Tangerang, Techfin Insight – Di sebuah ruangan yang penuh tawa hangat dan tatapan bersemangat, para perempuan PLN—yang akrab disebut Srikandi PLN—berkumpul dengan satu tujuan: menyalakan cahaya inspirasi.
Acara bertajuk “Dari Cahaya Hati untuk Cahaya Negeri” bukan sekadar forum, melainkan panggung kecil yang menegaskan betapa pentingnya suara dan langkah perempuan di sektor energi.
Cahaya yang Tak Sekadar Terang
Bagi Chairani Rahmatullah, Ketua Harian Srikandi PLN sekaligus Direktur Utama PLN Enjiniring, kehadiran perempuan tidak boleh lagi dipandang sebagai pelengkap.
“Srikandi PLN bukan hanya simbol, tetapi gerakan nyata yang menghadirkan kepemimpinan, inovasi, dan kontribusi perempuan dalam mendukung transisi energi dan pembangunan bangsa,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta.
Ia menekankan tiga karakter utama yang seharusnya menjadi fondasi: Anggun, Cerdas, dan Tangguh.
“Sustainability adalah arah yang kita tuju, tetapi equality adalah jiwa yang membuat PLN lebih tangguh. Ketika perempuan diberi ruang, mereka tidak hanya bekerja, tetapi menciptakan perubahan yang berdampak lebih luas,” tambahnya.
Ruang untuk Tumbuh dan Memimpin
Di barisan depan, Luky Artanti, Pembina Srikandi PLN UID Banten, menegaskan bahwa forum seperti ini adalah wadah belajar sekaligus sarana membangun kepercayaan diri.
“Perempuan PLN harus berani mengambil peran lebih besar, bukan hanya mendukung, tetapi juga ikut menentukan arah perubahan,” ucapnya.
Menurutnya, dukungan perusahaan adalah bahan bakar utama agar semakin banyak Srikandi PLN berani melangkah.
Inspirasi yang Menular
Bagi Anis Latifah Widya, Srikandi Champion PLN UID Banten, acara ini seperti pengingat bahwa setiap perempuan memiliki potensi besar untuk berdaya.
“Lebih dari sekadar forum, Inspiring Srikandi adalah ruang yang menumbuhkan keyakinan bahwa perempuan PLN mampu memberi kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat,” katanya dengan mata berbinar.
Energi inspirasi juga datang dari luar PLN. Rina Rahmayanti, pemilik Batik Rinara Cilegon, dan Selvi Afredita Dira, CEO Kampung Srikandi Betoyog Tangerang, berbagi kisah perjuangan mereka membangun karya.
Cerita keduanya menjadi cermin bahwa cahaya kepemimpinan perempuan bisa lahir dari mana saja—dari batik, dari desa, dari panggung sederhana di Tangerang.
Dari Cahaya Hati ke Cahaya Negeri
Menutup acara, General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menyampaikan apresiasinya.
“Perempuan memiliki peran penting sebagai agen perubahan, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat. Melalui Inspiring Srikandi, kami berharap lahir lebih banyak perempuan tangguh yang mampu memberikan cahaya inspirasi bagi PLN dan negeri,” ujarnya.
Di balik semarak acara, satu pesan menggema: Srikandi PLN adalah gerakan yang menyalakan.
Dari cahaya hati setiap perempuan, lahirlah cahaya negeri yang lebih terang—tak hanya untuk PLN, tapi untuk masa depan energi Indonesia.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.







