• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: 39 Juta Orang Dipredisi Kebal Antibiotik pada 2050, Apa Akibatnya?
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Sains

39 Juta Orang Dipredisi Kebal Antibiotik pada 2050, Apa Akibatnya?

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Selasa, 24 September 2024 - 21.56 WIB
Share
Navigasi Konten
  • Apa Itu Resistensi atau Kebal Antibiotik?
  • Dampak Global
  • Proyeksi Masa Depan
  • Penyebab dan Faktor Penyumbang
  • Langkah-langkah Pencegahan

Dalam studi yang sebagian besar didanai oleh pemerintah Inggris, ditemukan bahwa pada tahun 2019, kematian akibat infeksi bakteri yang disebabkan oleh resistensi antibiotik mencapai 1,27 juta orang. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 1,91 juta kematian per tahun pada tahun 2050. Lebih mengkhawatirkan lagi, total kematian akibat kebal antibiotik diperkirakan akan mencapai 39 juta orang dari sekarang hingga tahun 2050. Resistensi ini terjadi ketika virus atau bakteri mengembangkan kemampuan untuk bertahan hidup dari obat-obatan yang seharusnya mematikan mereka.

Apa Itu Resistensi atau Kebal Antibiotik?

Resistensi antibiotik terjadi ketika bakteri atau virus mengalami mutasi yang membuat mereka kebal terhadap obat-obatan yang sebelumnya efektif. Hal ini berarti infeksi yang dulunya mudah diobati dengan antibiotik standar kini menjadi lebih sulit, bahkan tidak mungkin, untuk disembuhkan. Menurut Dr. Maria Svensson, seorang ahli mikrobiologi dari Universitas Stockholm, “Resistensi antibiotik adalah salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan global saat ini. Jika tidak segera ditangani, kita akan menghadapi era pasca-antibiotik di mana infeksi ringan pun bisa berakibat fatal.”

Dampak Global

Studi yang dipublikasikan di jurnal Lancet ini menunjukkan bahwa resistensi antibiotik telah menjadi penyebab utama kematian global pada tahun 2019, mengalahkan penyakit seperti HIV/AIDS dan malaria. Profesor Mohsen Naghavi dari University of Washington, yang memimpin penelitian ini, menjelaskan, “Kami menemukan bahwa resistensi antimikroba berkontribusi pada 4,95 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2019, termasuk 1,27 juta kematian yang secara langsung disebabkan oleh infeksi bakteri yang resisten.”

Proyeksi Masa Depan

Proyeksi masa depan sangat mengkhawatirkan. Jika tren ini terus berlanjut, jumlah kematian akibat resistensi antibiotik diperkirakan akan mencapai 10 juta per tahun pada tahun 2050. Dr. Clive Finlayson, Direktur Arkeologi Museum Gibraltar, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menambahkan, “Penemuan ini sangat mengkhawatirkan. Kita perlu segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini sebelum menjadi lebih buruk.”

- Advertisement -
Ad imageAd image

Penyebab dan Faktor Penyumbang

Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya resistensi antibiotik. Penggunaan antibiotik yang berlebihan dan tidak tepat adalah salah satu penyebab utama. “Banyak orang masih menggunakan antibiotik tanpa resep dokter atau tidak menyelesaikan seluruh kursus pengobatan, yang memberikan kesempatan bagi bakteri untuk bermutasi dan menjadi resisten,” kata Dr. Svensson.

Selain itu, penggunaan antibiotik dalam peternakan juga berperan besar. Antibiotik sering digunakan untuk mempercepat pertumbuhan hewan dan mencegah penyakit, yang dapat menyebabkan bakteri resisten berkembang dan menyebar ke manusia melalui rantai makanan.

Langkah-langkah Pencegahan

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terkoordinasi. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:

Jangan Lewatkan:

Peneliti mengembangkan robot mikroskopis seukuran sel biologis yang mampu bergerak, berpikir, dan bekerja mandiri tanpa kabel.
Robot Seukuran Garam Mulai Mendekati Dunia Nyata
31 Des 2025
Jajaran Direksi RS Mata Achmad Wardi BWI-DD berfoto bersama Tim Visitor dari DSN-MUI dan MUKISI sebagai bentuk komitmen menjaga standar pelayanan kesehatan berbasis nilai Islam.
Berobat Sekaligus Beribadah: Komitmen RS Mata Achmad Wardi Jaga Layanan Syariah
24 Des 2025
Direksi RS Mata Achmad Wardi BWI-DD bersama Tim Asesor DSN-MUI dan MUKISI saat proses Re-Sertifikasi Syariah di Kota Serang, Selasa (23/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola rumah sakit berbasis nilai Islam dan standar nasional.
RS Mata Achmad Wardi Teguhkan Layanan Syariah lewat Re-Sertifikasi Nasional
24 Des 2025
Benarkah Doa Bisa Mengubah Realitas di Dunia Nyata?
24 Okt 2025
  1. Penggunaan Antibiotik yang Bijak: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan antibiotik hanya dengan resep dokter dan menyelesaikan seluruh kursus pengobatan.
  2. Pengawasan Ketat di Sektor Peternakan: Mengurangi penggunaan antibiotik dalam peternakan dan mencari alternatif lain untuk mencegah penyakit pada hewan.
  3. Penelitian dan Pengembangan: Meningkatkan investasi dalam penelitian untuk menemukan antibiotik baru dan alternatif pengobatan lainnya.
  4. Kebijakan Kesehatan Global: Mendorong kerjasama internasional untuk mengatasi resistensi antibiotik melalui kebijakan dan regulasi yang efektif.

Resistensi antibiotik adalah ancaman serius yang memerlukan perhatian segera. Dengan tindakan yang tepat dan kerjasama global, kita masih memiliki kesempatan untuk mengatasi masalah ini dan mencegah jutaan kematian di masa depan. “Kita harus bertindak sekarang sebelum terlambat,” kata Dr. Naghavi. “Ini adalah tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa generasi mendatang tidak menghadapi ancaman yang sama.”

- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:BakteriKesehatanResistensi AntibiotikSainsVirus

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Gajimu Kurang? Minta Nambah Aja, Tapi…
👉 Tulisan Selanjutnya Inovasi Layar Ponsel Surya: Masa Depan Pengisian Daya Tanpa Kabel Inovasi Layar Ponsel Surya: Masa Depan Pengisian Daya Tanpa Kabel
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Kultur

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Keira Zareen
20 Mar 2026
Bisnis

Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi

Aira Safeeya
20 Mar 2026
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Utilitas

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Bisnis

PLN Pastikan Cadangan Daya Nasional Lebih dari Cukup

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Teknologi

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Liora N. Shasmitha
16 Mar 2026
Kultur

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Arden Gustav
16 Mar 2026
Utilitas

Mudik Tenang, PLN Ingatkan Cek Listrik Rumah Sebelum Berangkat

Ammar Fahri
16 Mar 2026
Kultur

From Pain to Peace: Ngabuburead Aku Temanmu Ajak Berdamai dengan Luka

Arden Gustav
15 Mar 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

Teknologi

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Kultur
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Utilitas

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Teknologi

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com