Jakarta, Techfin Insight — PT PLN (Persero) mencatat sejarah baru dengan menembus daftar bergengsi Fortune Global 500, menempati peringkat ke-469 dunia.
Capaian ini menjadikan PLN sebagai satu-satunya perusahaan utilitas asal Asia Tenggara yang berhasil masuk daftar perusahaan terbesar dunia berdasarkan pendapatan.
Pencapaian tersebut selaras dengan harapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang sebelumnya mendorong agar BUMN Indonesia dapat menjadi pemain global yang profesional dan terintegrasi.
“Kita ingin lihat BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500. Membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut, tapi pelopor ekonomi dunia,” ujar Prabowo saat peluncuran Danantara, Februari lalu.
Pendapatan Meningkat, Laba Tumbuh
Sepanjang 2024, PLN membukukan pendapatan Rp545,4 triliun—naik 11,9% dibanding tahun sebelumnya. Penjualan tenaga listrik menyumbang Rp353,17 triliun dari total tersebut, sementara volume penjualan listrik mencapai 306,22 TWh, melebihi target pemerintah yang dipatok 299,99 TWh. Keuntungan bersih PLN pun tercatat sebesar Rp17,76 triliun.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut prestasi ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
“Torehan ini bukan sekadar kebanggaan PLN, tapi juga bangsa. Ini membuktikan bahwa kita mampu bersaing dan berkontribusi di panggung global,” ujarnya.
Peran Danantara dan Dukungan Ekosistem
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa PLN menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan nasional dapat mengembangkan tata kelola kuat dan inovasi berkelanjutan, serta berkontribusi dalam ekosistem energi dunia.
“PLN menunjukkan bahwa BUMN Indonesia bisa menjadi pemain utama global. Danantara akan terus mendukung transformasi ini demi menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan mitra global,” ucap Rosan.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




