sehari

Keira Zareen
16 Apr 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

Insight

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

Kultur

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Persona

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Utilitas
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Insight
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Teknologi
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com