Apple Siapkan Chatbot AI Pesaing ChatGPT, Didukung Tim Khusus AKI

Liora N. Shasmitha
Liora N. Shasmitha
Liora N. Shasmitha
Digital Innovation Writer
Aku tertarik pada teknologi yang membentuk masa depan. Menulis tentang AI, gadget, dan inovasi yang mengubah cara kita hidup dan berinteraksi setiap hari.
1 Menit

Ubah bahasa:

|

Traktir Penulis

Techfin Insight – Apple tampaknya semakin serius masuk ke persaingan chatbot AI. Perusahaan asal Amerika Serikat ini dikabarkan tengah mengembangkan chatbot baru yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing langsung ChatGPT milik OpenAI.

Tim Khusus “Answers, Knowledge, and Information”

Pada awal 2025, Apple membentuk tim baru bernama Answers, Knowledge, and Information (AKI). Tim inilah yang bertanggung jawab mengembangkan “answers engine” atau mesin pencari jawaban yang mampu merespons pertanyaan pengguna dengan memanfaatkan data dari berbagai sumber web.

Fungsi utama teknologi ini adalah memperkuat ekosistem Siri, Safari, dan layanan pencarian Apple agar bisa lebih cerdas, responsif, sekaligus menjaga privasi pengguna.

- Advertisement -
Ad image

Meski begitu, laporan terbaru menyebutkan bahwa chatbot ini juga berpotensi hadir dalam bentuk aplikasi mandiri, layaknya ChatGPT.

Chatbot yang Lebih Sederhana

Berbeda dengan layanan sejenis, chatbot Apple disebut-sebut akan menghadirkan pengalaman yang lebih sederhana.

Fokusnya adalah memberi jawaban ringkas dan relevan, bukan sekadar menampilkan informasi panjang.

Dengan pendekatan ini, Apple ingin menjadikan chatbot sebagai pendukung praktis untuk iPhone, iPad, dan Mac, baik untuk kebutuhan produktivitas maupun pencarian informasi cepat.

Rekrutmen Besar-besaran

Keseriusan Apple semakin terlihat dengan adanya pembukaan lowongan kerja besar-besaran sejak Juli 2025.

Perusahaan membuka sedikitnya 15 posisi baru di divisi AKI, mulai dari machine learning engineer, software engineer, hingga distinguished engineer.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

Posisi tersebut tersebar di Cupertino, Santa Clara, Seattle, hingga Beijing dan Shanghai.

Setiap lowongan itu menegaskan tanggung jawab utama: mengembangkan large language model (LLM) Apple, yang mampu menjawab pertanyaan berbasis dokumen pribadi dengan tetap mengutamakan privasi.

Menghadapi Persaingan Ketat

Langkah Apple ini jelas ditujukan untuk mengejar ketertinggalannya dari OpenAI dengan ChatGPT, serta Google dengan Gemini.

Pasar chatbot AI kini sangat kompetitif, dan Apple berusaha memanfaatkan kekuatannya pada ekosistem perangkat keras + perangkat lunak yang terintegrasi penuh.

Jika benar terwujud, chatbot ini bisa menjadi pengubah permainan — terutama bagi pengguna Apple yang sudah lama mengandalkan Siri, tetapi masih mengeluhkan keterbatasannya dibanding asisten AI lain.

Kredit Redaksi:
Penulis: Liora N. Shasmitha
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:
Share tulisan ini, yuk!

Tentang Penulis

Liora N. Shasmitha
Digital Innovation Writer
Follow:
Aku tertarik pada teknologi yang membentuk masa depan. Menulis tentang AI, gadget, dan inovasi yang mengubah cara kita hidup dan berinteraksi setiap hari.

Traktir Penulis

Setiap tulisan di Techfin Insight lahir dari waktu, riset, dan secangkir kopi. Kalau kamu merasa tulisan-tulisan kami bermanfaat, kamu bisa mentraktir penulis sebagai bentuk apresiasi agar kami terus menghadirkan konten yang jernih, independen, dan berkualitas.