Dhika dan Tarian Aura Farming: Simbol Baru Budaya Digital Indonesia

2 Menit

Ubah bahasa:

|

Traktir Penulis

Teluk Kuantan, Techfin Insight — Siapa sangka, dari ujung sebuah perahu panjang di Sungai Kuantan, seorang bocah sembilan tahun mampu mencuri perhatian dunia?

Ia adalah Rayyan Arkan Dikha—atau yang kini lebih dikenal sebagai Dhika, penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang viral lewat aksi energik dan penuh gaya di atas perahu tradisional.

Netizen global bahkan menjulukinya “The Reaper”, sang pemanen aura.

- Advertisement -
Ad image
Seorang bocah ‘tukang concang’ dengan penuh semangat berdiri di haluan perahu, melambai ke arah kerumunan penonton, memimpin laju perahu jalur dalam perlombaan Pacu Jalur di Sungai Kuantan, Kuantan Singingi, Riau. Di belakangnya, deretan pendayung mengayuh serempak, menciptakan percikan air yang menambah semaraknya tradisi balap perahu yang ikonis ini.

Dari Tradisi Lokal ke Fenomena Global

Dhika mulai tampil sebagai tukang tari pada ajang Pacu Jalur sejak 2024, menggantikan posisi kakaknya.

Mengenakan busana hitam tradisional lengkap dengan kacamata hitam, ia menari di ujung jalur (perahu panjang) sambil menjaga keseimbangan pada kecepatan tinggi—penampilan yang tidak hanya memukau penonton lokal, tapi juga menciptakan tren global bernama aura farming.

Gerakan khas Dhika ditiru oleh ribuan kreator konten di TikTok, bahkan atlet dunia seperti Bradley Barcola, Neymar, hingga Travis Kelce dan Diego Luna pun ikut mengangkat namanya.

Klub PSG menulis, “Auranya sampai ke Paris.”

Julukan The Reaper dan Wawancara Internasional

Viralnya Dhika membuat influencer asal Amerika, Cullen Honohan, mewawancarainya dalam video yang menyentuh.

Dhika disebut sebagai “The Reaper” karena dinilai mampu ‘mengambil jiwa’ lawan lewat gaya menarinya yang percaya diri dan ikonik.

- Advertisement -
Jasa Pembuatan Website Murah di BantenJasa Pembuatan Website Murah di Banten
@allhailbball The REAPER Really The GOAT In This 😱👀 Follow To See Me Try?🫡 #aura #aurafarming #boatrace #boating #explained #indonesia #trendingmemes #meme #lamelo #allhailbball ♬ Young Black & Rich – Slowed – Melly Mike

Ketika ditanya bagaimana rasanya berdiri dan menari di atas perahu yang melaju kencang, Dhika menjawab singkat, “Tetap berani dan percaya diri.”

Ia juga dengan rendah hati mengakui bahwa masih ada penari lain yang lebih hebat dari dirinya.

Dhika, Duta Budaya Generasi Alpha dari Kuansing

Dhika bukan sekadar viral. Ia adalah representasi budaya lokal yang mengakar kuat, dibalut dalam semangat dan gaya Gen Alpha.

Ia tak hanya menghibur, tapi juga menyampaikan pesan: budaya Indonesia bisa eksis di panggung dunia tanpa harus kehilangan identitas.

Rayyan Arkan Dikha—atau yang kini lebih dikenal sebagai Dhika, penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang viral lewat aksi energik dan penuh gaya di atas perahu tradisional.
Rayyan Arkan Dikha—atau yang kini lebih dikenal sebagai Dhika, penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang viral lewat aksi energik dan penuh gaya di atas perahu tradisional.
Rayyan Arkan Dikha—atau yang kini lebih dikenal sebagai Dhika, penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang viral lewat aksi energik dan penuh gaya di atas perahu tradisional.
Rayyan Arkan Dikha—atau yang kini lebih dikenal sebagai Dhika, penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang viral lewat aksi energik dan penuh gaya di atas perahu tradisional.
Rayyan Arkan Dikha—atau yang kini lebih dikenal sebagai Dhika, penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang viral lewat aksi energik dan penuh gaya di atas perahu tradisional.
Rayyan Arkan Dikha—atau yang kini lebih dikenal sebagai Dhika, penari Pacu Jalur dari Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang viral lewat aksi energik dan penuh gaya di atas perahu tradisional.

Pacu Jalur sendiri merupakan tradisi lomba perahu panjang yang telah ada sejak abad ke-17 dan kini menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Dalam perahu sepanjang 25–40 meter itu, tukang tari seperti Dhika memegang peran penting—memberi semangat sekaligus pertunjukan.

Keteladanan dari Anak Desa

Di balik popularitasnya, Dhika tetap bocah sederhana dari Kuansing. Ia menari bukan untuk viralitas, tapi karena kecintaannya pada tradisi.

Keberaniannya berdiri di ujung perahu, serta konsistensinya dalam latihan, membuatnya jadi inspirasi bagi banyak anak Indonesia.

“Kalau dulu anak-anak malu dengan budaya sendiri, sekarang mereka bangga,” ujar seorang seniman lokal kepada Techfin.id.

Dhika telah membuka jalan, tapi jalan ini akan lebih berarti jika diikuti oleh generasi lain.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Share tulisan ini, yuk!

Tentang Penulis

Penulis:Keira Zareen
Insight Thinker
Follow:
Aku mengeksplorasi isu sosial dan refleksi personal. Tulisanku berangkat dari keresahan kecil, mengajak kamu berpikir dan melihat dunia dari sudut yang berbeda.

Traktir Penulis

Setiap tulisan di Techfin Insight lahir dari waktu, riset, dan secangkir kopi. Kalau kamu merasa tulisan-tulisan kami bermanfaat, kamu bisa mentraktir penulis sebagai bentuk apresiasi agar kami terus menghadirkan konten yang jernih, independen, dan berkualitas.