Jakarta, Techfin Insight — Rayakan kemerdekaan bukan hanya dengan bendera di langit, tapi juga dengan ruang pemberdayaan di tengah masyarakat. Itulah yang dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison lewat Gerai IM3 dan 3Store.
Lebih dari sekadar titik layanan, keduanya kini menjelma menjadi ruang interaksi sosial dan digital, tempat teknologi berjumpa dengan kehidupan sehari-hari.
Perayaan HUT RI ke-80 kali ini diberi tajuk “Merdeka Bersama Gerai IM3 & 3Store”. Diadakan serentak di lebih dari 50 titik layanan di Jabodetabek, Banten, hingga Jawa Barat, acara ini menghadirkan wajah-wajah yang biasanya hanya dikenal lewat layar: para Chiefs, BODs, hingga Chandra Pradyot Singh, EVP Head of Circle Jakarta Raya.
Mereka turun langsung, bukan hanya untuk memberi sambutan, tapi juga bermain dan berinteraksi bersama pelanggan setia serta komunitas sekitar.
Kisah yang paling menyentuh datang dari Dewi Sartika. Perempuan asal Aceh Barat Daya ini memulai langkahnya di tengah pandemi 2021 sebagai agen customer service.
Empat tahun kemudian, berkat kombinasi kesempatan, potensi, dan pendampingan, Dewi dipercaya menjadi Team Leader di salah satu gerai tersibuk di Jakarta. “Saya merasa benar-benar diberdayakan,” ungkapnya, “karena diberikan ruang untuk merancang pendekatan layanan sesuai karakter pelanggan.”
Perayaan ini juga disertai program Special Freedom Deals dengan diskon hingga 40% untuk berbagai paket internet IM3 dan 3Store, yang tak hanya menawarkan koneksi cepat, tapi juga fitur perlindungan digital dari spam dan scam.
Semua itu sejalan dengan semangat AIvolusi5G yang Indosat dorong: menghadirkan akses digital yang kuat sekaligus aman.
Bagi Indosat, kemerdekaan bukanlah slogan musiman. Ia berarti membuka peluang lebih luas, menghubungkan lebih banyak orang, dan menghadirkan layanan digital yang inklusif.
Dari pusat kota hingga pelosok daerah, gerai Indosat membuktikan bahwa ruang interaksi bisa menjadi pintu pemberdayaan.
Penulis: Liora N. Shasmitha
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.









