Techfin Insight – Tahukah kamu? Pada tujuh bulan pertama tahun 2025, lebih dari 10.000 pekerja di Amerika Serikat kehilangan pekerjaan akibat otomatisasi berbasis AI.
Di Indonesia, situasinya juga tak kalah mengejutkan. Lebih dari 54.000 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari 81 perusahaan.
Kondisi seperti ini tentu mengingatkan kita semua untuk lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan.
Nah, Warren Buffett, maestro investasi dunia, punya nasihat penting buat kamu yang ingin berbelanja tapi khawatir salah langkah.
Berikut lima jenis pembelian yang sebaiknya kamu tunda dulu.
1. Mobil Baru: Nilai Cepat Turun, Hati-hati dengan Pengeluaran Besar
Buffett mengingatkan bahwa mobil adalah aset yang nilainya sangat cepat menurun. Mobil baru bisa langsung kehilangan nilai hingga 20% setelah keluar dari dealer, dan dalam lima tahun nilainya bisa turun sampai 60%.
Jadi, membeli mobil bekas dengan kondisi yang baik jauh lebih bijak dan ramah buat kantongmu.
2. Layanan Berlangganan: Pastikan Kamu Benar-benar Membutuhkannya
Di era digital saat ini, banyak layanan berlangganan seperti streaming film, musik, atau aplikasi premium.
Namun, jangan sampai kamu membayar langganan yang jarang dipakai, karena itu bisa jadi pemborosan tanpa kamu sadari.
Coba tinjau kembali layanan mana yang benar-benar kamu gunakan, dan hentikan langganan yang tak memberi manfaat.
“Kalau kamu membeli sesuatu yang tidak kamu butuhkan, kamu akan segera menjual sesuatu yang kamu butuhkan,” kata Buffett.
3. Rumah Baru: Pertimbangkan dengan Matang Sebelum Memutuskan Pindah
Memiliki rumah sendiri memang impian banyak orang, tapi Buffett memberi peringatan supaya kamu tidak terlalu sering berpindah ke rumah yang lebih besar.
Ini bisa membuat beban keuangan semakin berat karena cicilan, pajak, dan biaya perawatan yang naik.
Buffett sendiri masih tinggal di rumah yang dibelinya sejak 1958 dengan harga terjangkau. Intinya, hidup sesuai kemampuan jauh lebih penting.
4. Barang Murah: Pilih Kualitas daripada Kuantitas
Kadang kita tergoda membeli barang murah supaya hemat. Tapi seringkali barang murah cepat rusak dan bikin kamu harus beli lagi.
Akhirnya, kamu malah mengeluarkan lebih banyak uang dalam jangka panjang. Jadi, memilih barang berkualitas yang tahan lama adalah pilihan yang lebih hemat dan cerdas.
5. Tiket Lotere dan Judi: Hindari Ilusi Kekayaan Instan
Keinginan untuk cepat kaya wajar, tapi Buffett menegaskan bahwa judi dan tiket lotere itu hanyalah “pajak bagi orang yang tidak paham matematika.”
Daripada buang uang buat hal yang peluangnya sangat kecil, lebih baik kamu menabung dan berinvestasi secara disiplin. Membangun kekayaan memang butuh proses dan kesabaran, bukan keberuntungan semata.
Apa yang Bisa Kita Pelajari?
Di tengah gelombang PHK dan ketidakpastian ekonomi, mengelola keuangan dengan bijak sangat penting.
Menunda pembelian yang tidak mendesak dan memprioritaskan kebutuhan esensial akan membantu menjaga stabilitas keuangan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Penulis: Aira Safeeya
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




