• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: Manusia Sebentar Lagi Diganti Robot? China Sudah Bersiap
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Kultur

Manusia Sebentar Lagi Diganti Robot? China Sudah Bersiap

Jika dulu robot hanya hidup di layar film fiksi ilmiah, kini wujud humanoid mereka mulai benar-benar mengisi ruang pameran teknologi, dapur restoran, bahkan jalur produksi industri.

Oleh:
Arden Gustav
Author:Arden Gustav
Culture Storyteller
Saya mengeksplorasi budaya yang membentuk perspektif kita. Dari musik, film, hingga tren lokal, saya menulis dengan pendekatan reflektif dan santai.
Follow:
- Culture Storyteller
Publikasi: Sabtu, 13 September 2025 - 23.36 WIB
Share
Ant Group, raksasa fintech yang berafiliasi dengan Alibaba, membuat gebrakan besar dengan meluncurkan robot humanoid pertamanya di Tiongkok.
Ant Group, raksasa fintech yang berafiliasi dengan Alibaba, membuat gebrakan besar dengan meluncurkan robot humanoid pertamanya di Tiongkok.
Navigasi Konten
  • AI2 Robotics: Alphabot dengan “Otak” Sendiri
  • Ant Group & R1: Humanoid yang Bisa Masak Udang
  • Tren Global: Persaingan Tesla hingga Ekonomi Masa Depan
  • Manusia Masih Dibutuhkan

Techfin Insight – Dunia perlahan memasuki babak baru. Jika dulu robot hanya hidup di layar film fiksi ilmiah, kini wujud humanoid mereka mulai benar-benar mengisi ruang pameran teknologi, dapur restoran, bahkan jalur produksi industri.

Dan sebagian besar kabar terbaru datang dari China, negara yang agresif mengembangkan industri robotik global.

AI2 Robotics: Alphabot dengan “Otak” Sendiri

Salah satu pemain paling ambisius adalah AI2 Robotics, startup asal China yang lahir 2023 dan kini sudah menyandang status unicorn.

Perusahaan ini tengah bersiap melantai di bursa dalam 1–2 tahun ke depan setelah mengumpulkan pendanaan lebih dari US$140 juta (Rp 2,2 triliun).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Produk andalan mereka, Alphabot, bukan sekadar humanoid untuk pamer. Robot ini dirancang serbaguna—dapat merakit, melakukan inspeksi kualitas, hingga pengujian.

Bentuknya humanoid dengan enam roda untuk bergerak, namun yang membuatnya menonjol adalah Alpha Brain, model AI internal yang sudah bersifat open-source.

Menurut CEO Eric Guo, keunggulan Alphabot adalah kemampuannya berjalan secara otonom. “Robot kami punya otak, jadi tidak perlu dikendalikan dari jarak jauh,” ujarnya.

Dengan target produksi 1.000 unit dalam tiga tahun bersama mitra manufaktur HKC Corporation, nilai kerja sama ini diperkirakan mencapai US$70 juta (Rp 1,1 triliun).

Ambisi mereka jelas: menjadikan robot pekerja sebagai bagian sehari-hari dari rantai industri.

Ant Group & R1: Humanoid yang Bisa Masak Udang

Di sisi lain, Ant Group—yang biasanya dikenal lewat dompet digital Alipay—memperkenalkan humanoid pertamanya bernama R1, dikembangkan lewat anak usaha Robbyant.

R1 sempat mencuri perhatian di IFA Berlin 2025 dan Inclusion Conference Shanghai, ketika mendemonstrasikan kemampuannya… memasak udang langsung di depan pengunjung.

Dengan berat 110 kg dan tinggi 1,6–1,75 meter, R1 memiliki 34 derajat kebebasan gerak dan bisa bergerak dengan kecepatan di bawah 1,5 meter per detik.

Ant Group, raksasa fintech yang berafiliasi dengan Alibaba, membuat gebrakan besar dengan meluncurkan robot humanoid pertamanya di Tiongkok.

Meski beberapa pengamat menilai pergerakannya masih lambat, potensinya tetap besar: dari koki, pemandu wisata, hingga perawat di sektor kesehatan.

CEO Robbyant, Zhu Xing, menyebut R1 sebagai langkah awal Ant Group dalam membangun “embodied intelligence”—upaya menghadirkan kecerdasan buatan yang bisa menembus dunia fisik. Dengan begitu, layanan digital Ant Group bisa melebar ke ranah kehidupan sehari-hari.

Tren Global: Persaingan Tesla hingga Ekonomi Masa Depan

Kehadiran Alphabot dan R1 langsung dibandingkan dengan Optimus, robot humanoid yang dikembangkan Tesla.

Bedanya, strategi perusahaan China tampak lebih agresif dengan melibatkan ekosistem manufaktur lokal, basis riset AI domestik, dan dukungan investor besar.

Para analis menilai, jika target produksi dan komersialisasi tercapai, robot humanoid bisa jadi pasar baru triliunan dolar.

Industri kesehatan, perhotelan, hingga manufaktur bisa berubah total dalam dekade mendatang.

Namun, ada sisi lain yang tak kalah penting: bagaimana masyarakat menanggapi transisi ini? Robot bisa memasak, memandu, bahkan merakit, tapi mampukah mereka menggantikan empati, intuisi, dan improvisasi manusia?

Manusia Masih Dibutuhkan

Teknologi robotik China menunjukkan bahwa kita bergerak ke era baru. Tapi alih-alih bertanya “apakah robot akan menggantikan manusia?”, mungkin pertanyaan yang lebih relevan adalah: “peran baru apa yang akan kita ambil di dunia yang semakin otomatis?”

Karena pada akhirnya, bahkan dengan robot yang punya “otak”, tetap dibutuhkan manusia untuk mengajarkan, merancang, dan memastikan mereka bekerja untuk kebaikan.

Kredit Redaksi:
Penulis: Arden Gustav
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.
© 2026 Techfin Insight. Konten ini boleh dikutip untuk keperluan non-komersial. Cantumkan sumber dan tautkan ke artikel asli di Techfin Insight. Untuk penggunaan ulang secara menyeluruh atau di luar konteks editorial (misalnya komersial), silakan hubungi redaksi.
- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:Robotrobot humanoid

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Author:Arden Gustav
Culture Storyteller
Follow:
Saya mengeksplorasi budaya yang membentuk perspektif kita. Dari musik, film, hingga tren lokal, saya menulis dengan pendekatan reflektif dan santai.
Tulisan Sebelumnya 👈 Google beri peringatan pengguna Android soal potensi data dicuri hacker. Pengguna Android Wajib Update, Google Perbaiki Dua Bug Berbahaya
👉 Tulisan Selanjutnya iphone 17 iPhone 17 Hadir dengan Fitur Memory Integrity Enforcement, Cegah Spyware
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com