• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Manifesto Dapur: Teknologi, Ruang Domestik, dan Pertarungan Nilai
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Insight

Manifesto Dapur: Teknologi, Ruang Domestik, dan Pertarungan Nilai

Dapur bukan sekadar tempat memasak, tapi ruang sosial yang sarat nilai. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana teknologi memengaruhi ruang domestik dan relasi di dalamnya—dari kulkas pintar hingga solusi berbasis AI.

T.H. Hari Sucahyo
Oleh: T.H. Hari Sucahyo - Kontributor Tamu
Publikasi: Rabu, 23 April 2025 - 21.24 WIB
Share
dapur
Dapur masa depan dalam genggaman: teknologi yang menyatu dengan kehangatan ruang domestik.

Techfin Insight — Dapur adalah ruang yang lebih kompleks daripada yang sering dibayangkan oleh para desainer teknologi.

Ia bukan hanya tempat memasak, tapi juga ruang sosial tempat keluarga berkumpul, tempat cerita diwariskan, dan tempat di mana keputusan-keputusan penting dalam kehidupan sehari-hari diambil.

Maka, ketika teknologi mulai menyusup ke dapur dalam wujud kulkas pintar, oven otomatis, hingga alat masak berbasis AI, pertanyaan yang seharusnya kita ajukan bukan semata “seberapa canggih ini?”, tetapi “untuk siapa teknologi ini bekerja?” dan “nilai-nilai apa yang dibawanya?”

Sejarah dapur selalu terkait erat dengan kerja reproduktif, yaitu jenis kerja yang menopang kehidupan, seperti memasak, membersihkan, dan mengasuh, namun sering kali tak dianggap penting dalam ekonomi formal.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selama berabad-abad, peran ini dilekatkan pada perempuan. Dalam Caliban and the Witch, Silvia Federici menyatakan bahwa kapitalisme modern dibangun di atas kerja perempuan yang tidak dibayar, terutama di ruang domestik.

Maka, ketika alat-alat dapur modern muncul dengan janji “mempermudah kerja rumah”, kita perlu mempertanyakan: apakah mereka benar-benar membebaskan, atau justru membungkus ketimpangan lama dalam kemasan teknologi terbaru?

Misalnya, mesin pencuci piring atau oven pintar tidak serta-merta menghapus beban mental ibu rumah tangga yang tetap harus memikirkan menu, belanja bahan, dan mengatur jadwal makan.

Jangan Lewatkan:

malware-ai-game-android-gratis
Waspada! Malware AI Menyusup Lewat Game Android Gratis
27 Jan 2026
Saat efisiensi menjadi kebajikan tertinggi, tantangan terbesar adalah menjaga sisi manusiawi agar tidak sekadar menjadi titik koordinat dalam peta algoritma.
Di Balik Layar Kemudahan: Teknologi, Waktu, dan Seni Menjadi Manusia
22 Jan 2026
Apple menggandeng Google untuk menghadirkan Siri generasi baru berbasis AI Gemini, menandai perubahan strategi besar Apple di era kecerdasan buatan.
Apple Gandeng Google: Era Baru Siri Berbasis Gemini
13 Jan 2026
Pembaruan ChatGPT Android menghadirkan mode Berpikir baru dengan pilihan waktu pemrosesan AI, khusus pengguna ChatGPT Plus.
ChatGPT Kini Bisa Terhubung ke Aplikasi, Begini Cara Kerjanya
4 Jan 2026

Teknologi mungkin membuat pekerjaan fisik lebih cepat, tapi tak langsung menyentuh akar persoalan relasi kuasa dalam rumah tangga.

Seperti yang pernah diungkapkan antropolog Lucy Suchman, “Just because something is automated doesn’t mean it’s been thought through.”

Otomatisasi tak selalu berarti kebebasan—apalagi jika yang diotomatisasi justru aspek yang paling manusiawi: perencanaan, perasaan, perhatian.

Dalam banyak kasus, teknologi dapur dikembangkan bukan karena ada kebutuhan nyata dari pengguna, tapi karena pasar membutuhkan inovasi baru untuk dijual.

Kita tidak benar-benar butuh kulkas yang bisa memotret isinya dan mengirimkan gambar ke ponsel. Namun, produsen butuh fitur baru untuk membedakan produk mereka di pasar.

Inilah yang disebut oleh Evgeny Morozov sebagai solutionism, yaitu kecenderungan industri teknologi menciptakan solusi untuk masalah yang sebenarnya tidak ada, atau sengaja dibuat-buat.

Alih-alih merespons kebutuhan nyata, teknologi dapur sering kali justru menciptakan ketergantungan baru.

Masalahnya tidak berhenti di sana. Alat-alat ini, yang tampaknya pintar dan praktis, justru memperluas ruang pengawasan dalam rumah.

Kulkas yang tahu apa yang kita makan, oven yang menyimpan riwayat pemakaian, sensor dapur yang mencatat waktu aktivitas—semua itu memproduksi data yang bisa diakses, dianalisis, bahkan dijual.

Maka, teknologi dapur hari ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal privasi digital, kontrol, dan kapitalisasi kehidupan domestik.

Kita butuh cara berpikir lain tentang teknologi. Bukan sebagai sekadar alat yang netral, tapi sebagai cerminan nilai, hubungan sosial, dan visi tentang kehidupan yang diinginkan.

Dalam Tools for Conviviality, Ivan Illich menyatakan bahwa teknologi yang sehat adalah yang memungkinkan orang bertindak dengan otonomi, saling mendukung, dan menjalin relasi yang bermakna.

Maka, dapur yang sehat bukan yang dipenuhi alat otomatis, melainkan dapur yang mengundang kerja sama: tempat anak-anak belajar memasak bersama orang tuanya, tempat keluarga menyusun menu bersama, tempat makanan disiapkan dengan cinta—bukan hanya efisiensi.

Jangan Lewatkan:

Prediksi Aplikasi Mobile 2026: Dari Digunakan Menjadi Bekerja untuk Kita
4 Jan 2026
OpenAI Siapkan Pena AI, Langkah Awal Masuk Dunia Perangkat Keras
4 Jan 2026
Peneliti mengembangkan robot mikroskopis seukuran sel biologis yang mampu bergerak, berpikir, dan bekerja mandiri tanpa kabel.
Robot Seukuran Garam Mulai Mendekati Dunia Nyata
31 Des 2025
Pembaruan ChatGPT Android menghadirkan mode Berpikir baru dengan pilihan waktu pemrosesan AI, khusus pengguna ChatGPT Plus.
ChatGPT Android Kini Punya Mode Berpikir Lebih Fleksibel
31 Des 2025

Bayangkan, alih-alih alat masak yang serba otomatis, kita punya perangkat yang bisa mendorong kesadaran ekologis.

Kompor yang memberi notifikasi jejak karbon tiap bahan yang dimasak, atau tempat sampah dapur yang secara visual menunjukkan berapa banyak sisa makanan yang dibuang dalam seminggu.

Teknologi ini bukan untuk menggantikan kerja manusia, tapi untuk mengajak berpikir lebih bijak dan lebih dalam.

Di Indonesia, masih banyak dapur yang tidak tersentuh oleh teknologi canggih. Dapur dengan pawon tradisional, tungku kayu, alat-alat manual.

Kita sering menganggap dapur seperti ini sebagai “ketinggalan zaman”, padahal dalam banyak hal, mereka justru lebih berdaulat: bisa mengolah bahan lokal, tidak tergantung listrik, menghasilkan limbah yang minim.

Dapur tradisional adalah ruang hidup yang organik, penuh cerita dan kebijaksanaan.

Kita perlu lebih banyak belajar dari sana, bukan sekadar menggantinya dengan gadget baru.

Teknologi seharusnya tidak mengendalikan manusia, tetapi mendukung manusia untuk hidup lebih bermakna.

Dapur adalah tempat emosi bertemu dengan fungsi, tempat ritual keseharian bertemu dengan kreativitas.

Maka, teknologi yang ditempatkan di dapur harus mampu menghargai dimensi ini.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kita tidak butuh alat pintar yang hanya menambahkan fitur, tapi alat yang bisa memperdalam relasi: antara manusia dan makanan, antara generasi, antara ingatan dan harapan.

Manifesto ini bukan ajakan untuk anti-teknologi, tapi ajakan untuk berpikir lebih etis dan manusiawi.

Kita ingin teknologi yang benar-benar bekerja untuk kita, bukan membuat kita bekerja untuknya. Kita ingin dapur yang memanusiakan, bukan mendisiplinkan.

Kita ingin alat yang menambah cerita, bukan menghapus jejak.

Karena pada akhirnya, teknologi dapur yang ideal bukanlah soal seberapa cepat kita bisa menyelesaikan masak, tapi seberapa banyak kehidupan yang bisa kita rayakan di dalamnya.

- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:AImanifesto dapurruang domestikTeknologiteknologi dapur

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:T.H. Hari Sucahyo
Kontributor Tamu
Follow:
Peminat bidang sosial, budaya, dan humaniora. Penggagas Lingkar Studi Adiluhung dan Kelompok Studi Pusaka AgroPol. Saat tidak sedang menulis, lebih sering menyeduh kopi sambil berdialog dengan dirinya sendiri.
Tulisan Sebelumnya 👈 3 Perbedaan Mendalam E-Wallet, E-Money, dan QRIS: Mana yang Paling Aman?
👉 Tulisan Selanjutnya SPLU Banten Selatan PLN Perluas SPLU Banten Selatan: Dorong Ketahanan Pangan dan Pertanian Modern
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Kultur

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Keira Zareen
20 Mar 2026
Bisnis

Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi

Aira Safeeya
20 Mar 2026
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Utilitas

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Bisnis

PLN Pastikan Cadangan Daya Nasional Lebih dari Cukup

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Teknologi

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Liora N. Shasmitha
16 Mar 2026
Kultur

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Arden Gustav
16 Mar 2026
Utilitas

Mudik Tenang, PLN Ingatkan Cek Listrik Rumah Sebelum Berangkat

Ammar Fahri
16 Mar 2026
Kultur

From Pain to Peace: Ngabuburead Aku Temanmu Ajak Berdamai dengan Luka

Arden Gustav
15 Mar 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

Teknologi

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Kultur
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Utilitas

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Teknologi

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com