• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Mengapa Saya Memilih Islam: Sebuah Catatan Pencari Cahaya
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Insight

Mengapa Saya Memilih Islam: Sebuah Catatan Pencari Cahaya

Catatan reflektif dari seorang peziarah batin yang menjelajahi banyak tradisi spiritual—dari Bhagavad Gita hingga fisika kuantum—dan akhirnya menemukan rumah dalam Islam. Sebuah narasi mendalam tentang kerinduan, cahaya, dan makna kemenangan sejati: falah.

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Kamis, 24 Juli 2025 - 17.38 WIB
Share
Mengapa Saya Memilih Islam
Dalam keheningan yang menyapa, setiap sinar memeluk doa—hayya ‘alal falah.
Navigasi Konten
  • Menyulam Diri dari Retakan
  • Di Tepi Danau, Di Balik Jendela Asrama

Techfin Insight – Pagi masih belum sepenuhnya matang. Langit belum biru, tapi juga tak lagi gelap. Hamparan paving block sepanjang kompleks Sukawana Asri terasa lengang seperti dada yang baru selesai menangis.

Saya baru pulang dari masjid setelah shalat Subuh—sunyi, jernih, tanpa riuh di kepala. Di perjalanan pulang, langkah saya melambat, bukan karena lelah, tapi karena seperti ada sesuatu yang belum selesai—seperti ada cahaya yang menunggu untuk diajak bicara.

Sesampainya di rumah, saya menyeduh kopi. Bukan Kapal Api kali ini. Saya mencoba biji kopi dari Flores, hadiah seorang kawan. Aroma kayunya lembut dan getir, seperti tanah basah yang baru disentuh hujan pertama.

Dan entah mengapa, aroma itu membawa saya pulang… ke sebuah sore tua di perpustakaan kota, saat saya duduk diam membaca Bhagavad Gita, mencoba memahami semesta dari bait-bait purba.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dan di sanalah, dari secangkir kopi pagi dan seberkas ingatan, muncul lagi pertanyaan yang tak pernah benar-benar mati:

“Dari semua keyakinan, dari semua kisah nabi, rsi, avatar, dan juru selamat… mengapa akhirnya saya memilih Islam?”

Menyulam Diri dari Retakan

Saya lahir pada 2 Desember, hari Jumat. Kata orangtua, itu hari kelahiran para nabi. Barangkali itulah sebabnya sejak kecil, hidup saya seperti dibayangi pertanyaan tentang cahaya dan jalan pulang.

Jangan Lewatkan:

Ilustrasi aliran uang sebagai “air” yang menyuburkan kebun impian—menekankan pentingnya mengarahkan dan mengelola keuangan secara sadar agar pertumbuhan berlangsung berkelanjutan.
Ketika Uang Datang Tapi Hidup Tetap Terasa Kurang
22 Jan 2026
Ketika Amigdala Mengambil Alih: Kita Selalu Hidup dalam Ketakutan
11 Nov 2025
Otak memilih nyaman daripada benar
Neurosains: Mengapa Otak Lebih Memilih Nyaman daripada Benar?
11 Nov 2025
Benarkah Doa Bisa Mengubah Realitas di Dunia Nyata?
24 Okt 2025

Tapi saya lahir bukan dalam istana doa. Saya lahir dari rahim yang dikepung kegelisahan, dari rumah tangga yang akhirnya patah.

Saya lahir dari uang pinjaman di Klinik Bidan Uniang, Tanjung Emas, sekitar 15 kilometer dari rumah. Perjalanan itu tak hanya tentang jarak, tapi juga tentang perjuangan. Rumah kami di Nagari Atar, kampung yang dikepung bukit dan kebun karet—seolah Tuhan sendiri ingin menyembunyikannya dari dunia.

Sampai hari ini, saat saya rindu pulang kampung, jika ingin mengirim pesan, saya harus berdiri di titik tertentu, kadang mengangkat tangan seperti menjemput sinyal dari langit. Internet masih malu-malu masuk ke sana.

Menyebalkan? Tentu.

Dengan segala keterbatasan itu, saya merasa aneh kenapa saya justru tumbuh dengan pertanyaan yang besar—tentang eksistensi, tentang makna hidup, tentang Tuhan. Di tempat yang jauh dari seminar filsafat, saya merasa seperti diikat oleh pertanyaan yang tak kunjung reda: siapa saya? Untuk apa saya hidup? Dan mengapa dunia seperti ini?

Kami sering menyambung hidup dari uang pinjaman. Saya sudah lupa, berapa kali Ibu berbisik di telinga saya waktu SD, “Minta dulu gula seperempat di lopou, ya… Nanti dibayar.”

Tapi yang paling menyakitkan dari semua itu bukanlah kemiskinan, melainkan rasa yang tak punya tempat untuk bertanya. Maka hingga hari ini saya sering pergi ke tempat yang tidak pernah menolak siapa pun: ruang baca, perpustakaan, dan toko buku. Menepi di lorong-lorong sunyi, di bawah deretan rak.

Di Tepi Danau, Di Balik Jendela Asrama

Ya, saya dibesarkan dari keluarga yang retak. Ketika perpisahan kedua orangtua saya itu terjadi, saya belum sepenuhnya paham arti kehilangan.

Masa SMA saya habiskan di sekolah favorit di Sumatra Barat, sebuah asrama pendidikan di tepi Danau Maninjau. Tempat yang indah bagi banyak orang, tapi kadang begitu sunyi bagi anak yang tak pernah dijenguk siapa-siapa.

Teman-teman saya dibesuk orangtua tiap akhir pekan, mereka makan bersama di warung danau, tertawa, lalu kembali ke asrama membawa semangat.

Sementara saya… duduk di balik jendela, menatap kosong. Kadang saya menelan air mata tanpa suara, diliputi cemburu yang tak pernah bisa saya beri nama.

Masa kecil saya ditulis dengan sunyi yang tak banyak dimengerti anak-anak lain: sunyi tentang pertanyaan besar yang tak terjawab, dan dunia yang terasa terlalu dingin bagi jiwa kecil yang bertanya, “Mengapa semua ini terjadi?”

Tapi barangkali justru karena itu, saya belajar memahami kekosongan lebih awal dari anak-anak lain.

Jangan Lewatkan:

Maulid Nabi Muhammad
Renungan Maulid Nabi Muhammad: Dari Sunyi Makkah ke Cahaya Abadi
5 Sep 2025
Paket tertunda adalah ujian kecil bagi kesabaran. Di teras rumah dan di bibir kantong semar, kita belajar menunda marah—memberi jeda sebelum menghukum.
Paket Tertunda, Kurir, dan Pelajaran Sabar dari Nepenthes
22 Jan 2026
Di tengah riuh dunia, Pohon-pohon yang Ditanam setelah Luka mengajak kita untuk menanam hening.
Setiawan Chogah dan Pohon-pohon yang Menyimpan Luka dengan Teduh
23 Agu 2025
Di tengah bisingnya notifikasi dan komentar digital, ia memilih diam. Bersandar pada napasnya sendiri, sembari membiarkan Instagram tetap menyala di sampingnya—bukan sebagai penguasa, tapi sekadar tamu. Sebuah jeda dari Negeri yang Terlalu Berisik.
Ketika Saya Memilih Menepi dari Negeri yang Terlalu Berisik
30 Jul 2025
1234Lanjut
- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:agama dan pencarian maknaFisika Kuantumhayya alal falahisra mikrajkontemplasi hidupMemilih Islammengapa memilih IslamMindfulnessperjalanan spiritualperpaduan iman dan sainsRuang Dalamsufi moderntasawuf

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Jenis Passive Income: Mana yang Paling Cocok Buat Kamu?
👉 Tulisan Selanjutnya Foto bersama seluruh tim pelaksana Sinergi PDKB UP3 Cikupa usai apel pembukaan kegiatan pada Senin, 21 Juli 2025. Kegiatan ini melibatkan 70 personel dari berbagai unit, yang akan menuntaskan 140 titik pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik bertegangan tanpa pemadaman di wilayah kerja UP3 Cikupa. PLN Cikupa Gelar Sinergi PDKB Tanpa Padam: Listrik Aman, Pelanggan Nyaman
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Kultur

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Keira Zareen
20 Mar 2026
Bisnis

Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi

Aira Safeeya
20 Mar 2026
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Utilitas

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Bisnis

PLN Pastikan Cadangan Daya Nasional Lebih dari Cukup

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Teknologi

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Liora N. Shasmitha
16 Mar 2026
Kultur

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Arden Gustav
16 Mar 2026
Utilitas

Mudik Tenang, PLN Ingatkan Cek Listrik Rumah Sebelum Berangkat

Ammar Fahri
16 Mar 2026
Kultur

From Pain to Peace: Ngabuburead Aku Temanmu Ajak Berdamai dengan Luka

Arden Gustav
15 Mar 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

Teknologi

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Kultur
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Utilitas

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Teknologi

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com