Serang, Techfin Insight — Dapur tak lagi sekadar tempat memasak. Dalam dunia yang terus bergerak menuju keberlanjutan, dari dapurlah mungkin cita-cita Net Zero Emission 2060 bisa dimulai.
Di Banten, langkah kecil namun berarti itu dimulai oleh para perempuan—tepatnya, oleh para Srikandi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten.
Kompor Induksi sebagai Simbol Perubahan Gaya Hidup
Lewat program bertajuk Electrifying Lifestyle Vaganza, Srikandi PLN Banten menggandeng organisasi-organisasi perempuan seperti TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), hingga komunitas kewanitaan dari berbagai instansi untuk mengenalkan kompor induksi sebagai bagian dari gaya hidup modern dan ramah lingkungan.
Bentuknya pun unik: lomba masak. Tapi jangan bayangkan lomba biasa. Para peserta diharuskan memasak menggunakan kompor induksi, dengan jagung sebagai bahan utama—komoditas lokal yang kaya gizi, mudah diakses, dan relevan dengan upaya ketahanan pangan.
Perempuan di Garis Depan Transisi Energi
Ketua Srikandi PLN UID Banten, Anis Lathifa Widya, menegaskan bahwa perempuan punya peran penting dalam menentukan arah gaya hidup rumah tangga. Dan dari dapur, perubahan bisa dimulai.
“Kami percaya perempuan adalah agen perubahan. Dari dapur, kita bisa mulai membiasakan energi bersih dan gaya hidup hemat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menginspirasi lebih banyak ibu di Banten untuk ikut beralih ke electrifying lifestyle,” ujar Anis.
Tidak Semua Pertanyaan Harus Dijawab, Tapi Aksi Tak Boleh Ditunda
Dalam suasana hangat yang dipenuhi aroma jagung rebus dan tawa peserta, Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, pun ikut mencoba memasak dengan kompor induksi. Hasilnya?
“Masak jadi lebih cepat, lebih aman, dan efisien. Dapur tetap bersih dan nyaman. Ini pilihan cerdas untuk ibu-ibu dan keluarga di Banten,” ujarnya sembari tersenyum.
Pernyataan itu bukan sekadar testimonial, tapi ajakan diam-diam untuk tidak terjebak pada keraguan atau pertanyaan yang tak perlu. Tidak semua pertanyaan harus dijawab, tapi aksi nyata demi masa depan lebih bersih tidak bisa terus ditunda.
Dukungan Gubernur: Energi Baru Butuh Dukungan Semua Pihak
Langkah Srikandi PLN UID Banten mendapat dukungan penuh dari Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni. Ia hadir langsung dalam kegiatan, bahkan ikut memasak menggunakan kompor induksi bersama peserta lainnya.
“Saya menyambut baik dan mendukung langkah inovatif PLN Banten, terutama Srikandi-nya, dalam mengenalkan teknologi energi bersih kepada masyarakat luas, khususnya kaum ibu,” ujar Andra.
Mengubah Dapur, Menyelamatkan Masa Depan
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup tidak harus dimulai dari kebijakan besar. Ia bisa dimulai dari dapur di rumah, dari kebiasaan kecil, dan dari perempuan-perempuan yang memutuskan untuk berani mencoba yang baru.
Kompor induksi bukan hanya alat, tapi simbol perubahan. Lebih hemat energi, lebih aman, dan tentu saja, lebih ramah lingkungan.
Dan dari sana, dari dapur sederhana milik ibu-ibu di Banten, jalan menuju Net Zero Emission mungkin sedang dirintis dengan senyap—namun pasti.




