Lebak, Techfin Insight — Dalam upaya mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperluas jangkauan informasi ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui PLN UP3 Banten Selatan menggelar kegiatan Pemasaran Keliling secara serentak di empat wilayah berbeda.
Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra yang aktif menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi dan pelayanan kelistrikan yang mudah diakses, cepat, dan personal.
Listrik Dekat, Layanan Erat: Pemasaran Keliling PLN Sasar Empat Wilayah
Sebagai bagian dari komitmen transformasi layanan berbasis pelanggan, PLN UP3 Banten Selatan menyasar empat titik strategis di Provinsi Banten melalui program Pemasaran Keliling PLN. Wilayah tersebut meliputi:
- Desa Pabuaran – Kecamatan Rangkasbitung
- Desa Cilangkahan – Kecamatan Malingping
- Desa Kartasetra – Kecamatan Kaduhejo
- Desa Turus – Kecamatan Patia
Kegiatan ini berlangsung dengan pendekatan tatap muka, mengedepankan edukasi langsung dan pelayanan cepat yang bisa diakses warga desa tanpa harus datang ke kantor PLN.
Hadir Langsung di Tengah Masyarakat
Menurut Muhammad Ardian, Manager PLN UP3 Banten Selatan, kegiatan ini bukan sekadar bentuk promosi, tetapi simbol kehadiran PLN secara nyata di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar promosi, tapi bentuk nyata dari kehadiran PLN di tengah masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa PLN mudah diakses, terbuka, dan siap memberikan solusi kelistrikan secara langsung,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapat berbagai pelayanan langsung seperti:
- Permohonan pasang baru listrik
- Informasi dan promo tambah daya
- Edukasi keselamatan ketenagalistrikan
- Sosialisasi penggunaan aplikasi PLN Mobile
Dorong Digitalisasi dengan PLN Mobile
Salah satu fokus dari kegiatan Pemasaran Keliling ini adalah edukasi penggunaan aplikasi PLN Mobile. Ardian menjelaskan bahwa lewat aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses semua layanan PLN dengan mudah, termasuk melakukan pembayaran tagihan, permintaan layanan, dan pelaporan gangguan.
“Kami mendorong masyarakat untuk mulai terbiasa menggunakan PLN Mobile karena seluruh kebutuhan layanan kini dapat diakses secara mudah dan cepat melalui satu aplikasi,” jelasnya.
PLN Mobile juga memungkinkan pengguna mendapatkan pengingat otomatis sebelum jatuh tempo pembayaran, mengurangi risiko keterlambatan dan potensi gangguan layanan akibat tunggakan.
Sentuhan Personal dalam Transformasi Digital
Bagi PLN, digitalisasi layanan bukan berarti kehilangan sentuhan manusia. Menurut General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, kegiatan ini adalah upaya untuk memastikan transformasi tidak hanya terjadi dalam sistem, tapi juga dalam cara berinteraksi dengan masyarakat.
“Inisiatif seperti ini penting untuk membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik terhadap PLN. Kami ingin memastikan setiap pelanggan, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses layanan, mendapat informasi dan pelayanan yang setara,” tuturnya.
PLN Sebagai Mitra Strategis Masyarakat
Lebih dari sekadar perusahaan listrik, PLN menempatkan diri sebagai bagian dari pembangunan sosial dan ekonomi lokal. Joharifin menekankan bahwa pendekatan empati dan kolaboratif menjadi fondasi penting dalam strategi pelayanan modern.
“PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun ekosistem kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Listrik Tak Sekadar Nyala, Tapi Dekat dan Nyata
Pemasaran Keliling PLN bukan hanya strategi penyebaran informasi—ia adalah bentuk dari komitmen layanan yang membumi. Dengan hadir langsung di desa-desa, menyapa pelanggan, menjawab pertanyaan, dan mendampingi proses layanan, PLN membangun lebih dari jaringan listrik: ia membangun jaringan kepercayaan.




