• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Percakapan dengan Freelancer: Bekerja 20 Jam per Minggu dari Rumah
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Gaya Hidup

Percakapan dengan Freelancer: Bekerja 20 Jam per Minggu dari Rumah

Oleh: Keira Zareen - Insight Thinker
Publikasi: Rabu, 15 Januari 2025 - 13.16 WIB
Share
Ilustrasi freelancer dengan gaya hidup lambat.

T: Kedengarannya Anda berhasil! Dengan semua tanggung jawab itu, bagaimana Anda bisa menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi sambil menjalani impian hidup lambat?

A: Saya bekerja sekitar 20 jam seminggu dengan beberapa klien jangka panjang. Saya tidak lagi menerima proyek retail, jadi saya benar-benar dapat menikmati kehidupan saya tanpa gangguan terus-menerus.

Ini memberi saya kebebasan untuk melakukan hal-hal yang dulu menjadi “dongeng” di kepala saya; mendekorasi ruang kerja kecil saya, membaca buku, merawat beberapa tanaman, dan menerima tamu di taman depan samping rumah dengan secangkir kopi.

Gaya hidup yang selalu saya inginkan, sesuai yang saya bayangkan dari dulu.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Rumah kediaman sekaligus kantor tempat Setiawan Chogah sehari-hari bekerja.

T: Mari kita mundur sedikit — seperti apa kehidupan Anda sebelum Anda terjun ke dunia freelancer?

A: Saya bekerja sebagai staf biasa di organisasi filantropi selama lima tahun, sembari mengambil pekerjaan penyuntingan naskah jarak jauh untuk sebuah perusahaan media.

Awalnya kedengarannya menarik karena pekerjaan itu dilakukan dari jarak jauh, tetapi gajinya kecil dan tidak ada perkembangan karier yang berarti. Saat itu, saya masih tinggal di rumah saudara.

Jangan Lewatkan:

Cara Freelancer Bertahan: Keseimbangan Hidup ala Setiawan Chogah
13 Nov 2025
Burnout dan Cara Mengatasinya ala Freelancer Setiawan Chogah
15 Mar 2026
3 Kota Terbaik di Banten untuk Hidup Tenang Saat Pensiun
6 Apr 2025
Hidup Lambat: Menghentikan Kejaran Waktu, Menemukan Kedamaian Sejati
12 Jul 2025

T: Dan apa titik balik yang menginspirasi Anda untuk meninggalkan semuanya dan menjalani gaya hidup lambat?

A: Sebenarnya saya tidak membuat keputusan itu sendiri — mungkin memang sudah waktunya saya berhenti bekerja di kantor. Ditambah dengan pembatasan aktivitas selama pandemi, tidak hanya saya — semua orang dituntut untuk bekerja mandiri dari rumah.

Itu memicu semangat dalam diri saya untuk membangun kehidupan yang benar-benar bebas dan terkendali.

Saya selalu bermimpi untuk menikmati suara pagi tanpa harus buru-buru mengisi absensi di kantor.

T: Bagaimana Anda mendapatkan klien pertama, dan seperti apa rentang waktu dari Anda berhenti hingga menjadi pekerja lepas digital sepenuhnya?

A: Saya meneliti beberapa bisnis kecil yang menurut saya dapat saya bantu dan pada dasarnya saya hanya mengirim email yang dibuat dengan sangat hati-hati — yang berisi promosi diri saya untuk pekerjaan apa pun yang tampaknya bisa saya lakukan.

Saya mengirim banyak email dalam waktu seminggu, dan tidak ada satu balasan pun yang saya terima.

Satu bulan setelah saya resmi menjadi pengangguran dan menggantungkan hidup dari gaji terakhir yang saya terima sebagai karyawan, saya mendapat pesan WhatsApp dari seorang direktur rumah sakit mata — yang kebetulan kami saling kenal — langsung mengajak saya untuk menjadi tim marketing komunikasi rumah sakit baru itu.

Saya cukup beruntung, saat itu saya meminta untuk bekerja dari rumah, dan itu terkabul.

Di tahun berikutnya, saya menandatangani dua kontrak jangka panjang dengan perusahaan rintisan. Kontrak yang ketiga membawa saya ke luar negeri untuk pertama kali. Pengalaman yang tidak akan saya lupakan.

Di sana sayalah mengambil keputusan riskan dalam hidup saya; berhenti mengambil pekerjaan tambahan dan menjalani hidup lambat sampai hari ini.

Kembali1234Lanjut
- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:Gaya Hidup LambatSlow Living

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Keira Zareen
Insight Thinker
Follow:
Aku mengeksplorasi isu sosial dan refleksi personal. Tulisanku berangkat dari keresahan kecil, mengajak kamu berpikir dan melihat dunia dari sudut yang berbeda.
Tulisan Sebelumnya 👈 KIP Kuliah 2025 KIP Kuliah 2025 Dibuka Februari? Ini Syarat dan Cara Mendapatkannya!
👉 Tulisan Selanjutnya iphone 16 dilarang Setelah Drama Panjang, iPhone 16 Akan Segera Tersedia di Indonesia? Ini Syarat dan Harganya
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com