• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Personal Finance
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • ShopNew
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Indonesia Tegas, iPhone 16 Tak Bisa Masuk Sembarangan
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Srikandi Goes to School & Campus Jangkau 1.422 Pelajar

7 Sep 2026

HPN 2026, Manajemen PLN UID Banten Turun Langsung Layani Pelanggan

4 Sep 2026

Refleksi Digital: Navigasi Atensi, Self-View, dan Resiliensi Kognitif di Kelas Virtual

3 Sep 2026

AI Sebagai Asisten Dosen: Bukan Mengganti Guru

3 Sep 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Bisnis

Indonesia Tegas, iPhone 16 Tak Bisa Masuk Sembarangan

Penulis: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Jumat, 1 November 2024 - 19.13 WIB
Share
2 Menit
iphone 16 dilarang
iPhone 16.
Navigasi Konten
  • Kenapa iPhone 16 Dilarang?
  • Permintaan Tax Holiday 50 Tahun: Terlalu Tinggi?
  • Dampak dari Perselisihan Ini
  • iPhone 15: Alternatif Terbaik untuk Saat Ini
  • Pelajaran dari Kasus Ini

Jakarta, techfin.id – Kehadiran iPhone 16 di Indonesia harus tertunda akibat kebijakan pemerintah yang mengharuskan produk elektronik memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Namun, di balik layar, ada kisah menarik tentang perselisihan antara Apple dan pemerintah Indonesia yang berakar pada tuntutan tax holiday yang terbilang ekstrem.

Kenapa iPhone 16 Dilarang?

Meskipun persyaratan TKDN menjadi alasan resmi pelarangan iPhone 16, banyak pihak menduga ada faktor lain yang turut berperan. Salah satunya adalah kegagalan Apple dalam mencapai kesepakatan dengan pemerintah terkait insentif pajak.

Apple sebelumnya mengajukan permintaan tax holiday (pembebasan pajak) selama 50 tahun untuk membangun pabrik di Indonesia. Namun, pemerintah Indonesia tegas menolak permintaan tersebut dan hanya memberikan opsi maksimal 20 tahun sesuai dengan peraturan yang berlaku.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

Sementara itu, warga RI yang telanjur memiliki iPhone 16 dengan membeli produk baru Apple tersebut dari ecommerce atau lewat jasa penitipan dari luar negeri harus siap-siap merelakan HP barunya tak bisa digunakan. Pasalnya, Kementerian Perindustrian bersiap memblokir iPhone 16 yang diperdagangkan di dalam negeri.

Kemenperin memperkirakan sekitar 9.000 unit iPhone 16 dibawa masuk ke wilayah Indonesia sejak peluncurannya di Amerika Serikat. Produk seri HP terbaru buatan Apple tersebut padahal tidak diizinkan diperjualbelikan di Indonesia.

“Seri iPhone 16 yang dibawa penumpang masuk secara legal, namun menjadi ilegal jika diperjualbelikan di dalam negeri. Hal ini karena sudah tidak sesuai dengan tujuan peruntukkan ketika memproses perizinan masuknya ponsel tersebut ke Indonesia, yakni untuk pemakaian sendiri. Oleh karena itu kami mempertimbangkan menonaktifkan IMEI seri iPhone 16 yang masuk melalui barang bawaan penumpang dan jika terbukti diperjualbelikan di Indonesia,” jelas Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif dalam siaran pers, Rabu (30/10/2024).

Jangan Lewatkan:

iPhone 16e vs iPhone 17e, Mana yang Lebih Layak Dibeli pada 2026?
27 Jul 2026
Mengapa Pixelmator Pro Layak Masuk Workflow Desainer Modern
3 Jul 2026
Apple Creator Studio Tak Lagi Sekadar Paket Aplikasi Kreatif
3 Jul 2026
Apple Creator Studio
Apple Creator Studio Mengubah Cara Kreator Bekerja di Ekosistem Apple
3 Jul 2026

Permintaan Tax Holiday 50 Tahun: Terlalu Tinggi?

Permintaan tax holiday selama 50 tahun dari Apple tentu saja menjadi sorotan. Angka ini jauh di atas rata-rata yang diberikan kepada perusahaan lain.

Pemerintah Indonesia berargumen bahwa permintaan tersebut tidak realistis dan tidak sejalan dengan kebijakan fiskal negara. Selain itu, pemberian insentif pajak yang terlalu besar berpotensi merugikan negara dalam jangka panjang.

Dampak dari Perselisihan Ini

Perselisihan antara Apple dan pemerintah Indonesia ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan iPhone 16 di Indonesia, tetapi juga berpotensi menghambat investasi asing langsung (FDI) di sektor teknologi.

Investor asing lainnya mungkin akan berpikir dua kali sebelum berinvestasi di Indonesia jika melihat kasus Apple ini.

iPhone 16 dilarang di Indonesia
Foto: CEO Apple Tim Cook menemui Menhan Prabowo Subianto selama sekitar satu jam di Kantor Kemenhan hari ini, Rabu (17/04/2024). (Dok. Kemhan)

iPhone 15: Alternatif Terbaik untuk Saat Ini

Bagi para penggemar Apple di Indonesia, iPhone 15 tetap menjadi pilihan yang menarik. Smartphone ini menawarkan performa yang sangat baik, desain yang elegan, dan fitur-fitur canggih.

Meskipun tidak se-canggih iPhone 16, iPhone 15 sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pelajaran dari Kasus Ini

Kasus Apple ini memberikan pelajaran berharga bagi kita semua. Pemerintah perlu menyeimbangkan antara menarik investasi asing dan melindungi kepentingan negara.

Di sisi lain, perusahaan multinasional seperti Apple juga perlu lebih realistis dalam mengajukan permintaan insentif.

Larangan penjualan iPhone 16 di Indonesia adalah sebuah peristiwa yang kompleks dengan berbagai faktor penyebab.

Di balik layar, terdapat perselisihan antara Apple dan pemerintah terkait kebijakan fiskal. Meskipun mengecewakan, kita perlu memahami bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan yang lebih besar.

- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:AppleiPhoneiPhone 16

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Penulis:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 General Manager PLN UID Banten, Andy Acha (kedua dari kiri) bersama Township Operation PIK 2 Deputy Division Head Property of Management PT Kukuh Mandiri Lestari, Nugroho Adi Putranto, BA (kedua dari kanan) saat melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman Penyediaan Tenaga Listrik yang turut disaksikan oleh Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Banten, Ari Prasetyo Nugroho (paling kanan) dan Manager PLN UP3 Teluk Naga, Wardi Hadi (paling kiri) pada Rabu, (30/10). PLN Dukung Pengembangan Tanjung Lesung, Pasok Energi Berkualitas
👉 Tulisan Selanjutnya Momento Mori Memento Mori: Mengingat Kematian di Era Digital
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Gaya Hidup

Srikandi Goes to School & Campus Jangkau 1.422 Pelajar

7 Sep 2026
Bisnis

HPN 2026, Manajemen PLN UID Banten Turun Langsung Layani Pelanggan

4 Sep 2026
Insight

Refleksi Digital: Navigasi Atensi, Self-View, dan Resiliensi Kognitif di Kelas Virtual

3 Sep 2026
Teknologi

AI Sebagai Asisten Dosen: Bukan Mengganti Guru

3 Sep 2026
Bisnis

Apa Itu Kode Referral? Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya

3 Sep 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Tim perusahaan menghadapi kompleksitas pekerjaan dan data saat bisnis berkembang
Bisnis

Ketika Bisnis Tumbuh, Mengapa Pekerjaan Justru Makin Rumit?

Runggu Manalu
3 Sep 2026
Bisnis

Danantara Housing Expo 2026 Digelar, PLN Siagakan Listrik Berlapis di PIK 2

Aira Safeeya
29 Agu 2026
Bisnis

PSEL Kota Bekasi Dibangun, Sampah Diubah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah Tangga

Aira Safeeya
29 Agu 2026
Gaya Hidup

Pinjol di Era Digital: Solusi Keuangan atau Jebakan Utang?

Aris Subadi
26 Agu 2026
Teknologi

ABANGADEKGANTENG: Eksperimen Membangun Berbagai Proyek Web dengan Teknologi Modern

Tiara
26 Agu 2026
Seseorang berjalan menyusuri jalan setapak di tengah kebun menuju cahaya sore dan sebuah gerbang di kejauhan.
Insight

Arrival Fallacy: Mengapa Kita Selalu Menunggu Bahagia di Tujuan Berikutnya

Setiawan Chogah
26 Agu 2026
Utilitas

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Indonesia Bidik Swasembada Energi dan Investasi Rp1.140 Triliun

Aira Safeeya
26 Agu 2026
Tanaman kopi di kawasan Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya Pandeglang
Kultur

Desa Berdaya SiNyonya, Saat Energi Bersih Menghidupkan Ekonomi Desa Pandeglang

Arden Gustav
22 Agu 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Srikandi Goes to School & Campus Jangkau 1.422 Pelajar

Gaya Hidup

Refleksi Digital: Navigasi Atensi, Self-View, dan Resiliensi Kognitif di Kelas Virtual

Insight Teknologi

AI Sebagai Asisten Dosen: Bukan Mengganti Guru

Teknologi

Pinjol di Era Digital: Solusi Keuangan atau Jebakan Utang?

Gaya Hidup Keuangan Teknologi

ABANGADEKGANTENG: Eksperimen Membangun Berbagai Proyek Web dengan Teknologi Modern

Teknologi
Seseorang berjalan menyusuri jalan setapak di tengah kebun menuju cahaya sore dan sebuah gerbang di kejauhan.

Arrival Fallacy: Mengapa Kita Selalu Menunggu Bahagia di Tujuan Berikutnya

Insight Keuangan Sains

PLTS 100 GWp Diluncurkan, Indonesia Bidik Swasembada Energi dan Investasi Rp1.140 Triliun

Utilitas
Tanaman kopi di kawasan Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya Pandeglang

Desa Berdaya SiNyonya, Saat Energi Bersih Menghidupkan Ekonomi Desa Pandeglang

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com