• Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
Techfin Insight
0

Tidak ada produk di keranjang.

Notifikasi
Kirim Tulisan
  • Trending Topics:
  • PLN
  • PLN UID Banten
  • AI
  • Personal Finance
  • Phones/Tablets/Mobile
  • Investasi
  • Apple
  • Keuangan
  • PLN Mobile
  • Karier
  • Teknologi
  • Books/Movies
  • iPhone
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • ShopNew
  • Personalize
    • Dasbor Penulis
    • Riwayat Bacaan
    • Tulisan Tersimpan
    • My Feed
    • My Interests
Reading: 7 Kota Terkumuh di Dunia 2025: Jakarta Masuk Daftar?
Share
Techfin InsightTechfin Insight
0
  • Indeks
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Keuangan
  • Sains
  • Gaya Hidup
  • Kultur
  • Persona
  • Insight
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • Riwayat Bacaan
  • Tulisan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests
Cari
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten

Jelajah Ruang Baca

Jejak Wawasan

  • Riwayat Bacaan
  • Bacaan Tersimpan
  • My Feed
  • My Interests

Terkini

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026

Call for Writers 🧑🏻‍💻

Tulis gagasanmu dan menginspirasilah bersama Techfin Insight! 💡
Kirim Tulisan
Punya akun di Techfin Insight? Sign In
Stay Connected
© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com
Gaya Hidup

7 Kota Terkumuh di Dunia 2025: Jakarta Masuk Daftar?

Ammar Fahri
Oleh: Ammar Fahri - Lifestyle Curator
Publikasi: Jumat, 4 Juli 2025 - 07.20 WIB
Share
Kota Terkumuh di Dunia
Pemandangan daerah kumuh di tepi mumbai, India dengan latar belakang gedung pencakar langit yang sedang dibangun.
Navigasi Konten
  • 7 Kota Paling Kumuh di Dunia 2025
    • 1. New Delhi, India
    • 2. Kinshasa, Kongo
    • 3. Lahore, Pakistan
    • 4. Dhaka, Bangladesh
    • 5. Kathmandu, Nepal
    • 6. Kabul, Afghanistan
    • 7. Jakarta, Indonesia
  • Kota Kumuh Bukan Sekadar Citra Buruk

Jakarta, Techfin Insight — Ketika mendengar istilah “kota terkumuh”, sebagian dari kita mungkin langsung membayangkan permukiman padat dan semrawut.

Namun di tahun 2025, makna kekumuhan tidak lagi sebatas tampilan fisik. Faktor-faktor seperti polusi udara, sanitasi buruk, urbanisasi liar, dan krisis infrastruktur turut menjadi tolok ukur kota yang menghadapi tantangan ekstrem dalam kualitas hidup.

Laporan dari berbagai sumber seperti Oizom, IQAir, dan data pemerintah lokal menempatkan sejumlah kota besar dunia dalam daftar kota paling kumuh tahun ini.

Dan ya, Jakarta termasuk di antaranya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

7 Kota Paling Kumuh di Dunia 2025

1. New Delhi, India

Dengan skor AQI mencapai 169 dan kadar PM2.5 tahunan di atas 100 µg/m³, New Delhi dinobatkan sebagai kota paling tercemar di dunia enam tahun berturut-turut.

Urbanisasi tak terkendali, permukiman informal, serta buruknya sanitasi membuat Delhi menjadi wajah krisis kota modern.

2. Kinshasa, Kongo

Ibu kota Republik Demokratik Kongo memiliki skor AQI mencapai 159. Sampah di jalanan, air limbah yang tergenang, dan infrastruktur sanitasi yang nyaris tidak ada menjadikan Kinshasa sebagai salah satu kota dengan kualitas hidup terburuk di dunia.

Jangan Lewatkan:

Jakarta
Jakarta Masuk 20 Kota Paling Bahagia di Dunia 2025 Versi Time Out
15 Okt 2025
Sejumlah orang dengan cat putih, kuas, dan tenaga sukarela memilih berhenti. Mereka bukan petugas dari pemerintah, bukan pula kontraktor berbayar. Mereka adalah Koalisi Pejalan Kaki dan Koalisi Pesepeda yang turun tangan merawat kota mereka.
Ketika Warga Turun Tangan: Menambal Jakarta Pasca Luka
2 Sep 2025

3. Lahore, Pakistan

Kabut asap, emisi kendaraan, dan minimnya pengelolaan limbah menjadikan Lahore langganan zona merah polusi.

Kualitas udara tahunan PM2.5 tercatat sebesar 102,1 µg/m³, sementara banyak kawasan padat penduduk hidup tanpa akses sanitasi layak.

4. Dhaka, Bangladesh

Sekitar sepertiga warga Dhaka tinggal di permukiman kumuh. Drainase buruk, air tidak bersih, dan listrik yang tidak stabil menciptakan kondisi hidup yang rentan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

5. Kathmandu, Nepal

Meski dikelilingi keindahan alam Himalaya, Kathmandu menghadapi masalah berat dari permukiman ilegal, sampah berserakan, hingga drainase terbuka yang menjadi sumber penyakit.

Kabut polusi pun kerap menyelimuti kota.

6. Kabul, Afghanistan

Polusi udara yang ekstrem disebabkan oleh penggunaan bahan bakar padat seperti batu bara dan kayu. Ditambah lagi, permukiman darurat dan krisis kemanusiaan menjadikan Kabul sebagai kota dengan tantangan kumulatif: lingkungan, sosial, dan politik.

7. Jakarta, Indonesia

Tak bisa dihindari, Jakarta turut masuk dalam daftar ini. Meskipun statusnya sebagai pusat ekonomi nasional terus berkembang, kota ini masih menghadapi realitas keras:

  • Polusi udara kronis, didominasi emisi kendaraan dan industri
  • Ratusan kawasan kumuh, terutama di bantaran kali dan pemukiman padat
  • Sanitasi terbatas, air tanah tidak terjamin kualitasnya
  • Minimnya ruang terbuka hijau dan ketimpangan akses infrastruktur
Kota Terkumuh di Dunia
Kondisi kehidupan sulit bagi banyak orang di daerah kumuh Dhaka, Bangladesh ini. (Foto/K. Stepnitz)

Data dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Jakarta mencatat bahwa dari 445 RW kumuh, sebanyak 284 RW sudah ditata, dan tahun ini pemerintah menargetkan 55 RW lainnya untuk ditangani. Upaya ini terus dilanjutkan secara bertahap.

Kota Kumuh Bukan Sekadar Citra Buruk

Menyematkan label “kumuh” bukan untuk menyudutkan, melainkan untuk memicu perubahan. Kota-kota dalam daftar ini—termasuk Jakarta—adalah potret ketimpangan urbanisasi yang belum terselesaikan.

Namun, justru dari sinilah harapan bisa tumbuh: ketika perencanaan kota, inovasi teknologi, dan partisipasi warga berjalan seiring.

“Kota modern bukan hanya tentang gedung tinggi dan tol layang, tapi tentang air bersih yang mengalir ke rumah semua warga,” ujar seorang pegiat tata kota saat berbincang dengan Techfin.id.

- Advertisement -
duologi setiawan chogahduologi setiawan chogah
TOPIK:Jakartakota kumuhkualitas hiduppolusi udarasanitasiurbanisasi

Kirim Tulisan

Ingin cerita, gagasan, atau opinimu dibaca lebih banyak orang?
✨ Tulis gagasanmu dan mulailah menginspirasi. Baca Panduan Editorial Techfin Insight. Lihat Syarat & Ketentuan Tulisan.
Share tulisan ini, yuk!
Facebook Whatsapp Whatsapp LinkedIn Threads Copy link
Ammar Fahri
Author:Ammar Fahri
Lifestyle Curator
Follow:
Saya percaya gaya hidup bukan hanya soal tren, tapi keseimbangan. Saya menulis tentang hidup yang mindful, sehat, dan tetap autentik di tengah distraksi digital.
Tulisan Sebelumnya 👈 Kopenhagen, Denmark. 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2025: Jakarta Naik Peringkat
👉 Tulisan Selanjutnya Google Veo 3 Akhirnya, Google Veo 3 Bisa Diakses di Indonesia Tanpa VPN
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Teknologi

Internet Ngebut Saat Mudik, Indosat Buktikan Jaringan Tetap Stabil

26 Mar 2026
Teknologi

OpenAI Tutup Sora, Tanda Pergeseran Besar AI

25 Mar 2026
Teknologi

Listrik Nyaris Tanpa Cela Saat Lebaran, PLN Buktikan Kesiapan Nasional

24 Mar 2026
Teknologi

Listrik Tanpa Gangguan, Salat Id di Al Amjad Berjalan Khidmat

21 Mar 2026
Bisnis

Listrik Tetap Nyala Saat Idulfitri, PLN Banten Pastikan Ibadah Aman

21 Mar 2026
- Advertisement -
Ad imageAd image

Ruang Baca

Techfin Insight
Facebook X-twitter Instagram Threads Whatsapp

Techfin Insight hadir sebagai media alternatif yang fokus mengabarkan inovasi dan perkembangan terkini di bidang teknologi, bisnis, keuangan, serta tantangan yang kita hadapi setiap hari. Kami menganalisis bagaimana bisnis dan teknologi saling bersinggungan, mempengaruhi, dan memberikan dampak pada berbagai lini kehidupan untuk mewujudkan transformasi budaya di dunia yang semakin saling terhubung ini.

Ad image
  • Tentang Kami
  • Iklan & Partnership
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Jadi PenulisNew
  • Panduan Editorial
  • Brand Guideline
  • Kontak
  • History
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Keuangan
  • Sains
  • Kultur
  • Insight
  • Persona
  • Utilitas
  • DPRD Banten
  • About Us
  • Advertising & Partnership
  • Terms & Conditions
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Guest Post
  • Contact

© 2026 Techfin.id. Designed with ❤️ by dezainin.com