• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Meutya: Di Antara Kamera, Krisis, dan Langkah Perubahan
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Persona

Meutya: Di Antara Kamera, Krisis, dan Langkah Perubahan

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Selasa, 22 Oktober 2024 - 12.57 WIB
Share
Meutya Hafid
Meutya Hafid: Di Antara Kamera, Krisis, dan Langkah Perubahan
Navigasi Konten
  • Dari Studio Berita ke Dunia Politik
  • Perempuan di Tengah Kekuasaan
  • Di Balik Nama Besar

Malam di Baghdad itu berwarna pekat. Di sekelilingnya hanya ada debu, panas, dan desingan peluru. Meutya menatap ke sekeliling dengan jantung berdegup kencang, mencoba menguasai rasa takut yang menggedor-gedor tubuhnya. Sebagai seorang jurnalis, ia terbiasa berada di tengah hiruk-pikuk berita besar.

Tapi malam itu, tahun 2005 di Irak, semuanya terasa berbeda. Ia bukan hanya meliput sebuah konflik, ia menjadi bagian darinya—disandera oleh kelompok militan. Namun, meski ancaman kematian begitu nyata, ada sesuatu dalam dirinya yang menolak tunduk pada ketakutan.

Seratus enam puluh delapan jam dalam penahanan, di bawah bayang-bayang ketidakpastian hidup dan mati, Meutya mulai memahami esensi dari keberanian. Ketika akhirnya ia dibebaskan, tidak ada air mata ketakutan yang ia biarkan keluar. Sebaliknya, ada tekad yang semakin kuat dalam dirinya—untuk tidak sekadar melaporkan kebenaran, tapi untuk memperjuangkannya.

Dua wartawan Metro TV Meutya Viada Hafid (kiri) dan Budiyanto (tengah) saat dibebaskan oleh para penculik di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Irak, Senin (21/2/2005).

Meutya pulang ke Indonesia, bukan hanya sebagai jurnalis yang bertahan dari trauma, tapi sebagai perempuan yang telah menaklukkan ketakutannya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Jangan Lewatkan:

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.
Pemerintah Tegaskan Tidak Akan Batasi WhatsApp Call
19 Jul 2025
Darmawan Prasodjo
Darmawan Prasodjo: Teknokrat Energi dengan Visi Digital dan Hijau
26 Jun 2025
Vikram-Indosat-Techfin.id
Vikram Sinha, Arsitek di Balik Transformasi Indosat Menuju Raksasa AI TechCo
26 Jun 2025
Helman Sitohang
Mengenal Helman Sitohang, Satu-satunya Perwakilan Indonesia di Penasihat Danantara
26 Jun 2025

Namun, siapa sangka, perjalanan itu hanya awal dari sebuah perjalanan yang lebih panjang dan lebih penuh tantangan.

Dari Studio Berita ke Dunia Politik

Langit Jakarta menyapa Meutya dengan hiruk-pikuk yang akrab saat ia kembali. Dunia jurnalisme Indonesia menyambutnya dengan pelukan hangat, tetapi ada sesuatu yang berubah dalam dirinya. Ketika ia kembali ke ruang redaksi Metro TV, ada pikiran yang terus menghantui: Apakah cukup hanya melaporkan peristiwa? Apakah tidak ada cara lain untuk membuat perubahan?

Pertanyaan-pertanyaan itu menggiringnya ke dunia politik, dunia di mana keputusan dibuat, kebijakan dibentuk, dan perubahan terjadi—atau tidak terjadi.

Pada 2009, Meutya memutuskan untuk melangkah ke arena baru. Bergabung dengan Partai Golkar, ia mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Bagi sebagian orang, langkah ini mungkin mengejutkan. Dari dunia yang penuh dengan kamera dan naskah berita, Meutya beralih ke dunia politik yang keras, di mana kekuasaan sering kali berbaur dengan kepentingan pribadi.

Meutya Hafid saat menjadi pembaca berita di Metro TV tahun 2004. (Dok. Metro TV)

Namun, bagi Meutya, ini adalah panggilan. Ia tidak hanya ingin menjadi pengamat, ia ingin berada di dalam sistem, menjadi bagian dari solusi. Melalui Pemilu 2009, ia berhasil duduk di DPR, mewakili Sumatera Utara, daerah yang dekat di hatinya.

Di parlemen, ia memilih Komisi I, bidang yang sangat familiar baginya—luar negeri, pertahanan, dan komunikasi. Di sini, jiwanya sebagai jurnalis kembali hidup, kali ini bukan di hadapan kamera, tetapi di balik podium parlemen, membahas isu-isu penting seperti kebebasan pers dan keamanan jurnalis.

Perempuan di Tengah Kekuasaan

Bertahun-tahun berlalu, Meutya menjadi salah satu politisi yang vokal dan disegani. Ia mengangkat isu yang dekat dengan profesinya sebagai jurnalis: kebebasan informasi, hak publik atas transparansi, dan tentu saja, keselamatan jurnalis di lapangan. Suaranya lantang ketika ia memperjuangkan kebijakan yang melindungi profesi yang pernah hampir merenggut nyawanya.

Namun, politik tidak selalu tentang perjuangan ide dan idealisme. Ada intrik, persaingan, dan seringkali—kompromi. Di tengah semua itu, Meutya tetap bertahan.

Ia membawa keteguhan yang sama saat menghadapi militan di Irak, dan menerapkannya dalam dunia politik yang tidak kalah kerasnya. Baginya, politik adalah panggung untuk perubahan nyata, bukan sekadar permainan kekuasaan.

Dan akhirnya, pada tahun 2024, ketika Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden Indonesia, nama Meutya kembali mencuat ke permukaan. Ia dipanggil untuk menjadi bagian dari kabinet, menjadi menteri.

Sebuah posisi yang tidak hanya datang dari pengakuan atas pengalaman dan kompetensinya, tetapi juga karena keberanian dan keteguhan yang telah ia tunjukkan sepanjang kariernya. Ialah Meutya Viada Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital Kabinet Merah Putih.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (@kemenkominfo)

Di Balik Nama Besar

Meutya Hafid tidak hanya menteri yang cerdas dan berpengalaman; ia adalah perempuan yang telah mengatasi ketakutan terdalamnya, yang telah menaklukkan trauma, dan sekarang, dengan langkah pasti, ia berusaha menaklukkan tantangan negara.

Kisahnya Meutya di Irak tertuang dalam buku yang ia tulis sendiri; 168 Jam Dalam Sandera, diluncurkan pada Jumat, 28 September 2007 di Ruang Prambanan Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Semoga di setiap keputusan yang akan ia buat di pemerintahan, setiap kebijakan yang ia gagas, akan selalu kembali ke satu prinsip yang ia pegang sejak hari pertama ia masuk ke dunia jurnalisme: kebenaran adalah harga mati.

Dari studio berita, ke medan perang, hingga ruang rapat kabinet, semoga Meutya Hafid tetap berdiri teguh, dengan satu tujuan: membawa perubahan. Kini, dalam posisi barunya sebagai menteri di bawah pemerintahan Prabowo, kita doakan ia mampu melangkah dengan keyakinan yang sama—bahwa setiap tantangan, sebesar apapun, bisa dihadapi dengan keberanian, integritas, dan tekad yang tak pernah surut.

- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:Menteri Komunikasi dan DigitalMeutya HafidSosok
SOURCES:id.wikipedia.orgaljazeera

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Laporan Gangguan Listrik PLN Mobile Mudah dan Cepat, Laporan Gangguan Listrik di Ujung Jari
👉 Tulisan Selanjutnya Memupuk Harapan lewat Investasi Koin Micin
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com