• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Indonesia Ternyata Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan

9 Jun 2026

Indonesia Ternyata Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia

9 Jun 2026
Run for Vision 2026

Jangan Tunggu Kuota Habis, Run for Vision 2026 Masih Buka

8 Jun 2026
Ilustrasi pelanggan saat memasukkan kode token listrik ke kWh meter.

Isi Token, Dapat Bonus: Promo PLN Mobile Kembali Hadir

5 Jun 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Kultur

Indonesia Ternyata Negara Paling Rajin Berdoa di Dunia

Oleh:
Arden Gustav
Author:Arden Gustav
Culture Storyteller
Saya mengeksplorasi budaya yang membentuk perspektif kita. Dari musik, film, hingga tren lokal, saya menulis dengan pendekatan reflektif dan santai.
Follow:
- Culture Storyteller
Publikasi: Selasa, 9 Juni 2026 - 19.35 WIB
Share
Doa sering dianggap mampu mengubah realitas. Tapi benarkah demikian? Artikel ini menelisik doa dari sisi sains.. Foto: Sthutterstock/hareluya
Navigasi Konten
  • Ketika Dunia Semakin Sekuler
  • Doa Bukan Sekadar Ritual
  • Era Digital Justru Memperkuat Spiritualitas
  • Jangkar di Tengah Ketidakpastian

Techfin Insight — Di saat banyak negara mengalami penurunan praktik keagamaan akibat arus sekularisasi dan modernitas, Indonesia justru menunjukkan arah yang berbeda. Sebuah laporan yang mengutip hasil survei Pew Research Center mengungkapkan bahwa sekitar 95 persen warga dewasa Indonesia mengaku berdoa setiap hari, menjadikannya salah satu tingkat religiositas tertinggi di dunia.

Temuan tersebut menarik karena muncul di tengah era digital yang sering dianggap menjauhkan manusia dari nilai-nilai spiritual. Namun, bagi masyarakat Indonesia, doa tampaknya masih menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar ritual keagamaan.

Ketika Dunia Semakin Sekuler

Dalam beberapa dekade terakhir, banyak negara maju mengalami penurunan partisipasi dalam aktivitas keagamaan. Praktik seperti berdoa, menghadiri tempat ibadah, hingga membaca kitab suci semakin jarang dilakukan oleh sebagian masyarakat di negara-negara Barat.

Indonesia justru memperlihatkan tren yang berlawanan. Agama masih hadir dalam berbagai aspek kehidupan sosial, mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga aktivitas kemasyarakatan.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

Fenomena ini sejalan dengan kondisi di sejumlah negara Afrika seperti Nigeria dan Kenya yang juga memiliki tingkat kebiasaan berdoa harian yang tinggi. Sebaliknya, beberapa negara Eropa menunjukkan angka yang jauh lebih rendah.

Doa Bukan Sekadar Ritual

Di Indonesia, agama tidak hanya dipahami sebagai urusan pribadi. Praktik keagamaan telah menjadi bagian dari identitas sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tradisi seperti kenduri, tahlilan, peringatan hari besar keagamaan, hingga gotong royong memperlihatkan bagaimana nilai spiritual menyatu dengan kehidupan sosial masyarakat. Aktivitas tersebut tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.

Jangan Lewatkan:

Benarkah Doa Bisa Mengubah Realitas di Dunia Nyata?
24 Okt 2025
Dari Atlantis ke Armagedon
Dari Atlantis ke Armagedon, Menelusuri 5 Zaman Kesadaran
22 Jul 2025
Pacu Jalur
Pacu Jalur Mendunia Berkat Tren Aura Farming Bocah Riau
6 Jul 2025

Pendidikan agama sejak usia dini juga menjadi faktor penting yang menjaga kesinambungan nilai-nilai tersebut. Sekolah, keluarga, dan tokoh agama memiliki peran besar dalam membentuk budaya religius yang tetap bertahan hingga sekarang.

Era Digital Justru Memperkuat Spiritualitas

Menariknya, perkembangan teknologi tidak selalu menjadi ancaman bagi religiositas. Di Indonesia, media sosial justru berkembang menjadi ruang baru bagi ekspresi spiritual.

Konten berisi doa, kajian agama, refleksi kehidupan, hingga komunitas digital berbasis keagamaan semakin mudah ditemukan di berbagai platform. Aplikasi pengingat salat, tadarus daring, dan komunitas virtual menjadi contoh bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk memperkuat praktik keagamaan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa modernitas dan spiritualitas tidak selalu berada di sisi yang berlawanan. Keduanya dapat berjalan beriringan ketika teknologi digunakan untuk memperkuat nilai-nilai yang diyakini masyarakat.

Jangkar di Tengah Ketidakpastian

Di tengah dunia yang semakin cepat berubah, doa masih menjadi ruang refleksi sekaligus sumber harapan bagi banyak orang Indonesia. Ketika berbagai negara menghadapi tantangan menjaga hubungan masyarakat dengan nilai-nilai spiritual, Indonesia menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi, teknologi, dan religiositas dapat tumbuh bersama.

Tantangan berikutnya bukan lagi soal mempertahankan praktik berdoa, melainkan memastikan nilai-nilai keberagamaan tetap hadir secara ramah, inklusif, dan relevan di tengah perubahan zaman yang terus berlangsung.

Kredit Redaksi:
Penulis: Arden Gustav
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:budaya IndonesiaDoaPew Research CenterReligiusitasSpiritualitas

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Arden Gustav
Culture Storyteller
Follow:
Saya mengeksplorasi budaya yang membentuk perspektif kita. Dari musik, film, hingga tren lokal, saya menulis dengan pendekatan reflektif dan santai.
Tulisan Sebelumnya 👈 Run for Vision 2026 Jangan Tunggu Kuota Habis, Run for Vision 2026 Masih Buka
👉 Tulisan Selanjutnya Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Insight

Anak Pulau Kini Punya Jembatan Menuju Masa Depan

9 Jun 2026
Run for Vision 2026
Gaya Hidup

Jangan Tunggu Kuota Habis, Run for Vision 2026 Masih Buka

8 Jun 2026
Ilustrasi pelanggan saat memasukkan kode token listrik ke kWh meter.
Utilitas

Isi Token, Dapat Bonus: Promo PLN Mobile Kembali Hadir

5 Jun 2026
nutrisi untuk diet
Gaya Hidup

Nutrisi Apa yang Dibutuhkan saat Diet? Berikut Daftar Lengkapnya

5 Jun 2026
Gubernur Banten bersama jajaran pemerintah daerah meninjau pelayanan penerimaan siswa dan berdialog dengan masyarakat di area pelayanan pendidikan.
Insight

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

4 Jun 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com