• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Krisis Lulusan: Saat Gelar Tak Lagi Cukup di India
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

21 Apr 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Kultur

Krisis Lulusan: Saat Gelar Tak Lagi Cukup di India

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Jumat, 22 November 2024 - 18.43 WIB
Share
Diperkirakan hanya sekitar setengah dari lulusan India yang siap bekerja setelah lulus universitas.
Diperkirakan hanya sekitar setengah dari lulusan India yang siap bekerja setelah lulus universitas.
Navigasi Konten
  • Kesenjangan Keterampilan dan Kebutuhan Industri
  • Lulusan Terjebak Pekerjaan Paruh Waktu
  • Tantangan Pendidikan Dasar
  • Butuh Reformasi Mendalam

India menghadapi tantangan besar dalam pasar kerja. Berdasarkan India Skills Report 2024, hanya 51,25% lulusan universitas di negara itu yang dianggap siap kerja. Meski angka ini meningkat dari 34% pada 2014, sebagian besar lulusan tetap belum memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan industri.

Survei ini melibatkan ratusan ribu mahasiswa tingkat akhir dan pascasarjana, menilai mereka berdasarkan kemampuan kerja melalui tes dan data dari lebih dari 150 organisasi industri.

Kesenjangan Keterampilan dan Kebutuhan Industri

Lekha Chakraborty, profesor di National Institute of Public Finance and Policy, menegaskan bahwa gelar akademik saja tidak cukup. Banyak universitas gagal membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan.

Ia juga menyoroti masalah besar di sektor kesehatan pedesaan. Meski jumlah tenaga medis terlatih cukup tinggi, hanya 4.413 dokter spesialis yang tersedia untuk melayani pusat kesehatan masyarakat, jauh dari kebutuhan 22.000 dokter.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lulusan Terjebak Pekerjaan Paruh Waktu

Maheshwer Peri, pendiri platform Careers360, mencatat bahwa jutaan lulusan terpaksa bekerja paruh waktu. Banyak dari mereka, khususnya di sektor kesehatan dan teknik, tidak dapat memaksimalkan potensinya karena minimnya kesempatan kerja penuh waktu.

“Setiap tahun, 2,5 juta mahasiswa bersaing untuk 100.000 kursi kedokteran, menunjukkan persaingan ketat dan kurangnya akses pelatihan,” ujar Peri. Ia menekankan pentingnya melacak hasil pelatihan secara langsung untuk menjembatani kesenjangan keterampilan.

Tantangan Pendidikan Dasar

Menurut laporan ASER (Annual Status of Education Report), banyak remaja di India mengalami kesulitan membaca dan berhitung. Sekitar 42% remaja berusia 14-18 tahun tidak mampu membaca kalimat sederhana dalam bahasa Inggris, sementara lebih dari separuhnya kesulitan menyelesaikan soal pembagian.

Jangan Lewatkan:

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan
25 Apr 2026
Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya
25 Apr 2026
Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata
25 Mar 2026
Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’
16 Mar 2026

Meskipun lebih dari 96% remaja berusia 14 tahun bersekolah, hanya 67,4% yang tetap melanjutkan hingga usia 18 tahun, menunjukkan tingginya angka putus sekolah.

Butuh Reformasi Mendalam

Arun Kumar, mantan profesor ekonomi di Universitas Jawaharlal Nehru, menyebutkan bahwa minimnya investasi di sektor pendidikan dan kesehatan memperburuk situasi. “India membutuhkan sistem pendidikan yang menghasilkan lulusan berkualitas tinggi untuk memenuhi permintaan pasar tenaga kerja,” tegasnya.

Krisis ini menyoroti pentingnya reformasi mendalam dalam sistem pendidikan dan pelatihan keterampilan agar lulusan siap bersaing di pasar global.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Electricity Connect 2024 Electricity Connect 2024: Tonggak Baru Energi Bersih Asia Tenggara
👉 Tulisan Selanjutnya REC PLN PLN Salurkan 1 Juta+ Sertifikat Energi Hijau, Emisi Karbon Turun 40%
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

4 Mei 2026
Bisnis

PLN dan Pemkab Tangerang Perkuat Sinergi Listrik dan Investasi

3 Mei 2026
Bisnis

PLN Luncurkan GIGA ONE, Proyek PLTS 1,2 GW untuk Transisi Energi

3 Mei 2026
Persona

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

21 Apr 2026
Utilitas

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

21 Apr 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Bisnis

Clean Energy Day PLN Banten: Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Aira Safeeya
19 Apr 2026
Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Aira Safeeya
17 Apr 2026
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.
Insight

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Keira Zareen
16 Apr 2026
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.
Teknologi

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Liora N. Shasmitha
16 Apr 2026
Teknologi

Samsung Akhirnya Bisa Kirim File ke iPhone, Tanpa Aplikasi Tambahan

Liora N. Shasmitha
16 Apr 2026
Ilustrasi masyarakat tetap produktif ketika menjalani Work From Home berkat keandalan dan layanan listrik yang mudah diakses melalui PLN Mobile.
Utilitas

WFH Makin Berat? PLN Kasih Diskon Tambah Daya 50%

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Utilitas

Bayar Listrik Lebih Awal, PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan PLN Mobile

Aira Safeeya
16 Apr 2026
Insight

PLN Wajibkan Jumat Tanpa BBM, Emisi Turun Puluhan Ton dalam Sehari

Keira Zareen
16 Apr 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Srikandi PLN Banten Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdampak

Insight

Seba Baduy 2026, PLN Pastikan Listrik Andal Tanpa Gangguan

Kultur

Srikandi PLN di Hari Kartini: Listrik Andal, Perempuan Berdaya

Kultur

Dari Cilegon, Perempuan Ini Menjahit Harapan Lewat Batik

Persona

PLN Turun ke Jalan: Edukasi Energi dan Diskon Tambah Daya

Utilitas

PLN UID Banten Gelar Apel Pasukan, Percepat Layanan Penyambungan Listrik

Utilitas
Konflik AS–Iran di Selat Hormuz berdampak pada harga plastik di Indonesia.

Dari Selat Hormuz ke Indonesia: Kenapa Perang Bikin Harga Plastik Naik

Insight
CEO Meta Mark Zuckerberg mengkritik keras Apple karena dinilai kurang inovasi dan menyebutnya sebagai perusahaan tukang peras.

Zuckerberg Siapkan “Versi AI” Dirinya, Rapat Bisa Tanpa Hadir Fisik

Teknologi
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com