Techfin Insight — Perusahaan teknologi asal Jerman, Tomorrow Bio, mengubah cara dunia memandang kematian. Mereka menawarkan layanan cryopreservation, yakni pengawetan jenazah melalui pembekuan ekstrem dengan harapan dapat dihidupkan kembali di masa depan lewat kemajuan sains dan teknologi.
Ketakutan yang Melahirkan Inovasi
Menurut co-founder Fernando Azevedo Pinheiro, motivasi terbesar klien mereka adalah ketakutan akan kematian.
“Cryopreservation memberi harapan bagi orang-orang yang ingin memperpanjang waktu hidupnya di dunia,” jelasnya kepada Daily Mail.
Teknologi cryo ini bekerja dengan membekukan tubuh manusia segera setelah kematian medis, menjaga struktur sel agar tetap utuh sampai ilmu pengetahuan memungkinkan proses reanimasi di masa depan.
Harga Selangit untuk Kesempatan Kedua
Tomorrow Bio mematok harga yang fantastis:
- USD 222 ribu (±Rp 3,5 miliar) untuk pengawetan seluruh tubuh,
- USD 83 ribu (±Rp 1,3 miliar) untuk otak saja, dengan tambahan biaya perawatan USD 55 per bulan.
Menariknya, perusahaan menjanjikan pengembalian dana jika klien berhasil “dibangkitkan” kelak. Hingga kini, sudah ada enam jenazah manusia dan lima hewan peliharaan yang dibekukan.
Antara Harapan, Ilusi, dan Sains
Meskipun belum ada bukti ilmiah bahwa manusia bisa hidup kembali setelah dibekukan, teknologi ini tetap berkembang. Para futuris menyebutnya sebagai jembatan antara sains dan spiritualitas, sementara para skeptis melihatnya sebagai bisnis dari rasa takut akan mati.
Konsep cryopreservation ini mengingatkan kita pada kisah Captain America, di mana Steve Rogers terbangun puluhan tahun setelah tubuhnya membeku di lautan es — hanya saja kali ini, dunia nyata mulai mencoba hal serupa.
Menuju Era “Reinkarnasi Digital”
Tomorrow Bio percaya suatu hari nanti kesadaran manusia dapat disimpan dan “di-upload” ke tubuh atau sistem baru. Jika itu terjadi, maka kematian bukan lagi akhir — hanya proses reboot kehidupan.
Penulis: Elira Vyanata Kirana
Editor: Setiawan Chogah
Kredit Visual: Ilustrasi dan foto pada artikel ini menggunakan sumber berlisensi bebas, aset AI, atau siaran pers resmi yang relevan dengan topik.




