• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Fenomena BlackBerry: Gen Z Tinggalkan iPhone dan Pilih ‘Ponsel Bodoh’
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Gaya Hidup

Fenomena BlackBerry: Gen Z Tinggalkan iPhone dan Pilih ‘Ponsel Bodoh’

Gen Z makin banyak yang tinggalkan iPhone dan pilih BlackBerry atau dumb phone sebagai bentuk digital detox. Kenapa tren ini berkembang? Simak selengkapnya di sini.

Oleh:
Arden Gustav
Author:Arden Gustav
Culture Storyteller
Saya mengeksplorasi budaya yang membentuk perspektif kita. Dari musik, film, hingga tren lokal, saya menulis dengan pendekatan reflektif dan santai.
Follow:
- Culture Storyteller
Publikasi: Senin, 16 Juni 2025 - 22.00 WIB
Share
BlackBerry
Tren kembali ke ponsel konvensional, termasuk BlackBerry, tak lagi dilihat sebagai langkah mundur. Justru, itu dianggap sebagai pernyataan.
Navigasi Konten
  • Dumb Phone Bukan Simbol Kemunduran
  • BlackBerry Jadi Ikon Baru Gaya Hidup Minimalis Digital
  • Bukan Cuma Nostalgia, tapi Bentuk Perlawanan
  • BlackBerry dan Simbol Kontrol Diri Digital
  • Techfin Insight: Ini Bukan Akhir dari Smartphone, tapi Awal dari Kesadaran Digital

Jakarta, Techfin Insight – Beberapa tahun lalu, BlackBerry hanya dikenang sebagai simbol kejayaan masa lalu. Tapi kini, ponsel legendaris itu kembali jadi buruan Gen Z.

Bukan untuk koleksi, melainkan untuk dipakai sehari-hari. Fenomena ini menyimpan pesan penting: generasi muda mulai lelah dengan keterhubungan tanpa henti, dan mereka kini sedang mencari jalan keluar.

Dalam beberapa bulan terakhir, pasar ponsel bekas menunjukkan lonjakan permintaan BlackBerry. Bukan cuma di Amerika Serikat atau Eropa, tapi juga di Indonesia.

Bagi sebagian Gen Z, ini adalah bentuk digital detox yang nyata—melepas smartphone canggih demi ponsel yang lebih “bodoh” tapi lebih damai.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dumb Phone Bukan Simbol Kemunduran

Tren kembali ke ponsel konvensional, termasuk BlackBerry, tak lagi dilihat sebagai langkah mundur. Justru, itu dianggap sebagai pernyataan.

Laporan terbaru dari Partners Universal Innovative Research Publication mencatat lonjakan penjualan dumb phone sebesar 148% di kelompok usia 18–24 tahun antara 2021 dan 2024, sementara penggunaan smartphone justru turun 12% di segmen usia yang sama.

Para ahli menyebut fenomena ini sebagai bagian dari dopamine diet—gerakan sadar untuk mengurangi stimulasi berlebih dari gawai dan aplikasi.

Jangan Lewatkan:

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’
16 Mar 2026
From Pain to Peace: Ngabuburead Aku Temanmu Ajak Berdamai dengan Luka
15 Mar 2026
Di tengah bisingnya notifikasi dan komentar digital, ia memilih diam. Bersandar pada napasnya sendiri, sembari membiarkan Instagram tetap menyala di sampingnya—bukan sebagai penguasa, tapi sekadar tamu. Sebuah jeda dari Negeri yang Terlalu Berisik.
Ketika Saya Memilih Menepi dari Negeri yang Terlalu Berisik
30 Jul 2025
Ribuan Gen Z mengunggah video nostalgia BlackBerry dan menyerukan kembalinya ponsel legendaris itu. Sebuah kerinduan akan kesederhanaan dan komunikasi yang lebih nyata.
Bring Back BlackBerry, Gen Z Serius Ingin Ponsel Ini Kembali
30 Jul 2025
BlackBerry
Dalam beberapa bulan terakhir, pasar ponsel bekas menunjukkan lonjakan permintaan BlackBerry. Bukan cuma di Amerika Serikat atau Eropa, tapi juga di Indonesia.

“Notifikasi smartphone meniru pola adiksi. Kita jadi candu scroll, candu validasi, dan kehilangan kendali,” jelas Profesor Melissa DiMartino dari New York Institute of Technology.

TikTok dan tagar seperti #bringbackflipphones ikut mempercepat tren ini. Dumb phone menjadi simbol resistensi terhadap budaya always-on.

BlackBerry Jadi Ikon Baru Gaya Hidup Minimalis Digital

Salah satu perangkat yang paling banyak diburu adalah BlackBerry lawas. Menurut laporan CNBC Indonesia, harga BlackBerry bekas naik tajam di sejumlah toko online.

Model seperti BlackBerry Bold dan Curve kembali populer. Bahkan ada yang menyamakan BB dengan tren kamera film—kuno, tapi penuh makna.

Di media sosial, sejumlah konten kreator Gen Z mendemonstrasikan bagaimana mereka hidup lebih tenang setelah beralih ke BB. Tanpa notifikasi tak penting, tanpa TikTok, tanpa keharusan membalas pesan dalam hitungan menit.

“Saya ingin sadar terhadap waktu saya, bukan ke mana scroll membawa saya,” kata seorang pengguna dalam unggahan viral.

Lonjakan ini bahkan ikut mengangkat ulang merek-merek seperti Nokia, Punkt, dan Light Phone, yang memproduksi dumb phone untuk kalangan profesional yang ingin “cut the noise.”

Bukan Cuma Nostalgia, tapi Bentuk Perlawanan

Tren ini tak lahir dari kekaguman masa lalu, melainkan kekecewaan pada masa kini. Survei Harris Poll 2024 menemukan bahwa 1 dari 5 Gen Z berharap smartphone tidak pernah ditemukan, dan hampir 50% berharap TikTok atau Snapchat tidak pernah ada.

Mereka menyebut tekanan sosial, kelelahan informasi, dan kecanduan sebagai alasan utama.

A couple of weeks ago I mentioned how TikTok wants a BlackBerry comeback because Millennials are tired of iPhones and now Zinwa, who owns the BlackBerry phone license today, is going to make the BlackBerry Classic comeback a reality with an Android system https://t.co/Hm1IA9TUaF pic.twitter.com/FwqeSZug9X

— Metacosmios (@metacosmios) June 14, 2025

Bahkan, komunitas seperti Luddite Club di New York aktif berkampanye agar anak muda kembali offline setidaknya satu hari dalam seminggu.

Dampaknya? Positif. Penelitian dari jurnal PNAS Nexus menunjukkan bahwa membatasi koneksi internet seluler (namun tetap membuka telepon dan SMS) meningkatkan konsentrasi, kesehatan mental, dan kepuasan hidup.

BlackBerry dan Simbol Kontrol Diri Digital

BlackBerry, dengan keyboard fisiknya dan antarmuka terbatas, secara tak langsung menjadi simbol kontrol diri.

Bukan karena lebih canggih, tapi karena tidak tergoda untuk membuka lima aplikasi dalam lima detik.

Jangan Lewatkan:

Ketika “self-love” dan “find your peace” menjadi feed yang estetik, tapi layar retak mengisyaratkan ironi: luka tak sembuh lewat citra.
Waras dalam Filter Instagram: Ironi Healing Digital
29 Jul 2025
Ruang Dalam: Ketika Tidak Semua Pertanyaan Harus Dijawab
19 Jul 2025
Titan 2 & Zinwa Q25, Ponsel Android QWERTY Rasa BlackBerry
4 Jul 2025
Burnout dan Cara Mengatasinya ala Freelancer Setiawan Chogah
15 Mar 2026

Ia memungkinkan pengguna untuk hadir, untuk fokus, dan untuk kembali ke komunikasi yang lebih esensial.

“Kita hidup dalam dunia algoritma yang memaksa multitasking. Kembali ke ponsel konvensional adalah cara untuk memberi ruang pada diri sendiri,” ujar Caitlin Begg, sosiolog dan pendiri Authentic Social.

Techfin Insight: Ini Bukan Akhir dari Smartphone, tapi Awal dari Kesadaran Digital

Yang menarik dari tren ini bukan soal teknologi yang digunakan, melainkan kesadaran akan dampaknya terhadap kehidupan pribadi dan mental.

Gen Z menunjukkan bahwa meski mereka lahir digital, mereka juga mampu mengambil jarak—dan itu, mungkin, adalah bentuk literasi tertinggi dalam dunia teknologi modern.

- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:BlackBerryDumb PhoneKesehatan Mental

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Arden Gustav
Culture Storyteller
Follow:
Saya mengeksplorasi budaya yang membentuk perspektif kita. Dari musik, film, hingga tren lokal, saya menulis dengan pendekatan reflektif dan santai.
Tulisan Sebelumnya 👈 iOS 26 iPhone Skip iOS 19 dan Langsung ke iOS 26: Ini Bukan Sekadar Angka
👉 Tulisan Selanjutnya TNI dan PLN Banten Kolaborasi TNI dan PLN Banten: Perkuat Keamanan Energi, Jaga Stabilitas Publik
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Pilihan Editor untukmu

Kultur

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Keira Zareen
20 Mar 2026
Bisnis

Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Nol Emisi

Aira Safeeya
20 Mar 2026
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Utilitas

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Bisnis

PLN Pastikan Cadangan Daya Nasional Lebih dari Cukup

Aira Safeeya
17 Mar 2026
Teknologi

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Liora N. Shasmitha
16 Mar 2026
Utilitas

Mudik Tenang, PLN Ingatkan Cek Listrik Rumah Sebelum Berangkat

Ammar Fahri
16 Mar 2026
Salah satu pengguna EV tengah melakukan scan barcode pada aplikasi PLN Mobile untuk transaksi pengisian daya di SPKLU standard charging.
Teknologi

Jangan Salah Colok! Ini 4 Jenis Charger Mobil Listrik

Liora N. Shasmitha
15 Mar 2026
Bisnis

Industri Baja Banten Naik Level, PLN Tambah Listrik Pabrik Cikande

Aira Safeeya
15 Mar 2026
Tampilkan Lagi

Jangan Lewatkan

Jadi yang pertama tahu. Baca sekarang atau simpan untuk nanti.

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

Teknologi

Dari Sembako ke Listrik: Ramadan PLN Hadirkan Dampak Nyata

Kultur
Ilustrasi petugas PLN siaga 24 jam melayani pelanggan dengan sepenuh hati, memastikan pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Jangan Lupa! Ini Tips Aman Tinggalkan Listrik Rumah Saat Mudik

Utilitas

Cek Langsung! PLN Pastikan Listrik dan SPKLU Banten Siap Mudik

Teknologi

Novel Luka dan Pemulihan Dibahas di Ngabuburead ‘Aku Temanmu’

Kultur
Tampilkan Lagi
Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com