Techfin Insight — Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 kembali mencatatkan capaian besar. Sebanyak 116.688 peserta resmi diberangkatkan dari kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, melampaui target awal 104 ribu pemudik.
Program yang diinisiasi Badan Pengelola Investasi Danantara bersama BP BUMN ini turut melibatkan PT PLN (Persero), yang memberangkatkan 12.500 pemudik dengan pendekatan ramah lingkungan hingga mencapai nol emisi (net zero emission).
Mudik Lebih Aman dan Terjangkau
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan bahwa program mudik gratis menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat.
“Program ini membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, sehingga perjalanan mudik bisa lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Senada, Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud gotong royong BUMN untuk masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas,” katanya.
PLN Tingkatkan Kuota Pemudik
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa partisipasi PLN dalam program ini sejalan dengan upaya pemerintah memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menekan konsumsi BBM.
PLN meningkatkan kuota peserta menjadi 12.500 orang, naik dari tahun sebelumnya sebanyak 11.322 peserta.
Keberangkatan dilakukan serentak pada 17 Maret 2026 dari tujuh kota:
- Jakarta
- Surabaya
- Bali
- Makassar
- Balikpapan
- Padang
- Aceh
Dengan berbagai rute tujuan seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera.
“Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, serta merayakan momen kebersamaan dengan tenang bersama keluarga,” ujar Darmawan.
Mudik Sekaligus Ramah Lingkungan
Tak hanya fokus pada layanan sosial, PLN juga memastikan program ini selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Melalui PLN Energy Management Indonesia, PLN menghitung jejak karbon dari program mudik ini.
Hasilnya:
- Jika menggunakan kendaraan pribadi: 578 ton CO2e
- Dengan transportasi massal: 392 ton CO2e
- Pengurangan emisi: 186 ton CO2e
Tak berhenti di situ, PLN juga melakukan carbon offset sebesar 392 ton CO2e melalui proyek PLTMH Gunung Wugul.
Langkah ini membuat seluruh program Mudik Gratis BUMN 2026 berhasil mencapai Net Zero Emission (NZE).
“Ini bukan hanya tentang mengantarkan masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga memastikan perjalanan tersebut aman, efisien, dan ramah lingkungan,” tutup Darmawan.
Dengan kombinasi layanan sosial dan komitmen terhadap lingkungan, program ini menjadi contoh bagaimana mobilitas massal dapat berjalan lebih berkelanjutan di masa depan.
Slug:
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




