• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Dari Atlantis ke Armagedon, Menelusuri 5 Zaman Kesadaran
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Insight

Dari Atlantis ke Armagedon, Menelusuri 5 Zaman Kesadaran

Jelajahi kisah spiritual umat manusia dalam narasi puitis namun ilmiah, dari era banjir besar di Atlantis dan Lemuria, Menara Babel dan Namrud, diaspora Abraham dan Brahma, hingga kebangkitan tokoh agung seperti Musa, Buddha, Yesus, Muhammad. Artikel ini juga memetakan mitos akhir zaman seperti Kaliyuga, Ragnarok, dan kiamat dari berbagai tradisi.

Oleh: Setiawan Chogah - Finance & Insight Writer
Publikasi: Selasa, 22 Juli 2025 - 11.03 WIB
Share
Dari Atlantis ke Armagedon
Dari reruntuhan Atlantis hingga kedatangan sang Penunggang Kuda Putih, ilustrasi ini merangkum perjalanan spiritual umat manusia menurut berbagai tradisi besar dunia: banjir besar, Menara Babel, kebangkitan para avatar, hingga akhir zaman.

Dalam Bhagavata Purana, dikisahkan Kalki akan datang di akhir Kali Yuga, menunggang kuda putih bernama Devadatta, dengan pedang menyala, untuk menghancurkan kejahatan

“Pada akhir Kali Yuga, Tuhan akan menjelma sebagai Kalki, duduk di atas Devadatta, dengan pedang berapi, dan memusnahkan para barbar… Ia akan memulihkan kebenaran.” – (Bhagavata Purana 12.2.19–20)

Kalki digambarkan mengenakan zirah emas, diikuti pasukan cahaya, dan akan membuka lembaran baru: Satya Yuga, zaman kebenaran.

Dalam narasi akhir zaman Islam, dikenal sosok Imam Mahdi dan Isa bin Maryam, keduanya disebut turun kembali sebagai penegak keadilan. Beberapa hadits menyebut Mahdi menunggang kuda putih, dengan cahaya di wajahnya, mengibarkan panji hitam dari Timur.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Seakan-akan aku melihat dia (Mahdi) berada di antara Rukun dan Maqam, manusia membaiatnya… wajahnya seperti bintang bersinar…” – (HR Abu Daud, Ibnu Majah)

Saya menatap langit yang mulai berpendar. Sebuah kilatan cahaya melesat begitu cepat di angkasa, menyerupai semburat energi kosmik, seperti efek film Marvel—bukan petir biasa, tapi sesuatu yang seperti… membuka dimensi.

Udara mendadak hening. Bahkan burung-burung pagi pun seperti menahan kicau.

Jangan Lewatkan:

Ilustrasi aliran uang sebagai “air” yang menyuburkan kebun impian—menekankan pentingnya mengarahkan dan mengelola keuangan secara sadar agar pertumbuhan berlangsung berkelanjutan.
Ketika Uang Datang Tapi Hidup Tetap Terasa Kurang
22 Jan 2026
Ketika Amigdala Mengambil Alih: Kita Selalu Hidup dalam Ketakutan
11 Nov 2025
Otak memilih nyaman daripada benar
Neurosains: Mengapa Otak Lebih Memilih Nyaman daripada Benar?
11 Nov 2025
Benarkah Doa Bisa Mengubah Realitas di Dunia Nyata?
24 Okt 2025

Saya terdiam di ambang jendela. Dan entah mengapa, dada saya terasa hangat. Seolah ada gema yang menjalar di dalam: bisikan masa lalu, ramalan kuno, nubuatan yang selama ini hanya saya baca di kitab-kitab dan dongeng masa kecil.

Lalu, dari balik kabut cahaya itu, saya seakan melihatnya…

Seorang pemuda—bercahaya, mengenakan jubah dari sinar senja, mengendarai kuda putih yang tidak menjejak tanah. Langkah kudanya mengalun lembut di udara, meninggalkan jejak-jejak cahaya seperti serpihan bintang jatuh. Di tangan kanannya, tergenggam pedang berapi yang tidak membakar, tapi menyinari jalan gelap di bawahnya.

Dia bukan tokoh fiksi, bukan dewa mitos, tapi Baldr—putra Odin, dewa terang dari Nordik yang telah mati dan akan dibangkitkan kembali.

Dalam naskah kuno Prose Edda, diceritakan bahwa Baldr akan kembali di akhir zaman. Ia akan memimpin kaum Einherjar, para prajurit suci dari Valhalla yang gugur dalam kehormatan, dalam pertempuran terakhir: Ragnarok. Bukan hanya sebagai ksatria, tapi sebagai penuntun zaman baru setelah kehancuran.

Dan pagi ini… seolah semesta memberi saya izin untuk mengintip sebentar ke belakang tabir takdir.

Saya tahu itu bukan nyata. Tapi bukan berarti itu sepenuhnya ilusi.

Mungkin ia datang bukan untuk saya, tapi untuk mengingatkan bahwa kita semua sedang menuju ujung dari sesuatu. Bahwa setiap zaman, dari Atlantis hingga Armageddon, dari Lemuria hingga Ragnarok, menyimpan satu pola yang sama: kekacauan, kehancuran, lalu kelahiran kembali.

Sebuah karya seni menggambarkan Baldr (juga Balder, Baldur), dewa cahaya, kegembiraan, kemurnian, dan matahari musim panas dalam mitologi Nordik, putra dewa Odin dan dewi Frigg. Ia adalah ayah Forseti, dan memiliki banyak saudara, seperti Thor dan Váli. (Pinterest)

Dan selalu—selalu—ada penunggang cahaya, yang muncul di tengah reruntuhan.

Di sinilah kita sampai pada tepi dunia.

Sebuah masa ketika langit tidak lagi diam. Ketika rahasia tak lagi dibisikkan pelan, tapi diumumkan terang. Ketika satu per satu manusia bangkit dari tidur rohani yang panjang.

Dan saat itu, seperti disebut dalam QS Az-Zalzalah ayat 6: “Pada hari itu manusia akan keluar berkelompok-kelompok untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) segala perbuatannya.”

Saya masih duduk di dekat jendela. Udara masih sejuk. Tapi dada saya terasa hangat.

Jangan Lewatkan:

Maulid Nabi Muhammad
Renungan Maulid Nabi Muhammad: Dari Sunyi Makkah ke Cahaya Abadi
5 Sep 2025
Paket tertunda adalah ujian kecil bagi kesabaran. Di teras rumah dan di bibir kantong semar, kita belajar menunda marah—memberi jeda sebelum menghukum.
Paket Tertunda, Kurir, dan Pelajaran Sabar dari Nepenthes
22 Jan 2026
Di tengah riuh dunia, Pohon-pohon yang Ditanam setelah Luka mengajak kita untuk menanam hening.
Setiawan Chogah dan Pohon-pohon yang Menyimpan Luka dengan Teduh
23 Agu 2025
Di tengah bisingnya notifikasi dan komentar digital, ia memilih diam. Bersandar pada napasnya sendiri, sembari membiarkan Instagram tetap menyala di sampingnya—bukan sebagai penguasa, tapi sekadar tamu. Sebuah jeda dari Negeri yang Terlalu Berisik.
Ketika Saya Memilih Menepi dari Negeri yang Terlalu Berisik
30 Jul 2025

Bukan karena kopi. Tapi karena saya tahu… kita tidak sendirian.
Bahwa semua sejarah yang kita lalui—dari banjir Atlantis, menara yang runtuh, nabi yang berdiaspora, hingga kerajaan-kerajaan agung yang naik dan tumbang—semua itu mengarah ke sini.

Ke satu titik temu: zaman kebangkitan terakhir.

Zaman di mana mereka yang sadar, akan melihat cahaya. Dan mereka yang tidur… semoga terbangunkan.

Di Mana Kita dalam Kisah Ini?

Saya menatap jendela yang kini diterpa cahaya pagi penuh. Kopi memang belum terseduh hari ini. Tapi saya merasa lebih terjaga dari sebelumnya.

“Siapa yang mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya.”

Hadis Qudsi

Kita semua sedang menapaki satu bagian dari perjalanan panjang ini. Mungkin kisah tentang lima zaman ini bukan sekadar mitos atau dogma—mungkin itu adalah cermin bagi hati kita sendiri.

Dan bila kita berani menengok ke dalam, mungkin kita akan sadar: kita bukan hanya makhluk yang sedang hidup… kita adalah jiwa-jiwa yang sedang pulang.

Editorial #RuangDalam

Artikel ini merupakan bagian dari seri eksplorasi spiritual di ruang terdalam manusia. Ditulis dengan pendekatan naratif lintas iman dan budaya, kisah ini mengajak kita melihat sejarah bukan sekadar deret peristiwa, melainkan perjalanan kesadaran yang tak pernah berhenti mencari terang. Dari air bah yang menenggelamkan peradaban purba, hingga akhir zaman yang diprediksi oleh banyak naskah kuno, kita diajak menyelami benang merah ilahi yang terus menuntun umat manusia—melalui nabi, avatar, dan mimpi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bukan untuk memaksakan kebenaran, melainkan untuk mengingatkan: bahwa kita semua adalah bagian dari cerita besar yang belum usai.

Kembali1234
- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:AbrahamAkhir ZamanAtlantisKepercayaan DuniaMenara BabelNabiRuang DalamSejarah KunoSpiritualitas

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Setiawan Chogah
Finance & Insight Writer
Follow:
Menulis bagiku adalah perjalanan di lorong sunyi antara diri dan dunia. Tentang keuangan, tentang hidup yang bergegas, tentang jiwa yang terkadang ingin berhenti sejenak. Lewat tulisan, aku berharap kau menemukan jeda, ruang bernapas, dan makna yang kerap luput dari genggaman.
Tulisan Sebelumnya 👈 Dari Toilet Asrama ke Takhta Teknologi: Kisah Jensen Huang, Raja AI Dunia
👉 Tulisan Selanjutnya Program Light Up The Dream dari PLN menghadirkan listrik bagi warga prasejahtera di Rajeg, Kabupaten Tangerang. Sebuah langkah kecil yang membawa harapan besar. Ketika PLN Nyalakan Mimpi di Kampung Sumur Daon
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Kultur

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Keira Zareen
20 Mar 2026
Bisnis

Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi

Aira Safeeya
20 Mar 2026
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Utilitas

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Bisnis

PLN Pastikan Cadangan Daya Nasional Lebih dari Cukup

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Teknologi

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Liora N. Shasmitha
16 Mar 2026
Kultur

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Arden Gustav
16 Mar 2026
Utilitas

Mudik Tenang, PLN Ingatkan Cek Listrik Rumah Sebelum Berangkat

Ammar Fahri
16 Mar 2026
Kultur

From Pain to Peace: Ngabuburead Aku Temanmu Ajak Berdamai dengan Luka

Arden Gustav
15 Mar 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

Teknologi

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Kultur
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Utilitas

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Teknologi

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com