Jakarta, Techfin Insight — Pasar modal kini bukan lagi dunia eksklusif bagi segelintir orang. Melalui gelaran Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) ingin membuka jalan agar siapa pun bisa belajar, berinvestasi, dan tumbuh bersama ekonomi Indonesia.
Ajang tahunan yang digelar BEI bersama OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal ini hadir dengan tema inklusif: “Satu Pasar, Berjuta Peluang.” CMSE 2025 bukan sekadar pameran finansial, melainkan festival pengetahuan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang — dari pelajar, mahasiswa, pekerja muda, hingga pelaku UMKM.
Dari Edukasi hingga Inspirasi
Selama dua hari penyelenggaraan, ribuan peserta mengikuti talk show, kelas investasi, hingga financial podcast bersama figur publik dan praktisi pasar modal. Setiap sesi dirancang agar ilmu keuangan tidak terasa kaku, tetapi dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Pasar modal itu untuk semua, bukan hanya yang punya modal besar. Dengan edukasi yang tepat, siapa pun bisa mulai dari kecil,” ujar salah satu peserta, Rara Pratiwi, mahasiswi yang baru belajar saham lewat program Aku Investor Saham.
Program tersebut menjadi bagian penting CMSE, di mana peserta tidak hanya belajar teori, tapi juga praktek langsung melalui simulasi transaksi di aplikasi investasi resmi yang diawasi OJK.
Menembus Batas Digital
BEI juga membuka akses CMSE 2025 secara daring melalui kanal YouTube dan aplikasi IDX Channel Live. Tujuannya sederhana: agar literasi keuangan bisa menjangkau semua orang, tanpa batas geografis.
“Anak-anak muda hari ini lebih banyak belajar dari media digital. Jadi BEI ingin hadir di ruang yang sama, lewat konten interaktif dan edukatif,” ujar Direktur Utama BEI, Iman Rachman.
Langkah ini menjadi bukti bahwa inklusi finansial tak lagi bergantung pada seminar atau pelatihan tatap muka. Dengan akses digital, pengetahuan investasi bisa dibawa ke mana saja — dari layar smartphone hingga ruang belajar daring.
Pasar Modal yang Ramah Semua Generasi
Menariknya, CMSE 2025 juga menampilkan kisah-kisah inspiratif dari investor muda, pelaku UMKM, hingga komunitas yang memanfaatkan pasar modal sebagai sarana mengembangkan usaha. Di area Expo, pengunjung dapat menjelajahi booth dari manajer investasi, sekuritas, serta lembaga keuangan yang menampilkan produk dan layanan inovatif.
“CMSE menjadi ruang kolaborasi lintas generasi. Kami ingin menumbuhkan budaya investasi yang sehat, berkelanjutan, dan mudah dipahami,” jelas Iman.
Membangun Masa Depan Finansial Indonesia
Dengan jumlah investor yang kini mendekati 19 juta orang, CMSE 2025 menjadi refleksi perjalanan panjang literasi keuangan di Indonesia. BEI optimistis, lewat edukasi berkelanjutan dan dukungan digital, pasar modal dapat menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
Karena di masa depan, berinvestasi bukan lagi soal besar kecilnya modal, tapi seberapa besar kemauan untuk belajar.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




