• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Korea Selatan Bangun Kota Anti Kesepian dengan Anggaran Rp5 Triliun
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026

Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi

20 Mar 2026
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

17 Mar 2026

PLN Pastikan Cadangan Daya Nasional Lebih dari Cukup

17 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Gaya Hidup

Korea Selatan Bangun Kota Anti Kesepian dengan Anggaran Rp5 Triliun

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Senin, 11 November 2024 - 00.01 WIB
Share
Navigasi Konten
  • Menyikapi Lonjakan Kesepian
  • Inovasi Teknologi dan Desain untuk Kota Anti Kesepian
  • Kesehatan Mental sebagai Prioritas
  • Pembangunan Berkelanjutan dan Aksesibilitas
  • Membangun Masyarakat yang Lebih Terhubung
  • Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Korea Selatan sedang memimpin langkah besar dalam menciptakan solusi bagi masalah kesepian yang semakin meningkat di kalangan penduduknya. Melalui sebuah proyek ambisius, negara tersebut merencanakan untuk membangun kota anti kesepian yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesejahteraan sosial penghuninya.

Proyek ini, yang diberi nama Loneliness-Free Seoul, dengan anggaran 451,3 miliar won atau setara dengan Rp5 triliun diharapkan dapat memberi contoh bagi negara-negara lain yang menghadapi tantangan serupa di tengah modernisasi dan kemajuan teknologi.

Menyikapi Lonjakan Kesepian

Korea Selatan, seperti banyak negara maju lainnya, tengah menghadapi lonjakan angka kesepian di kalangan penduduknya, terutama di kalangan lansia dan generasi muda yang sering merasa terisolasi meski hidup di lingkungan yang ramai.

Menurut data dari Statistics Korea, sekitar 40% orang dewasa di negara itu mengaku sering merasa kesepian. Bahkan, di antara lansia, lebih dari 50% melaporkan perasaan kesepian yang intens, sebuah fenomena yang semakin menjadi perhatian pemerintah.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Jumlah kematian akibat kesepian di Korea Selatan meningkat menjadi 3.661 pada tahun 2023, naik dari 3.559 pada tahun sebelumnya.

Loneliness-Free Seoul sejatinya ditujukan untuk menangani masalah ini dari akarnya dan mencegah meningkatnya kasus godoksa (kematian karena kesepian) di ibu kota Korea Selatan tersebut.

Kota Anti Kesepian
Seorang relawan Good Nanum membungkuk di kuil darurat untuk dua orang almarhum, yang meninggal sendirian di rumah dan rumah sakit, di dalam ruang tunggu krematorium pada tanggal 4 Juli 2016 di Goyang, Korea Selatan. Foto oleh Jean Chung/Getty Images

“Tampaknya kematian karena kesepian di antara orang-orang berusia 20-an dan 30-an disebabkan oleh kegagalan dalam mencari pekerjaan atau diberhentikan,” kata Noh Jung-hoon, seorang pejabat kesejahteraan dari kementerian kesehatan.

Inovasi Teknologi dan Desain untuk Kota Anti Kesepian

Program Loneliness-Free Seoul mencakup layanan “Smart 24 Platform”, layanan daring dan luring untuk warga Seoul dan pendatang yang membutuhkan dukungan dan konseling.
 
Salah satu fitur utama platform ini adalah hotline “Goodbye Loneliness 120”, yang beroperasi 24 jam penuh dan direncanakan akan mulai melayani pada April tahun depan.
 
Warga bisa mengakses layanan ini secara online dengan menghubungi Pusat Panggilan Dasan 120, di mana mereka akan terhubung langsung dengan konselor berpengalaman melalui nomor tertentu.

Loneliness-Free Seoul bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang secara khusus dirancang untuk memerangi perasaan kesepian ini. Kota ini akan mengintegrasikan teknologi canggih, desain urban yang ramah sosial, serta program-program komunitas yang mendorong interaksi antar warganya.

“Kesepian dan keterasingan bukan sekadar masalah individu, tetapi tugas yang harus diselesaikan masyarakat bersama-sama,” kata Wali Kota Seoul Oh Se-hoon dalam rilis berita.

Jangan Lewatkan:

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil
26 Mar 2026
OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI
25 Mar 2026
Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional
25 Mar 2026
Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat
25 Mar 2026
Kota Anti Kesepian
Wali Kota Seoul Oh Se-hoon berpidato di Balai Kota Seoul pada hari Senin. (Yonhap)

“Kota ini akan memobilisasi seluruh kapasitas kota untuk membantu orang-orang yang kesepian pulih dan kembali ke masyarakat,” imbuhnya.

Kota ini juga berencana untuk memperkenalkan layanan psikologis dan ruang terbuka hijau yang lebih luas; rencana makan bergizi untuk penduduk setengah baya dan lanjut usia; “sistem pencarian” khusus untuk mengidentifikasi penduduk terisolasi yang membutuhkan bantuan; dan kegiatan untuk mendorong orang-orang keluar rumah dan terhubung dengan orang lain, seperti berkebun, berolahraga, klub buku, dan banyak lagi.

Para ahli menyambut baik langkah-langkah tersebut tetapi mengatakan masih banyak yang perlu dilakukan – sebagian karena kesepian di Korea terkait dengan bagian-bagian unik tertentu dari budaya Korea yang sulit diubah.

“Kesepian adalah masalah sosial yang signifikan saat ini, jadi upaya atau kebijakan untuk mengatasinya mutlak diperlukan,” kata An Soo-jung, seorang profesor psikologi di Universitas Myongji – namun, ia memperingatkan bahwa “perlu ada pertimbangan cermat tentang seberapa efektif langkah-langkah ini akan diterapkan.”

Kesehatan Mental sebagai Prioritas

Bukan hanya aspek fisik yang menjadi fokus dalam pembangunan kota ini, namun juga kesehatan mental warganya. Peneliti dari Seoul National University, Dr. Lee Min-ah, yang terlibat dalam proyek ini, menjelaskan bahwa kesepian dapat memiliki dampak serius terhadap kesehatan mental dan fisik seseorang.

“Kesepian dapat menyebabkan depresi, kecemasan, dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Melalui kota ini, kami berusaha mengurangi faktor-faktor yang memicu perasaan kesepian,” kata Dr. Lee.

Dalam hal ini, pemerintah Korea Selatan juga bekerja sama dengan lembaga kesehatan untuk menawarkan program-program yang fokus pada kesejahteraan mental. Mulai dari konseling berbasis teknologi hingga kelompok pendukung yang mengorganisir pertemuan rutin untuk membantu warga membangun jaringan sosial mereka.

Pembangunan Berkelanjutan dan Aksesibilitas

Kota ini tidak hanya mengutamakan interaksi sosial, tetapi juga berfokus pada keberlanjutan lingkungan. Dengan pemanasan global yang semakin menjadi perhatian, kota anti-kesepian ini akan menerapkan konsep kota hijau dengan energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, serta pengelolaan sampah yang efisien.

“Kami percaya bahwa sebuah kota yang sehat harus seimbang dalam hal sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kami ingin memberikan contoh bagaimana ketiganya bisa berjalan beriringan,” kata Oh Se-hoon.

Kota ini juga dirancang agar ramah bagi semua kalangan, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Fasilitas umum akan dirancang agar mudah diakses oleh semua orang, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.

Membangun Masyarakat yang Lebih Terhubung

Dalam wawancara terpisah, Menteri Pembangunan Kota, Park Ji-young, mengungkapkan bahwa pembangunan kota ini adalah langkah maju dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan terhubung.

“Kesepian adalah tantangan besar di era modern ini, dan kami ingin memberikan solusi yang nyata. Kota ini adalah bukti bahwa teknologi dan desain urban dapat digunakan untuk mendukung kehidupan sosial yang lebih baik,” ujarnya.

Proyek ini bukan hanya tentang membangun kota fisik, tetapi juga tentang menciptakan komunitas yang saling mendukung. Pemerintah berharap bahwa kota ini dapat menjadi model bagi inisiatif serupa di seluruh dunia, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesejahteraan mental dan sosial dalam kehidupan urban yang semakin kompleks.

Jangan Lewatkan:

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata
25 Mar 2026
Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik
18 Mar 2026
Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’
16 Mar 2026
From Pain to Peace: Ngabuburead Aku Temanmu Ajak Berdamai dengan Luka
15 Mar 2026

Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Kota anti kesepian ini diharapkan mulai beroperasi dalam lima tahun mendatang, dan diharapkan dapat menampung lebih dari 100.000 warga. Dengan kemajuan teknologi dan desain yang inklusif, Korea Selatan berusaha menunjukkan bahwa masa depan perkotaan tidak hanya tentang infrastruktur dan teknologi, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi, di mana setiap individu dapat merasa terhubung dan dihargai.

Sebagai negara yang sangat maju dalam hal teknologi dan inovasi, Korea Selatan terus menjadi pelopor dalam berbagai bidang, dan proyek kota anti-kesepian ini adalah contoh nyata dari upaya negara ini untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua warganya.

Proyek Loneliness-Free Seoul di Korea Selatan adalah terobosan besar dalam memerangi kesepian, sebuah masalah yang semakin mendapat perhatian di seluruh dunia. Dengan memanfaatkan teknologi, desain inovatif, dan fokus pada kesehatan mental, Korea Selatan berusaha untuk menciptakan kota yang tidak hanya cerdas dalam hal infrastruktur, tetapi juga dalam memperhatikan kesejahteraan sosial penghuninya.

Jika berhasil, proyek ini dapat menjadi model bagi kota-kota lain yang ingin menciptakan masyarakat yang lebih terhubung dan inklusif di masa depan.

- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Perusahaan Ramai-ramai Pecat Pekerja Gen Z, Ada Solusi Lain?
👉 Tulisan Selanjutnya Indah Kiat Hijaukan Produksi, Beralih ke Listrik PLN
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
Bisnis

Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi

20 Mar 2026
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Utilitas

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

17 Mar 2026
Bisnis

PLN Pastikan Cadangan Daya Nasional Lebih dari Cukup

17 Mar 2026
Utilitas

Mudik Tenang, PLN Ingatkan Cek Listrik Rumah Sebelum Berangkat

16 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Bisnis

Industri Baja Banten Naik Level, PLN Tambah Listrik Pabrik Cikande

Aira Safeeya
15 Mar 2026
Bisnis

Posko Energi Nasional Dibuka, PLN Siap Amankan Listrik dan SPKLU Saat Mudik

Aira Safeeya
14 Mar 2026
Pemanfaatan ticketing system yang terintegrasi dengan AI dan omnichannel membantu perusahaan merespons kebutuhan pelanggan secara lebih cepat, terstruktur, dan konsisten di berbagai saluran komunikasi.
Bisnis

Masa Depan Customer Service dengan Ticketing System dan AI Omnichannel

Sekar Ajeng
9 Mar 2026
Mahasiswa UKM Unit Pengembangan Tilawatil Qur’an (UPTQ) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berfoto bersama usai kegiatan “Bakar Ramadhan (Berbagi Kabar Ramadhan)” di lingkungan kampus Pascasarjana UIN SMH Banten, Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan spiritual sekaligus penguatan semangat hijrah, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa selama bulan suci Ramadan.
Kultur

“Kabar Ramadhan”, UIN Banten Ajak Mahasiswa Hijrah dan Peduli Sesama

Arden Gustav
8 Mar 2026
Proses penyambungan listrik di rumah warga penerima manfaat program Light Up The Dream (LUTD) di Banten, Rabu (4/3). Melalui program ini, PLN memperluas akses listrik bagi masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.
Insight

Ramadan Penuh Haru: Nenek Iyah Akhirnya Punya Listrik Sendiri

Keira Zareen
5 Mar 2026
PLN Mobile SuperApp
Teknologi

Ramadan Lebih Tenang, PLN Ajak Warga Banten Bayar Listrik di Awal Bulan

Aira Safeeya
4 Mar 2026
Gaya Hidup

Ramadan Makin Terang! Diskon Tambah Daya PLN 50% Bikin Lebaran Tenang

Ammar Fahri
1 Mar 2026
Bisnis

Berkah Ramadan Menyala! YBM PLN Salurkan 45 Ribu Bingkisan untuk Masyarakat

Aira Safeeya
27 Feb 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

Teknologi

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Kultur
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Utilitas

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Teknologi

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com