• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Personal Finance
  • PLN Mobile
  • Apple
  • Investasi
  • Keuangan
  • Karier
  • Teknologi
  • iPhone
  • Books/Movies
  • Indeks
  • ShopNew
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga Jadi 5,75% Pada Januari 2025, Apa Artinya?
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • ShopNew
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Kemasan kopi Leupeh Lalay, sebagai produk unggulan K-Track yang merupakan produk lokal binaan PLN UID Banten

Dari Hutan Kopi, K-TRACK Membawa Mimpi Petani Gunung Karang

13 Jul 2026
Ilustrasi seorang kru kapal ketika menggunakan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) PLN untuk keperluan kapal selama bersandar di Dermaga Water Front, Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung.

Listrik Andal Perkuat Ketahanan Pangan dari Laut Indonesia

9 Jul 2026
Perempuan berhijab merefleksikan perjalanan hidup dan proses bertumbuh di usia tiga puluhan

Semua Akan Baik-baik Saja saat Kamu Berusia Tiga Puluhan

6 Jul 2026

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

3 Jul 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Keuangan

Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga Jadi 5,75% Pada Januari 2025, Apa Artinya?

Penulis: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Kamis, 16 Januari 2025 - 06.10 WIB
Share
3 Menit
Suku Bunga BI
Suku Bunga BI turun (ilustrasi).
Navigasi Konten
  • Keputusan Mengejutkan di Tengah Tekanan Rupiah
  • BI Coba Pertahankan Daya Tarik Rupiah
  • Diversifikasi Instrumen untuk Menarik Investasi Asing
  • Penurunan BI Rate dan Dampaknya pada Surat Berharga
  • Potensi Dampak Penurunan BI Rate pada Pertumbuhan Ekonomi
  • Gubernur BI: Penurunan Suku Bunga Berdasarkan Dinamika Global dan Domestik
  • Inflasi Rendah dan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi
  • Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2025

Jakarta, Techfin.id – Bank Indonesia (BI) mengejutkan banyak pihak dengan keputusan menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 5,75%  dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 14-15 Januari 2025.

Senada, suku bunga deposit facility juga turun menjadi 5 persen dan suku bunga lending facility merosot menjadi 6,50 persen. Langkah ini diambil meskipun nilai tukar rupiah sedang tertekan, memicu beragam respons dari ekonom.

Keputusan Mengejutkan di Tengah Tekanan Rupiah

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual, menyatakan bahwa keputusan BI ini di luar ekspektasi banyak pihak. Meskipun inflasi Indonesia saat ini terkendali, langkah ini berpotensi meningkatkan daya tarik rupiah di pasar global.

“Ini di luar ekspektasi. Dari segi inflasi memang sangat terkendali sehingga masih ada ruang untuk menstimulasi pertumbuhan via kebijakan moneter,” kata David pada Rabu (15/1/2025).

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten

BI Coba Pertahankan Daya Tarik Rupiah

David juga menambahkan bahwa meskipun rupiah tertekan, BI mencoba menjaga daya tarik mata uang Indonesia dengan menawarkan suku bunga Reverse Repo BI (SRBI) yang lebih kompetitif. SRBI adalah instrumen moneter yang digunakan BI untuk mengelola likuiditas, dan tingkat suku bunga yang relatif tinggi diharapkan dapat menarik minat investor untuk tetap memegang aset dalam rupiah.

“Tapi memang kurs juga agak tertekan. BI coba jaga attractiveness Rupiah via SRBI rate yang relatif menarik,” jelas David.

Diversifikasi Instrumen untuk Menarik Investasi Asing

David juga menyarankan agar pemerintah menyediakan instrumen investasi yang menarik bagi investor asing, seperti penerbitan dimsum bonds (obligasi denominasi yuan). Hal ini bisa menjadi langkah untuk mendiversifikasi pasar dan menarik investasi asing dengan biaya pendanaan yang lebih murah.

Jangan Lewatkan:

Suku Bunga BI
Suku Bunga BI Turun 5%, Nasabah Asuransi Jiwa Raup Untung
23 Agu 2025
Payment ID
Menuju Masa Depan Finansial Tanpa Sekat: Apa Itu Payment ID?
25 Jul 2025
BI Rate dan Inflasi: Duet Dinamis di Balik Stabilitas Ekonomi
5 Jul 2025
Bank Indonesia.
Apa Itu BI Rate? Bukan Sekadar Angka, Tapi Arah Hidup Ekonomi Kita
5 Jul 2025

Penurunan BI Rate dan Dampaknya pada Surat Berharga

Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI), Banjaran Surya Indrastomo, berpendapat bahwa penurunan BI Rate sejalan dengan pelemahan rupiah yang lebih rendah dibandingkan dengan negara lain yang memiliki kondisi serupa. Meskipun demikian, ia menganggap timing keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat adanya tekanan terhadap surat berharga dalam negeri.

“Tetapi timingnya cukup surprising, mengingat ada tekanan ke surat berharga dalam negeri. Upside nya memang masih ada ruang karena suku bunga The Fed (AS) dan BI rate ada selisih sebesar 1,5%, dan ini membantu mengurangi beban hutang pemerintah,” kata Banjaran.

Potensi Dampak Penurunan BI Rate pada Pertumbuhan Ekonomi

Chief Economist PermataBank, Josua Pardede, menyatakan bahwa meskipun penurunan BI Rate tidak terlalu mengejutkan, langkah ini menimbulkan risiko pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin tertekan.

Josua mengingatkan bahwa faktor eksternal seperti ketegangan perdagangan internasional dapat menurunkan kinerja ekspor Indonesia, sementara faktor internal terlihat dari inflasi yang sangat rendah.

“Pertumbuhan ekonomi 2025 kemungkinan akan tertekan baik dari faktor dalam maupun luar negeri. Inflasi yang sangat rendah menunjukkan lemahnya tingkat permintaan,” ujar Josua.

Gubernur BI: Penurunan Suku Bunga Berdasarkan Dinamika Global dan Domestik

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa keputusan penurunan suku bunga ini telah mempertimbangkan dinamika ekonomi global dan domestik. Perry melihat bahwa ketidakpastian global mulai berkurang, terutama setelah terpilihnya Presiden AS, Joe Biden, dan kebijakan Fed Fund Rate (FFR) yang lebih jelas.

“Kejelasan arah kebijakan pemerintahan AS dan FFR memberi BI ruang untuk menurunkan suku bunga,” kata Perry dalam konferensi pers pada Rabu (15/1/2025).

Inflasi Rendah dan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Perry menambahkan bahwa dengan inflasi yang rendah, ruang untuk penurunan suku bunga semakin terbuka. BI memproyeksikan inflasi akan tetap berada dalam kisaran yang rendah, bahkan hingga dua tahun ke depan.

“Inflasinya rendah dibandingkan dengan 2,5±1% sasaran dan kami perkirakan di dua tahun ini juga masih akan tetap rendah. Dengan inflasinya rendah, terbuka untuk menurunkan suku bunga,” ujarnya.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2025

Perry juga menyampaikan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2025 diperkirakan sedikit lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya. BI mengestimasi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada pada kisaran 4,7% hingga 5,5%, dengan titik tengah di 5,1%.

“Oleh karena itu, ini adalah waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga supaya bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” tandas Perry.

Keputusan BI ini menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Meski ada risiko, langkah ini bisa memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025.

- Advertisement -
Ad imageAd image
TOPIK:Bank IndonesiaBI RateSuku Bunga

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Penulis:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 iphone 16 dilarang Setelah Drama Panjang, iPhone 16 Akan Segera Tersedia di Indonesia? Ini Syarat dan Harganya
👉 Tulisan Selanjutnya pindah dari Android ke iPhone bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, tapi juga sedikit membingungkan, terutama jika Anda belum familiar dengan sistem operasi iOS. Pindah dari Android ke iPhone? Ikuti 5 Langkah Mudah Ini untuk Migrasi Tanpa Ribet!

Traktir Penulis ☕

🏆 Top Supporters

  • Setiawan Ribbon
    Rp 60.000,00
  • Subana Ribbon
    Rp 30.000,00
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Kemasan kopi Leupeh Lalay, sebagai produk unggulan K-Track yang merupakan produk lokal binaan PLN UID Banten
Gaya Hidup

Dari Hutan Kopi, K-TRACK Membawa Mimpi Petani Gunung Karang

13 Jul 2026
Ilustrasi seorang kru kapal ketika menggunakan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) PLN untuk keperluan kapal selama bersandar di Dermaga Water Front, Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung.
Utilitas

Listrik Andal Perkuat Ketahanan Pangan dari Laut Indonesia

9 Jul 2026
Perempuan berhijab merefleksikan perjalanan hidup dan proses bertumbuh di usia tiga puluhan
Insight

Semua Akan Baik-baik Saja saat Kamu Berusia Tiga Puluhan

6 Jul 2026
Utilitas

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, Ini Dampaknya bagi Masyarakat

3 Jul 2026
Teknologi

Mengapa Pixelmator Pro Layak Masuk Workflow Desainer Modern

3 Jul 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com